<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147</id><updated>2011-04-21T15:41:10.003-07:00</updated><category term='liburan'/><title type='text'>Gesang blog</title><subtitle type='html'>saya ingin sukses di usia muda</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1577086148044586181</id><published>2009-01-03T04:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T04:31:24.336-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Temen sejawatku kemaren minta bantuin bersihin virus di flashdisknya. Koq gitu aja susah banget. Padahal seluruh komputer yang berada di bawah pengawasanku, kan ada antivirusnya. Pasti “oleh-oleh” dari luar kantor.&lt;br /&gt;Eh…. ternyata…..&lt;br /&gt;Emang gak bisa di delete, soalnya flashdisknya jadi memiliki status “Write protect” alias gak bisa dihapus (sekaligus jadi ngak bisa diformat). Setiap kali mau operasi tulis ke flashdisk akan muncul tulisan&lt;br /&gt;Windows - Write Protect Error&lt;br /&gt;The disk cannot be written to because it is write protected. Please remove the write protection from the volume XXXX in drive&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CANCEL - TRY AGAIN - CONTINUE&lt;br /&gt;MENI GEULEUH…..&lt;br /&gt;Selidik punya selidik gejalanya&lt;br /&gt;1. Ada file autorun.inf (memiliki attribut hidden dan read-only), yang isinya :&lt;br /&gt;[autorun]&lt;br /&gt;autorun = launch.exe&lt;br /&gt;icon =1.ico&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1577086148044586181?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1577086148044586181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1577086148044586181' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1577086148044586181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1577086148044586181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2009/01/temen-sejawatku-kemaren-minta-bantuin.html' title=''/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-5028569046813189419</id><published>2008-12-29T06:33:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T06:35:54.406-08:00</updated><title type='text'>Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban</title><content type='html'>Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslimah, diperintahkan untuk menutup auratnya ketika keluar rumah, yaitu dengan mengenakan pakaian syar'i yang dikenal dengan jilbab atau hijab. Namun dalam kenyataan masih banyak di antara para muslimah yang belum mau memakainya. Ada yang dilarang oleh orang tuanya, ada yang beralasan belum waktunya atau nanti setelah pergi haji dan segudang alasan yang lain. Nah apa jawaban untuk mereka? &lt;br /&gt;1. Saya Belum Bisa Menerima Hijab &lt;br /&gt;Untuk ukhti yang belum bisa menerima hijab maka perlu kita tanyakan, "Bukankah ukhti sungguh-sungguh dan yakin dalam memeluk Islam, dan bukankah ukhti telah mengucapkan la ilaha illallah Muhammad rasulullah dengan yakin? Yang berarti menerima apa saja yang diperintahkan Allah SWT dan Rasulullah? Jika ya maka sesungguhnya hijab adalah salah satu syari'at Islam yang harus dilaksanakan oleh para muslimah. Allah SWT telah memerintah kan para mukminah untuk memakai hijab dan demikian pula Rassulullah SAW memerintahkan itu. Jika anda beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, maka anda tentu akan dengan senang hati memakai hijab itu. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Saya Menerima Hijab, Namun Orang Tua Melarang. &lt;br /&gt;Kalau saya tidak taat kepada orang tua, saya bisa masuk neraka. Kepada saudariku kita beritahukan bahwa memang benar orang tua memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia, dan kita diperintahkan untuk berbakti kepada mereka. Namun taat kepada orang tua dibolehkan dalam hal yang tidak mengandung maksiat kepada Allah SWT , sebagaimana dalam firman-Nya, artinya, "Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya," (QS. Luqman: 15) Meskipun demikian kita tetap harus berbuat baik kepada kedua orang tua kita selama di dunia ini. Inti permasalahannya adalah, bagaimana saudari taat kepada orang tua namun bermaksiat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, padahal Allah SWT adalah yang menciptakan anda, memberi nikmat, rizki, menghidupkan dan juga yang menciptakan kedua orang tua saudari? &lt;br /&gt;3. Saya Tidak Punya Uang untuk Membeli Jilbab &lt;br /&gt;Ada dua kemungkinan wanita muslimah yang mengucapkan seperti ini, yaitu mungkin dia berdusta dan mungkin juga dia jujur. Jika dalam kesehariannya dia mampu membeli berbagai macam pakaian dengan model yang beraneka ragam, mampu membeli perlengkapan ini dan itu, maka berarti dia telah bohong. Dia sebenarnya memang tidak berniat untuk membeli pakaian yang sesuai tuntunan syari'at. Padahal pakaian syar،¦i biasanya tidak semahal pakaian-pakaian model baru yang bertabarruj. &lt;br /&gt;Maka apakah saudari tidak memilih pakaian yang seharusnya dikenakan oleh seorang wanita muslimah. Apakah anda tidak memilih sesuatu yang dapat menyelamatkan anda dari adzab Allah SWT dan kemurkaan-Nya? Ketahuilah pula bahwa kemuliaan seseorang bukan pada model pakaiannya, namun pada takwanya kepada Allah SWT. Dia telah berfirman, artinya, "Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu." (QS. Al-Hujurat: 13) Adapun jika memang anda seorang yang jujur, jika benar-benar saudari berniat untuk memakai jilbab maka Allah SWT akan memberikan jalan keluar. Allah SWT telah mengatakan, artinya, "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS. Ath-Thalaq 2-3) Kesimpulannya adalah bahwa untuk mencapai keridhaan Allah dan untuk mendapatkan surga, maka segala sesuatu akan menjadi terasa ringan dan mudah. &lt;br /&gt;4. Cuaca Sangat Panas &lt;br /&gt;Jika saudari beralasan bahwa cuaca sangat panas, kalau memakai jilbab rasanya gerah, maka saudari hendaklah selalu mengingat firman Allah SWT, artinya, "Katakanlah, "Api neraka Jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jikalau mereka mengetahui."(QS. At-Taubah: 81) Apakah anda menginginkan sesuatu yang lebih panas lagi daripada panasnya dunia ini, dan bagaimana saudari menyejajarkan antara panasnya dunia dengan panasnya neraka? Yang dikatakan oleh Allah SWT, artinya, "Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah." (QS. An-Naba’: 24-25) Wahai saudariku, ketahuilah bahwa surga itu diliputi dengan berbagai kesusahan dan segala hal yang dibenci nafsu, sedangkan neraka dihiasi dengan segala yang disenangi hawa nafsu. &lt;br /&gt;5. Khawatir Nanti Aku Lepas Jilbab Lagi &lt;br /&gt;Ada seorang muslimah yang mengatakan, "Kalau aku pakai jilbab, aku khawatir nanti suatu saat melepasnya lagi." Saudariku, kalau seseorang berpikiran seperti anda, maka bisa-bisa dia meninggalkan seluruh atau sebagian ajaran agama ini. Bisa-bisa dia tidak mau shalat, tidak mau berpuasa karena khawatir nanti tidak bisa terus melakukannya. Itu semua tidak lain merupakan godaan dan bisikan setan, maka hendaklah suadari mencari sebab-sebab yang dapat menjadikan anda selalu beristiqamah. Di antaranya dengan banyak berdo'a agar diberikan ketetapan hati di atas agama, bersabar dan melakukan shalat dengan khusyu'. Allah SWT berfirman, artinya, "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'." (QS. Al-Baqarah: 45) Jika saudari telah memegang teguh sebab-sebab hidayah dan telah merasakan manisnya iman maka saudari pasti tidak akan meninggalkan perintah Allah SWT, karena dengan melaksanakan itu anda akan merasa tentram dan nikmat. &lt;br /&gt;6. Aku Takut Tidak Ada Yang Menikahiku &lt;br /&gt;Saudariku! Sesungguhnya laki-laki yang mencari istri seorang wanita yang bertabarruj, membuka aurat dan senang melakukan berbagai kemaksiatan maka dia adalah laki-laki yang tidak memiliki rasa cemburu. Dia tidak cemburu terhadap yang diharamkan Allah SWT, tidak cemburu terhadapmu, dan tidak akan membantumu dalam ketaatan, menuju surga serta menyelamatkanmu dari neraka. Jadilah engkau wanita yang baik, Insya Allah engkau mendapatkan suami yang baik pula. Engkau lihat berapa banyak wanita yang tidak berhijab, namun dia tidak menikah, dan engkau lihat berapa banyak wanita berjilbab yang telah menjadi seorang istri. &lt;br /&gt;7. Kita Harus Bersyukur &lt;br /&gt;"Oleh karena kecantikan merupakan nikmat dari Allah SWT, maka kita harus bersyukur kepada-Nya, dengan memperlihatkan keindahan tubuh, rambut dan kecantikan kita." Mungkin ada di antara muslimah yang beralasan demikian. Suadariku! Itu bukanlah bersyukur, karena bersyukur kepada Allah SWT bukan dengan cara melakukan kemaksiatan. Allah SWT berfirman, "Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka." (QS. An-Nur:31) Dalam firman-Nya yang lain, "Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min, "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". (QS. Al-Ahzab:59)&lt;br /&gt;Nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada kita adalah iman dan Islam, jika anda ingin bersyukur kepada Allah maka perlihatkanlah kesyukuran itu dengan sesuatu yang disenangi dan diperintahkan Allah SWT, di antaranya adalah dengan mememakai hijab atau jilbab. Inilah syukur yang sebenarnya. &lt;br /&gt;8.Belum Mendapatkan Hidayah &lt;br /&gt;Ada sebagian muslimah yang mengatakan, "Saya tahu bahwa jilbab itu wajib, namun saya belum mendapatkan hidayah untuk memakainya." Kepada saudariku yang yang beralasan demikian kami katakan, "Bahwa hidayah itu ada sebabnya sebagaimana sakit itu akan sembuh dengan sebab pula. Orang akan kenyang juga dengan sebab, yakni makan. Kalau anda setiap hari meminta kepada Allah agar ditunjukkan ke jalan yang lurus, maka anda harus berusaha meraihnya.Di antaranya, hendaklah anda bergaul dengan wanita yang baik-baik, ini merupakan sarana yang sangat efektif, sehingga hidayah dapat anda raih dan terus-menerus terlimpah kepada ukhti. &lt;br /&gt;9.Aku Takut Dikira Golongan Sesat &lt;br /&gt;Ketahuilah saudariku! Bahwa dalam hidup ini hanya ada dua kelompok, hizbullah (kelompok Allah) dan hizbusy syaithan (kelompok syetan). Golongan Allah adalah mereka yang senantiasa menolong agama Allah SWT, melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Sedangkan golongan setan sebaliknya selalu bermaksiat kepada Allah dan berbuat kerusakan di muka bumi. Dan ketika ukhti melakukan ketaatan, salah satunya adalah memakai hijab maka berarti ukhti telah menjadi golongan Allah SWT, bukan kelompok sesat. Sebaliknya mereka yang mengumbar aurat, bertabarruj, berpakaian mini dan yang semisal itu, merekalah yang sesat. Mereka telah terbius godaan syetan atau menjadi pengekor orang-orang munafik dan orang-orang kafir. Maka berbahagialah anda sebagai kelompok Allah SWT yang pasti menang. &lt;br /&gt;Jilbab atau hijab adalah bentuk ibadah yang mulia, jangan sejajarkan itu dengan ocehan manusia rendahan. Dia disyari'atkan oleh Penciptamu, kalau engkau taat kepada manusia dalam rangka bermaksiat kepada Allah SWT maka sungguh engkau akan binasa dan merugi. Mengapa engkau mau diperbudak oleh mereka dan meninggalkan ketaatan kepada Allah SWT Yang menciptakan, memberi rizki, menghidupkan dan mematikanmu? &lt;br /&gt;So, pilih yang mana ukhti? Golongan yang dimurkai Allah SWT atau golongan yang dicintai Allah. Tentukan pilihanmu sekarang juga, karena kita tidak akan tahu kapan kita akan menghadap kehadirat Allah SWT?@denny&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Buletin Darul Qasim, " Wa man Yamna'uki minal hijab", Dr Huwaidan Ismail &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-5028569046813189419?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/5028569046813189419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=5028569046813189419' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/5028569046813189419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/5028569046813189419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/12/tak-mau-berjilbab-alasan-dan-jawaban.html' title='Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-8353015999402355719</id><published>2008-12-27T04:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T04:18:15.851-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="background: rgb(240, 240, 240) none repeat scroll 0% 50%; text-align: center; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;" lang="SV"&gt;Hukum Mendengarkan Musik Dan Lagu Serta Mengikuti Sinetron&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jumat, 18 Nopember 2005 15:49:41 WIB&lt;br /&gt;Kategori : Gambar, Lagu, Mainan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HUKUM MENDENGARKAN MUSIK DAN LAGU SERTA MENGIKUTI SINETRON&lt;br /&gt;Oleh&lt;br /&gt;Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum mendengarkan musik dan lagu ? Apa hukum menyaksikan sinetron yang di dalamnya terdapat para wanita pesolek ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Mendengarkan musik dan nyanyian haram dan tidak disangsikan keharamannya. Telah diriwayatkan oleh para sahabat dan salaf shalih bahwa lagu bisa menumbuhkan sifat kemunafikan di dalam hati. Lagu termasuk perkataan yang tidak berguna. Allah Subhanahu wa Taâ€™ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œArtinya : Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakanâ€ [Luqman : 6]&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;" lang="SV"&gt;Ibnu Masâ€™ud dalam menafsirkan ayat ini berkata : â€œDemi Allah yang tiada tuhan selainNya, yang dimaksudkan adalah laguâ€.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penafsiran seorang sahabat merupakan hujjah dan penafsirannya berada di tingkat tiga dalam tafsir, karena pada dasarnya tafsir itu ada tiga. Penafsiran Al-Qurâ€™an dengan ayat Al-Qurâ€™an, Penafsiran Al-Qurâ€™an dengan hadits dan ketiga Penafsiran Al-Qurâ€™an dengan penjelasan sahabat. Bahkan sebagian ulama menyebutkan bahwa penafsiran sahabat mempunyai hukum rafaâ€™ (dinisbatkan kepada Nabi Shallallahu â€˜alaihi wa sallam). Namun yang benar adalah bahwa penafsiran sahabat tidak mempunyai hukum rafaâ€™, tetapi memang merupakan pendapat yang paling dekat dengan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan musik dan lagu akan menjerumuskan kepada suatu yang diperingatkan oleh Rasulullah Shallallahu â€˜alaihi wa sallam dalam haditsnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œArtinya : Akan ada suatu kaum dari umatku menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat musikâ€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, menghalalkan zina, khamr, sutera padahal ia adalah lelaki yang tidak boleh menggunakan sutera, dan menghalalkan alat-alat musik. [Hadits Riwayat Bukhari dari hadits Abu Malik Al-Asyâ€™ari atau Abu Amir Al-Asyâ€™ari]&lt;br /&gt;Berdasarkan hal ini saya menyampaikan nasehat kepada para saudaraku sesama muslim agar menghindari mendengarkan musik dan janganlah sampai tertipu oleh beberapa pendapat yang menyatakan halalnya lagu dan alat-alat musik, karena dalil-dalil yang menyebutkan tentang haramnya musik sangat jelas dan pasti. Sedangkan menyaksikan sinetron yang ada wanitanya adalah haram karena bisa menyebabkan fitnah dan terpikat kepada perempuan. Rata-rata setiap sinetron membahayakan, meski tidak ada wanitanya atau wanita tidak melihat kepada pria, karena pada umumnya sinetron adalah membahayakan masyarakat, baik dari sisi prilakunya dan akhlaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memohon kepada Allah Subhanahu wa Taâ€™ala agar menjaga kaum muslimin dari keburukannya dan agar memperbaiki pemerintah kaum muslimin, karena kebaikan mereka akan memperbaiki kaum muslimin. Wallahu aâ€™lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Fatawal Marâ€™ah 1/106]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, Penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan Penerbitan Darul Haq. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;"&gt;Penerjemah Amir Hamzah Fakhrudin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-8353015999402355719?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/8353015999402355719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=8353015999402355719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8353015999402355719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8353015999402355719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/12/hukum-mendengarkan-musik-dan-lagu-serta.html' title=''/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-2143942591257597513</id><published>2008-12-22T04:24:00.001-08:00</published><updated>2008-12-22T04:26:14.577-08:00</updated><title type='text'>Bersihin virus</title><content type='html'>Bersihin Virus AUTORUN, WRITE PROTECT, DOC jadi EXE (5 menit)&lt;br /&gt;Posted by: ishakq, in Uncategorized&lt;br /&gt;Temen sejawatku kemaren minta bantuin bersihin virus di flashdisknya. Koq gitu aja susah banget. Padahal seluruh komputer yang berada di bawah pengawasanku, kan ada antivirusnya. Pasti “oleh-oleh” dari luar kantor.&lt;br /&gt;Eh…. ternyata…..&lt;br /&gt;Emang gak bisa di delete, soalnya flashdisknya jadi memiliki status “Write protect” alias gak bisa dihapus (sekaligus jadi ngak bisa diformat). Setiap kali mau operasi tulis ke flashdisk akan muncul tulisan&lt;br /&gt;Windows - Write Protect Error&lt;br /&gt;The disk cannot be written to because it is write protected. Please remove the write protection from the volume XXXX in drive&lt;br /&gt;\Device\Harddisk1\DRX [X nya angka]&lt;br /&gt;CANCEL - TRY AGAIN - CONTINUE&lt;br /&gt;MENI GEULEUH…..&lt;br /&gt;Selidik punya selidik gejalanya&lt;br /&gt;1. Ada file autorun.inf (memiliki attribut hidden dan read-only), yang isinya :&lt;br /&gt;[autorun]&lt;br /&gt;autorun = launch.exe&lt;br /&gt;icon =1.ico&lt;br /&gt;Meni geuleuh…..&lt;br /&gt;Terpaksa deh mantranya keluar….. sebentar, abang dukun jampi-jampi dulu (menyem, menyem, menyem, he he he)&lt;br /&gt;1. Matikan dulu fungsi autorun.inf-nya. Atau bunuh si autorun.inf&lt;br /&gt;tapi ngak bisa delete, karena read only.&lt;br /&gt;Wahai DOS, zaman fir’aun. Kembalilah engkau padaku….. he he he&lt;br /&gt;mantranya gini, masuklah ke DOS Prompt….lewat START | ALL PROGRAMS | ACCESSORIES | COMMAND PROMPT&lt;br /&gt;Tuliskan di situ : [Ganti setiap f:\ jadi nama drive di mana flashdisk bervirus bercokol, misalnya jadi E:\]&lt;br /&gt;C: [Tekan ENTER DI KEYBOARD]&lt;br /&gt;CD\ [Tekan ENTER DI KEYBOARD]&lt;br /&gt;COPY CON ANTIAUTORUN.BAT [Tekan ENTER DI KEYBOARD]&lt;br /&gt;del /a:r f:\autorun.inf [Tekan ENTER DI KEYBOARD]&lt;br /&gt;echo ‘terserah tulisan apa’ &gt;f:\autorun.inf&amp;amp;attrib +r f:\autorun.inf [TEKAN ENTER DI KEYBOARD]&lt;br /&gt;[TEKAN TOMBOL CTRL+Z DI KEYBOARD]&lt;br /&gt;Sekarang ramuan mantranya udah jadi. Coba lihat ramuan mantranya pake windows-explorer di drive C:\ ada file ANTIAUTORUN.BAT&lt;br /&gt;Double click deh file ANTIAUTORUN.BAT tersebut. Biarkan ramuan mantra bekerja…..&lt;br /&gt;nah sekarang lihat lagi file AUTORUN.INF-nya&lt;br /&gt;isinya jadi :&lt;br /&gt;[autorun]&lt;br /&gt;icon =1.ico&lt;br /&gt;Halah, hilang deh LAUNCH-nya.&lt;br /&gt;Tapi hati-hati, virusnya masih ada.&lt;br /&gt;Untuk urusan ini, serahkan aja kepada antivirus yang sudah di update&lt;br /&gt;Restart kompie-nya&lt;br /&gt;Scan deh pakai antivirus yang sudah di update&lt;br /&gt;Selesai dehh…….&lt;br /&gt;Gimana cara autorun ngak berfungsi (maksudnya utk jaga-jaga di masa yang akan datang ….)&lt;br /&gt;Baca: http://vaksin.com/2007/0507/autoinfect.htm&lt;br /&gt;This entry was posted on Thursday, November 8th, 2007 at 2:59 pm and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.&lt;br /&gt;4 Responses to “Bersihin Virus AUTORUN, WRITE PROTECT, DOC jadi EXE (5 menit)”&lt;br /&gt;1.    Yuko says:&lt;br /&gt;February 21st, 2008 at 1:55 pm&lt;br /&gt;mohon ko email kan cara2 untuk hapuskan virus di autorun.inf yang terproteksi ini….&lt;br /&gt;cara di atas sudah saya ikuti tp masih tetap gk bisa…plisss yach….&lt;br /&gt;2.    backer_uedan says:&lt;br /&gt;May 31st, 2008 at 8:34 pm&lt;br /&gt;bner tuh,,,bro bagus juga ide mantranya,,,,hik&lt;br /&gt;jadi niru gwe,,wakakk,,,kayanya enakan,,langsung attrib az bro..&lt;br /&gt;misal&lt;br /&gt;F:attrib -s -h *.* /S /D (enter) tunggu pe access denied&lt;br /&gt;refres kompinya&lt;br /&gt;kliatan dech tu virus…autorun..tinggal deletehe…pke SHIFT+DELETE&lt;br /&gt;bebas dech…hmmm gmn bro…??&lt;br /&gt;tapi ente punya cara…bgus juga tuh bro soalnya permasalhannya g bisa di delete.&lt;br /&gt;thanks berat yo BROOW&lt;br /&gt;3.    denny says:&lt;br /&gt;June 17th, 2008 at 11:34 am&lt;br /&gt;kalo virus runauto nya tipe runauto.vbs gmna n di komputer bukan di flashdisc ?”&lt;br /&gt;4.    srod says:&lt;br /&gt;July 5th, 2008 at 3:30 pm&lt;br /&gt;Aku juga masih bingun ni…..&lt;br /&gt;tolong di e-mail yah…&lt;br /&gt;thank’s&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-2143942591257597513?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/2143942591257597513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=2143942591257597513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2143942591257597513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2143942591257597513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/12/bersihin-virus.html' title='Bersihin virus'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-4509171266405242010</id><published>2008-10-19T20:38:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T20:41:17.762-07:00</updated><title type='text'>Penjelasan tentang surat lamaran</title><content type='html'>&lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Surat lamaran   yang baik itu... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=86&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=86" target="_blank" title="Print"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;    &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;    &lt;v:formulas&gt;     &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;     &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;    &lt;/v:formulas&gt;    &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;    &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;   &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="Print" href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=86&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=8" title="&amp;quot;Print&amp;quot;" style="'width:21pt;height:7.5pt'" button="t"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\UCHI\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://www.ngelamar.com/templates/rhuk_solarflare_ii/images/printButton.png"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/UCHI/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="Print" shapes="_x0000_i1025" border="0" height="10" width="28" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p&gt;Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat lamaran yang   baik, yaitu sebagai berikut:&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Impresif. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tampilkan jati   diri kita secara menarik. Isi surat hendaknya dapat memunculkan kesan   simpatik, tidak terlalu arogan tetapi juga tidak terlalu merendah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Menarik minat        calon atasan.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kesan pertama sangat penting. Usahakan untuk menyusun   surat yang ketika seseorang mulai membacanya, akan langsung tertarik untuk   mengetahui lebih lanjut seperti apakah kriteria kita&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Menyebutkan        kualifikasi yang diraih.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prestasi kerja maupun pengalaman yang sukses harus   disebutkan, untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai prestasi dan pengalaman   yang patut dipertimbangkan. &lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt; Menggunakan        bahasa yang enak dibaca, ringkas dan padat.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Gunakan bahasa   yang sederhana dan ringkas. Kita mempunyai kesempatan untuk menjabarkan   semuanya dalam kesempatan wawancara. &lt;/span&gt;Untuk saat ini, buatlah   penjelasan yang singkat tetapi efektif. &lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Kalimat yang        efektif.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hindari kalimat yang tidak efektif, kalimat yang   diulang-ulang tanpa alasan, ejaan yang salah, maupun penggunaan tata bahasa   yang buruk. Yang sering terjadi adalah penggunaan kata keterangan yang   berulang-ulang, atau kata sambung yang berulang-ulang, yang menyebabkan   kalimat terasa janggal, yang persis seperti kalimat yang sedang anda baca   saat ini, yang menggunakan kata sambung ‘yang’ secara berulang-ulang dan   berlebihan.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Bahasa        Indonesia saja &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jika tidak diminta, hindari penggunaan bahasa Inggris,   terutama jika kemampuan bahasa Inggris kita kurang baik. Jika bahasa Inggris   kita bagus, boleh saja membuat surat lamaran berbahasa Inggris, yang tentu   saja merupakan sebuah ‘nilai plus’ bagi kita.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Tujuan dan        alasan melamar.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Cantumkan tujuan   dan alasan kita melamar. Biasanya tujuan yang sering disebutkan dalam surat   lamaran adalah bahwa kita mempunyai kemampuan dan pengalaman yang memadai   dalam bidang pekerjaan tertentu, dan dengan bergabungnya kita ke suatu   perusahaan akan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi perusahaan   tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Kerapihan.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapih, tidak kusut,   tidak tebal dan tidak mudah terkoyak. Jangan menulis atau mencetak dengan   tinta yang terlalu tipis agar surat lamaran mudah dibaca, dan hindari   penggunaan tippex.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Tulis tangan        atau komputer?&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lebih baik menggunakan komputer, kecuali perusahaan yang   kita tuju mensyaratkan agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Agar   diperoleh kualitas tulisan yang setara dengan kualitas tulisan dari mesin   cetak, sebaiknya gunakan printer inkjet atau laser, dan hindari penggunaan   printer dot matrix karena akan memberi kesan kita orang yang tertinggal dalam   hal teknologi. Gunakan jenis font standar, seperti Times New Roman untuk   memberi kesan formal.&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Urutan penyusunan CV &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=90&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=1" target="_blank" title="Print"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="Print" href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=90&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=" title="&amp;quot;Print&amp;quot;" style="'width:19.5pt;height:6.75pt'" button="t"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\UCHI\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://www.ngelamar.com/templates/rhuk_solarflare_ii/images/printButton.png"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/UCHI/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" alt="Print" shapes="_x0000_i1026" border="0" height="9" width="26" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Format standar   resume atau curriculum vitae (CV) di Indonesia adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Biodata dan        pas foto. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pas foto   berwarna terbaru, biasanya berukuran 3x4 atau 4x6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Riwayat        pendidikan dan pelatihan. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cantumkan riwayat pendidikan dan pelatihan yang pernah   diikuti, lengkap dengan jurusan, jenjang, institusi dan tahun kelulusan.   Cantumkan pendidikan formal terlbih dahulu, setelah itu baru cantumkan   pendidikan non formal.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman        kerja. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berisi pengalaman kerja anda, lengkap dengan pangkat,   jabatan, jenis pekerjaan, prestasi atau proyek yang telah selesai dengan   sukses, tanggung jawab dan wewenang pekerjaan, serta periode kerja.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman        organisasi. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berisi pengalaman organisasi. Sebaiknya cantumkan   pengalaman organisasi yang berhubungan dengan jenis pekerjaan yang anda   inginkan saja.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Referensi        kerja&lt;/strong&gt;. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cantumkan referensi kerja (bisa nama atasan tempat anda   bekerja sebelumnya).&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tips sederhana   dalam menyusun surat lamaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=85&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=86" target="_blank" title="Print"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="Print" href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=85&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=8" title="&amp;quot;Print&amp;quot;" style="'width:19.5pt;height:6.75pt'" button="t"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\UCHI\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://www.ngelamar.com/templates/rhuk_solarflare_ii/images/printButton.png"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/UCHI/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" alt="Print" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="9" width="26" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Article - Tip Menulis Surat Lamaran &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p&gt;Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang dapat diterapkan pada saat   menyusun surat lamaran.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Sertakan        Resume. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sertakan resume   yang baik pada saat mengirimkan surat lamaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pergunakan        ukuran kertas standar.&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Biasanya ukuran   standar adalah ukuran kuarto (letter).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pergunakan        kertas warna putih.&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jangan gunakan   kertas berwarna, karena akan mengurangi kesan profesional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pergunakan kertas dengan kualitas        standar.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kertas yang   biasa digunakan untuk surat menyurat di kantor sudah cukup, kecuali untuk   posisi tertentu dapat memakai kualitas yang lebih baik seperti kertas   Concorde bermotif maskulin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pergunakan        tinta hitam.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penggunaan warna tinta selain hitam akan menghilangkan   kesan formal, dan bahkan dianggap tidak sesuai dengan kaidah dan etika   surat-menyurat resmi. Anda tidak ingin dianggap hanya sekedar iseng melamar   bukan? &lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Cukup satu        halaman.&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Buatlah secara   singkat dan padat. &lt;/span&gt;Hindari surat lamaran yang panjang dan   bertele-tele.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Tunjukkan        Rasa Percaya Diri.&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tunjukkan bahwa kita punya cukup rasa percaya diri, tetap   jangan sampai terlihat arogan.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Kaidah        berbahasa. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pergunakan   kata-kata yang sopan dan wajar dan sesuai dengan kaidah bahasa. Jika ditulis   dalam Bahasa Indonesia, harus sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). &lt;/span&gt;Jika   ditulis dalam bahasa Inggris, perhatikan Grammar dan ejaannya.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Mudah        dipahami. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hindari menggunakan istilah-istilah yang tidak biasa atau   sulit dimengerti oleh orang lain. Asumsikan bahwa pembaca surat lamaran kita   adalah orang awam, sehingga sedapat mungkin gunakan istilah-istilah yang umum   dipakai saja.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Cek kembali.        &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah anda selesai menulis surat lamaran, disarankan   untuk membaca dengan teliti beberapa kali. Bacalah dengan perlahan-lahan   keseluruhan isi surat. Temukan kesalahan yang umum terjadi, seperti kesalahan   penulisan, ejaan, penggunaan kata yang sama secara berulang-ulang, atau   istilah yang kurang tepat. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebuah kesalahan kecil dalam surat lamaran akan berakibat   turunnya kredibilitas kita di mata pihak yang membacanya, karena menunjukkan   bahwa kita tidak teliti dan kurang profesional.&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Membuat Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=89&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=1" target="_blank" title="Print"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="Print" href="http://www.ngelamar.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=89&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=" title="&amp;quot;Print&amp;quot;" style="'width:19.5pt;height:6.75pt'" button="t"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\UCHI\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://www.ngelamar.com/templates/rhuk_solarflare_ii/images/printButton.png"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/UCHI/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" alt="Print" shapes="_x0000_i1028" border="0" height="9" width="26" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p&gt;Agar terlihat profesional dan menarik, ada beberapa hal yang hendaknya   diperhatikan dalam membuat curriculum vitae (CV):&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Gunakan        kertas putih polos &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;CV hendaknya polos tidak menggunakan   background image (dasar bergambar).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Status        perkawinan &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Cantumkan   status perkawinan (single, married, atau divorced).&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Foto        terbaru &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Lampirkan   pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi   (jas lengkap dengan dasi).&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Referensi&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Bila   memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak   penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama   atasan dimana anda bekerja sebelumnya).&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pekerjaan        yang diinginkan &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang   anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja   karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. &lt;/span&gt;Tuliskan   saja spesialisasi anda.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Format        standar surat resmi&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Gunakan   huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis   Times New Roman.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman        kerja &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Cantumkan   deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan   nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut   pangkat dan jabatannya.&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman        lain yang menunjang &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Cantumkan pengalaman atau organisasi   yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis   bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat   ketua senat tidak perlu dicantumkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;Identitas &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Cantumkan   identitas anda dengan jelas.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;      &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;      Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini   tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap   negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di   Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan   dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;      Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena   bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh   melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras,   umur, status maupun agama. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Sedangkan   di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Source : http://www.ngelamar.com/article/tips-menulis-surat-lamaran/membuat-daftar-riwayat-hidup-curriculum-vitae.html&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-4509171266405242010?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/4509171266405242010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=4509171266405242010' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/4509171266405242010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/4509171266405242010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/10/penjelasan-tentang-surat-lamaran.html' title='Penjelasan tentang surat lamaran'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-7527531802280326090</id><published>2008-09-01T22:26:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T22:30:05.965-07:00</updated><title type='text'>Makna Isra' dan Mi'raj 1</title><content type='html'>Kemudian, kalau kita melihat cakupan lebih kecil, maka ilmuwan-ilmuwan Al-Quran, sebagaimana ilmuwan-ilmuwan pelbagai disiplin ilmu, menyatakan bahwa segala sesuatu memiliki pendahuluan yang mengantar atau menyebabkannya. Imam Al-Suyuthi berpendapat bahwa pengantar satu uraian dalam Al-Quran adalah uraian yang terdapat dalam surat sebelumnya.204 Sedangkan inti uraian satu surat dipahami dari nama surat tersebut, seperti dikatakan oleh Al-Biqai'i.205 Dengan demikian, maka pengantar uraian peristiwa Isra' adalah surat yang dinamai Tuhan dengan sebutan Al-Nahl, yang berarti lebah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa lebah? Karena makhluk ini memiliki banyak keajaiban. Keajaibannya itu bukan hanya terlihat pada jenisnya, yang jantan dan betina, tetapi juga jenis yang bukan jantan dan bukan betina. Keajaibannya juga tidak hanya terlihat pada sarang-sarangnya yang tersusun dalam bentuk lubang-lubang yang sama bersegi enam dan diselubungi oleh selaput yang sangat halus menghalangi udara atau bakteri menyusup ke dalamnya, juga tidak hanya terletak pada khasiat madu yang dihasilkannya, yang menjadi makanan dan obat bagi sekian banyak penyakit. Keajaiban lebah mencakup itu semua, dan mencakup pula sistem kehidupannya yang penuh disiplin dan dedikasi di bawah pimpinan seekor "ratu". Lebah yang berstatus ratu ini pun memiliki keajaiban dan keistimewaan. Misalnya, bahwa sang ratu ini, karena rasa "malu" yang dimiliki dan dipeliharanya, telah menjadikannya enggan untuk mengadakan hubungan seksual dengan salah satu anggota masyarakatnya yang jumlahnya dapat mencapai sekitar tiga puluh ribu ekor. Di samping itu, keajaiban lebah juga tampak pada bentuk bahasa dan cara mereka berkomunikasi, yang dalam hal ini telah dipelajari secara mendalam oleh seorang ilmuwan Austria, Karl Van Fritch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/09/kemudian-kalau-kita-melihat-cakupan.html"&gt;read part 2&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-7527531802280326090?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/7527531802280326090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=7527531802280326090' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/7527531802280326090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/7527531802280326090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/09/makna-isra-dan-miraj-1.html' title='Makna Isra&apos; dan Mi&apos;raj 1'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-7730285363470034057</id><published>2008-09-01T22:21:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T22:36:25.775-07:00</updated><title type='text'>Makna Isra' dan Mi'raj(2)</title><content type='html'>Lebah dipilih Tuhan untuk menggambarkan keajaiban ciptaan-Nya agar menjadi pengantar keajaiban perbuatan-Nya dalam peristiwa Isra' dan Mi'raj. Lebah juga dipilih sebagai pengantar bagi bagian yang menjelaskan manusia seutuhnya. Karena manusia seutuhnya, manusia mukmin, menurut Rasul, adalah "bagaikan lebah, tidak makan kecuali yang baik dan indah, seperti kembang yang semerbak; tidak menghasilkan sesuatu kecuali yang baik dan berguna, seperti madu yang dihasilkan lebah itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam cakupan yang lebih kecil lagi, kita melontarkan pandangan kepada ayat pertama surat pengantar tersebut. Di sini Allah berfirman: Telah datang ketetapan Allah (Hari Kiamat). Oleh sebab itu janganlah kamu meminta agar disegerakan datangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia belum kiamat, mengapa Allah mengatakan kiamat telah datang? Al-Quran menyatakan "telah datang ketetapan Allah," mengapa dinyatakan-Nya juga "jangan meminta agar disegerakan datangnya"? Ini untuk memberi isyarat sekaligus pengantar bahwa Tuhan tidak mengenal waktu untuk mewujudkan sesuatu. Hari ini, esok, juga kemarin, adalah perhitungan manusia, perhitungan makhluk. Tuhan sama sekali tidak terikat kepadanya, sebab adalah Dia yang menguasai masa. Karenanya Dia tidak membutuhkan batasan untuk mewujudkan sesuatu. Dan hal ini ditegaskan-Nya dalam surat pengantar ini dengan kalimat: Maka perkataan Kami kepada sesuatu, apabila Kami menghendakinya, Kami hanya menyatakan kepadanya "kun" (jadilah), maka jadilah ia (QS 16:40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini terdapat dua hal yang perlu digarisbawahi. Pertama, kenyataan ilmiah menunjukkan bahwa setiap sistem gerak mempunyai perhitungan waktu yang berbeda dengan sistem gerak yang lain. Benda padat membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan suara. Suara pun membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan cahaya. Hal ini mengantarkan para ilmuwan, filosof, dan agamawan untuk berkesimpulan bahwa, pada akhirnya, ada sesuatu yang tidak membutuhkan waktu untuk mencapai sasaran apa pun yang dikehendaki-Nya. Sesuatu itulah yang kita namakan Allah SWT, Tuhan Yang Mahaesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, segala sesuatu, menurut ilmuwan, juga menurut Al-Quran, mempunyai sebab-sebab. Tetapi, apakah sebab-sebab tersebut yang mewujudkan sesuatu itu? Menurut ilmuwan, tidak. Demikian juga menurut Al-Quran. Apa yang diketahui oleh ilmuwan secara pasti hanyalah sebab yang mendahului atau berbarengan dengan terjadinya sesuatu. Bila dinyatakan bahwa sebab itulah yang mewujudkan dan menciptakan sesuatu, muncul sederet keberatan ilmiah dan filosofis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/09/makna-isra-dan-miraj.html"&gt;Read part 3&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-7730285363470034057?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/7730285363470034057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=7730285363470034057' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/7730285363470034057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/7730285363470034057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/09/kemudian-kalau-kita-melihat-cakupan.html' title='Makna Isra&apos; dan Mi&apos;raj(2)'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-2586096432700959132</id><published>2008-09-01T21:36:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T22:15:02.588-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-2586096432700959132?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/2586096432700959132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=2586096432700959132' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2586096432700959132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2586096432700959132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/09/riba-menurut-al-quran.html' title=''/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-5016289199674279290</id><published>2008-09-01T21:28:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T22:37:20.947-07:00</updated><title type='text'>Makna Isra' dan Mi'raj (3)</title><content type='html'>Bahwa sebab mendahului sesuatu, itu benar. Namun kedahuluan ini tidaklah dapat dijadikan dasar bahwa ialah yang mewujudkannya. "Cahaya yang terlihat sebelum terdengar suatu dentuman meriam bukanlah penyebab suara tersebut dan bukan pula penyebab telontarnya peluru," kata David Hume. "Ayam yang selalu berkokok sebelum terbit fajar bukanlah penyebab terbitnya fajar," kata Al-Ghazali jauh sebelum David Hume lahir. "Bergeraknya sesuatu dari A ke B, kemudian dari B ke C, dan dari C ke D, tidaklah dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa pergerakannya dari B ke C adalah akibat pergerakannya dari A ke B," demikian kata Isaac Newton, sang penemu gaya gravitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian, apa yang dinamakan hukum-hukum alam tiada lain kecuali "a summary o f statistical averages" (ikhtisar dari rerata statistik). Sehingga, sebagaimana dinyatakan oleh Pierce, ahli ilmu alam, apa yang kita namakan "kebetulan" dewasa ini, adalah mungkin merupakan suatu proses terjadinya suatu kebiasaan atau hukum alam. Bahkan Einstein, lebih tegas lagi, menyatakan bahwa semua apa yang terjadi diwujudkan oleh "superior reasoning power" (kekuatan nalar yang superior). Atau, menurut bahasa Al-Quran, "Al-'Aziz Al-'Alim", Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui. Inilah yang ditegaskan oleh Tuhan dalam surat pengantar peristiwa Isra' dan Mi'raj itu dengan firman-Nya: Kepada Allah saja tunduk segala apa yang di langit dan di bumi, termasuk binatang-binatang melata, juga malaikat, sedangkan mereka tidak menyombongkan diri. Mereka takut kepada Tuhan mereka yang berkuasa atas mereka dan mereka melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka) (QS 16:49-50).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengantar berikutnya yang Tuhan berikan adalah: Janganlah meminta untuk tergesa-gesa. Sayangnya, manusia bertabiat tergesa-gesa, seperti ditegaskan Tuhan ketika menceritakan peristiwa Isra' ini, Adalah manusia bertabiat tergesa-gesa (QS 17:11). Ketergesa-gesaan inilah yang antara lain menjadikannya tidak dapat membedakan antara: (a) yang mustahil menurut akal dengan yang mustahil menurut kebiasaan, (b) yang bertentangan dengan akal dengan yang tidak atau belum dimengerti oleh akal, dan (c) yang rasional dan irasional dengan yang suprarasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi lain, dalam kumpulan ayat-ayat yang mengantarkan uraian Al-Quran tentang peristiwa Isra' dan Mi'raj ini, dalam surat Isra' sendiri, berulang kali ditegaskan tentang keterbatasan pengetahuan manusia serta sikap yang harus diambilnya menyangkut keterbatasan tersebut. Simaklah ayat-ayat berikut: Dia (Allah) menciptakan apa-apa (makhluk) yang kamu tidak mengetahuinya (QS 16:8); Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui (QS 16:74); dan Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan kecuali sedikit (QS 17:85); dan banyak lagi lainnya. Itulah sebabnya, ditegaskan oleh Allah dengan firman-Nya: Dan janganlah kamu mengambil satu sikap (baik berupa ucapan maupun tindakan) yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang hal tersebut; karena sesungguhnya pendengaran, mata, dan hati, kesemuanya itu kelak akan dimintai pertanggungjawaban (QS 17:36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ditegaskan oleh Al-Quran tentang keterbatasan pengetahuan manusia ini diakui oleh para ilmuwan pada abad ke-20. Schwart, seorang pakar matematika kenamaan Prancis, menyatakan: "Fisika abad ke-19 berbangga diri dengan kemampuannya menghakimi segenap problem kehidupan, bahkan sampai kepada sajak pun. Sedangkan fisika abad ke-20 ini yakin benar bahwa ia tidak sepenuhnya tahu segalanya, walaupun yang disebut materi sekalipun." Sementara itu, teori Black Holes menyatakan bahwa "pengetahuan manusia tentang alam hanyalah mencapai 3% saja, sedang 97% selebihnya di luar kemampuan manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian, seandainya, sekali lagi seandainya, pengetahuan seseorang belum atau tidak sampai pada pemahaman secara ilmiah atas peristiwa Isra' dan Mi'raj ini; kalau betul demikian adanya dan sampai saat ini masih juga demikian, maka tentunya usaha atau tuntutan untuk membuktikannya secara "ilmiah" menjadi tidak ilmiah lagi. Ini tampak semakin jelas jika diingat bahwa asas filosofis dari ilmu pengetahuan adalah trial and error, yakni observasi dan eksperimentasi terhadap fenomena-fenomena alam yang berlaku di setiap tempat dan waktu, oleh siapa saja. Padahal, peristiwa Isra' dan Mi'raj hanya terjadi sekali saja. Artinya, terhadapnya tidak dapat dicoba, diamati dan dilakukan eksperimentasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mengapa Kierkegaard, tokoh eksistensialisme, menyatakan: "Seseorang harus percaya bukan karena ia tahu, tetapi karena ia tidak tahu." Dan itu pula sebabnya, mengapa Immanuel Kant berkata: "Saya terpaksa menghentikan penyelidikan ilmiah demi menyediakan waktu bagi hatiku untuk percaya." Dan itu pulalah sebabnya mengapa "oleh-oleh" yang dibawa Rasul dari perjalanan Isra' dan Mi'raj ini adalah kewajiban shalat; sebab shalat merupakan sarana terpenting guna menyucikan jiwa dan memelihara ruhani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita percaya kepada Isra' dan Mi'raj, karena tiada perbedaan antara peristiwa yang terjadi sekali dan peristiwa yang terjadi berulang kali selama semua itu diciptakan serta berada di bawah kekuasaan dan pengaturan Tuhan Yang Mahaesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Al-Quran mengakhiri pengantarnya tentang peristiwa ini, dan sebelum diungkapnya peristiwa ini, digambarkannya bagaimana kelak orang-orang yang tidak mempercayainya dan bagaimana pula sikap yang harus diambilnya. Allah berfirman: Bersabarlah wahai Muhammad; tiadalah kesabaranmu melainkan dengan pertolongan Allah. Janganlah kamu bersedih hati terhadap (keingkaran) mereka. Jangan pula kamu bersempit dada terhadap apa-apa yang mereka tipudayakan. Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang orang yang berbuat kebajikan. (QS 16:127-128). Inilah pengantar Al-Quran yang disampaikan sebelum diceritakannya peristiwa Isra' dan Mi'raj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agaknya, yang lebih wajar untuk dipertanyakan bukannya bagaimana Isra' dan Mi 'raj terjadi, tetapi mengapa Isra' dan Mi 'raj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah dikemukakan pada awal uraian, Al-Quran, pada bagian kedelapan sampai bagian kelima belas, menguraikan dan menekankan pentingnya pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat beserta konsolidasinya. Ini mencapai klimaksnya pada bagian kelima belas atau surat ketujuh belas, yang tergambar pada pribadi hamba Allah yang di-isra'-kan ini, yaitu Muhammad saw., serta nilai-nilai yang diterapkannya dalam masyarakat beliau. Karena itu, dalam kelompok ayat yang menceritakan peristiwa ini (dalam surat Al-Isra'), ditemukan sekian banyak petunjuk untuk membina diri dan membangun masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ditemukan petunjuk untuk melaksanakan shalat lima waktu (pada ayat 78). Dan shalat ini pulalah yang merupakan inti dari peristiwa Isra' dan Mi'raj ini, karena shalat pada hakikatnya merupakan kebutuhan mutlak untuk mewujudkan manusia seutuhnya, kebutuhan akal pikiran dan jiwa manusia, sebagaimana ia merupakan kebutuhan untuk mewujudkan masyarakat yang diharapkan oleh manusia seutuhnya. Shalat dibutuhkan oleh pikiran dan akal manusia, karena ia merupakan pengejawantahan dari hubungannya dengan Tuhan, hubungan yang menggambarkan pengetahuannya tentang tata kerja alam raya ini, yang berjalan di bawah satu kesatuan sistem. Shalat juga menggambarkan tata inteligensia semesta yang total, yang sepenuhnya diawasi dan dikendalikan oleh suatu kekuatan Yang Mahadahsyat dan Maha Mengetahui, Tuhan Yang Mahaesa. Dan bila demikian, maka tidaklah keliru bila dikatakan bahwa semakin mendalam pengetahuan seseorang tentang tata kerja alam raya ini, akan semakin tekun dan khusyuk pula ia melaksanakan shalatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat juga merupakan kebutuhan jiwa. Karena, tidak seorang pun dalam perjalanan hidupnya yang tidak pernah mengharap atau merasa cemas. Hingga, pada akhirnya, sadar atau tidak, ia menyampaikan harapan dan keluhannya kepada Dia Yang Mahakuasa. Dan tentunya merupakan tanda kebejatan akhlak dan kerendahan moral, apabila seseorang datang menghadapkan dirinya kepada Tuhan hanya pada saat dirinya didesak oleh kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat juga dibutuhkan oleh masyarakat manusia, karena shalat, dalam pengertiannya yang luas, merupakan dasar-dasar pembangunan. Orang Romawi Kuno mencapai puncak keahlian dalam bidang arsitektur, yang hingga kini tetap mengagumkan para ahli, juga karena adanya dorongan tersebut. Karena itu, Alexis Carrel menyatakan: "Apabila pengabdian, shalat, dan doa yang tulus kepada Sang Maha Pencipta disingkirkan dari tengah kehidupan bermasyarakat, maka hal itu berarti kita telah menandatangani kontrak bagi kehancuran masyarakat tersebut." Dan, untuk diingat, Alexis Carrel bukanlah seorang yang memiliki latar belakang pendidikan agama. Ia adalah seorang dokter yang telah dua kali menerima hadiah Nobel atas hasil penelitiannya terhadap jantung burung gereja serta pencangkokannya. Dan, menurut Larouse Dictionary, Alexis Carrel dinyatakan sebagai satu pribadi yang pemikiran-pemikirannya secara mendasar akan berpengaruh pada penghujung abad XX ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dinyatakan ilmuwan ini sejalan dengan penegasan Al-Quran yang ditemukan dalam pengantar uraiannya tentang peristiwa Isra' dalam surat Al-Nahl ayat 26. Di situ digambarkan pembangkangan satu kelompok masyarakat terhadap petunjuk Tuhan dan nasib mereka menurut ayat tersebut: Allah menghancurkan bangunan-bangunan mereka dari fondasinya, lalu atap bangunan itu menimpa mereka dari atas; dan datanglah siksaan kepada mereka dari arah yang mereka tidak duga (QS 16:26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, petunjuk-petunjuk lain yang ditemukan dalam rangkaian ayat-ayat yang menjelaskan peristiwa Isra' dan Mi'raj, dalam rangka pembangunan manusia seutuhnya dan masyarakat adil dan makmur, antara lain adalah: Jika kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mereka menaati Allah untuk hidup dalam kesederhanaan), tetapi mereka durhaka; maka sudah sepantasnyalah berlaku terhadap mereka ketetapan Kami dan Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya (QS 17:16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditekankan dalam surat ini bahwa "Sesungguhnya orang yang hidup berlebihan adalah saudara-saudara setan" (QS 17:27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karenanya, hendaklah setiap orang hidup dalam kesederhanaan dan keseimbangan: Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu (pada lehermu dan sebaliknya), jangan pula kamu terlalu mengulurkannya, agar kamu tidak menjadi tercela dan menyesal (QS 17:29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, kesederhanaan yang dituntut bukan hanya dalam bidang ekonomi saja, tetapi juga dalam bidang ibadah. Kesederhanaan dalam ibadah shalat misalnya, tidak hanya tergambar dari adanya pengurangan jumlah shalat dari lima puluh menjadi lima kali sehari, tetapi juga tergambar dalam petunjuk yang ditemukan di surat Al-Isra' ini juga, yakni yang berkenaan dengan suara ketika dilaksanakan shalat: Janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan jangan pula merendahkannya, tetapi carilah jalan tengah di antara keduanya (QS 17: 110).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan tengah di antara keduanya ini berguna untuk dapat mencapai konsentrasi, pemahaman bacaan dan kekhusyukan. Di saat yang sama, shalat yang dilaksanakan dengan "jalan tengah" itu tidak mengakibatkan gangguan atau mengundang gangguan, baik gangguan tersebut kepada saudara sesama Muslim atau non-Muslim, yang mungkin sedang belajar, berzikir, atau mungkin sedang sakit, ataupun bayi-bayi yang sedang tidur nyenyak. Mengapa demikian? Karena, dalam kandungan ayat yang menceritakan peristiwa ini, Tuhan menekankan pentingnya persatuan masyarakat seluruhnya. Dengan demikian, masing-masing orang dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya, sesuai dengan kemampuan dan bidangnya, tanpa mempersoalkan agama, keyakinan, dan keimanan orang lain. Ini sesuai dengan firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Katakanlah wahai Muhammad, "Hendaklah tiap-tiap orang berkarya menurut bidang dan kemampuannya masing-masing." Tuhan lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya (QS 17:84).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sebelum uraian ini disudahi, ada baiknya dibacakan ayat terakhir dalam surat yang menceritakan peristiwa Isra' dan Mi'raj ini: Katakanlah wahai Muhammad: "Percayalah kamu atau tidak usah percaya (keduanya sama bagi Tuhan)." Tetapi sesungguhnya mereka yang diberi pengetahuan sebelumnya, apabila disampaikan kepada mereka, maka mereka menyungkur atas muka mereka, sambil bersujud (QS 17: 107).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebagian kecil dari petunjuk dan kesan yang dapat kami pahami, masing-masing dari surat pengantar uraian peristiwa Isra ; yakni surat Al-Nahl, dan surat Al-Isra' sendiri. Khusus dalam pemahaman tentang peristiwa Isra' dan Mi'raj ini, semoga kita mampu menangkap gejala dan menyuarakan keyakinan tentang adanya ruh intelektualitas Yang Mahaagung, Tuhan Yang Mahaesa di alam semesta ini, serta mampu merumuskan kebutuhan umat manusia untuk memujaNya sekaligus mengabdi kepada-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-5016289199674279290?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/5016289199674279290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=5016289199674279290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/5016289199674279290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/5016289199674279290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/09/makna-isra-dan-miraj.html' title='Makna Isra&apos; dan Mi&apos;raj (3)'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-6328771154924136950</id><published>2008-07-31T18:59:00.000-07:00</published><updated>2008-07-31T19:17:37.008-07:00</updated><title type='text'>Kasus Hukuman Mati Di Indonesia</title><content type='html'>Hukuman mati sepatutnya dikhususkan bagi pelaku tindak kriminal seperti khasus yang menggemparkan Sekarang pembunuhan yang dilakukan seorang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GAY&lt;/span&gt; tapi kenapa pelaku kejahatan korupsi tidak di hukum mati? Padahal secara tidak langsung pelaku korupsi atau yang dikenal dengan sebutan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIKUS KANTOR&lt;/span&gt; telah membunuh rakyat secara tidak langsung.Seharusnya pemeritah membuka mata soal masalah ini.Contohnya saja   kasus &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;artalyta suryani&lt;/span&gt; yang korupsi di bank indonesia. Sampai sekarang tidak jelas.Saya sangat mendukung anggota DPR yang mengusulkan bahwa pelaku tindak korupsi harus dihukum mati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-6328771154924136950?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/6328771154924136950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=6328771154924136950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/6328771154924136950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/6328771154924136950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/07/kasus-hukuman-mati-di-indonesia.html' title='Kasus Hukuman Mati Di Indonesia'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-3508342361199884065</id><published>2008-05-27T05:08:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T06:21:31.614-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='liburan'/><title type='text'>Ikhlash Kunci Sukses dalam Bergaul</title><content type='html'>&lt;p class="judul" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="kalender1"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ikhlash Kunci Sukses dalam Bergaul&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;Bergaul dengan orang lain hendaknya didasari dengan keinginan dan niat yang benar. Kecintaan dan kebencian terhadap mereka; Melakukan sesuatu atau membiarkannya; Dan berbuat sesuatu atau tidak, jika dilakukan karena Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; dan di atas keyakinan menjalankan perintah Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt;, maka kita akan memperoleh kebahagiaan ketika bergaul dengan siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan ini Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah telah menyebutkan dengan ungapan yang indah "Kebahagiaan dalam bergaul dengan orang akan diraih jika engkau bergaul dengan mereka karena Allah, engkau mengharapkan ridha Allah dan tidak mengharapkan ridha mereka, engkau takut kepada Allah dan tidak takut kepada mereka, engkau berbuat baik kepada mereka karena mengharap pahala dari Allah dan tidak balasan dari mereka, engkau tidak menzhalimi mereka karena takut kepada Allah dan tidak takut kepada mereka. Sebagaimana disebutkan juga di dalam sebuah atsar, "Berharaplah pahala kepada Allah dalam urusan manusia,&lt;spanclass="fullpost"&gt; dan jangan berharap balasan kepada manusia dalam urusan Allah. Takutlah pada Allah dalam urusan manusia dan jangan takut kepada manusia dalam urusan Allah.&lt;/spanclass="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah,”Janganlah engkau melakukan suatu bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; karena mereka, menginginkan pujian mereka, dan karena takut kepada mereka, namun berharaplah balasan dari Allah. Dan janganlah takut kepada manusia dalam urusan Allah, baik dalam hal yang engkau kerjakan atau yang engkau tinggalkan. Bahkan kerjakan apa saja yang telah diperintah kan kepadamu meskipun mereka membencinya.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Ketika Bertemu dengan Orang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;Seseorang akan sering bertemu dengan orang lain, baik di masjid, di jalan, di tempat kerja, di rumah atau tempat-tempat lainnya. Bagaimana seharusnya sikap dia manakala berjumpa dengan seseorang? Para Salaf telah memberikan suri teladan yang sangat agung berkenaan dengan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdur Rahman bin Mahdi berkata, "Disebutkan bahwa jika seseorang bertemu dengan orang lain yang lebih tinggi ilmunya, maka itu adalah hari &lt;i&gt;ghanimah&lt;/i&gt; baginya (untuk mengambil ilmunya, red), dan jika bertemu dengan orang yang semisal (setingkat), maka ia belajar bersama dan belajar juga darinya, jika bertemu dengan yang di bawahnya, maka ia bersikap tawadhu' (rendah hati) dan mengajarinya. (Lihat, Siyar A’lam an-Nubala’ 9/203)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menyikapi Orang yang Keliru dalam Mencari Kebenaran.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; berfirman, artinya;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“(Mereka berdo’a), "Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". &lt;/i&gt;(QS. 2:286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam berkata, "Tidak diragukan lagi bahwa orang yang mencari kebenaran yang bersumber dari Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/i&gt; kemudian dia salah dalam sebagiannya, maka Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; akan mengampuni kesalahannya, sebagai realisasi dari do’a yang dikabulkan oleh Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; untuk Nabi-Nya dan orang-orang mukmin, ketika mereka mengatakan, artinya, &lt;i&gt;"Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah."&lt;/i&gt; (QS. 2:286) (Lihat, Dar’u Ta’arudl Bainal Aqli wan Naqli, 2/103)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka apabila ada seseorang yang telah berijtihad untuk mencari kebenaran yang dibawa oleh Nabi &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/i&gt; kemudian dia salah dalam ijtihadnya, maka dia diampuni berdasarkan ayat tersebut di atas. Demikian juga jika seorang alim telah mengerahkan kemampuannya untuk mencari kebenaran yang bersumber dari Nabi &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/i&gt; kemudian dia salah dalam sebagian masalah i'tiqad (keyakinan), maka dia tidak divonis dengan bid'ah dan tidak &lt;i&gt;dihajr&lt;/i&gt; (dikucilkan/ditinggalkan) disebabkan kesalahannya. Meskipun ucapan atau pendapatnya adalah ucapan yang bid'ah,&lt;span class="fullpost"&gt; Dan ini adalah sisa postingan saya yang akan saya sembunyikan dan hanya muncul pada saat post page atau link read more.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; namun itu tidak mengharuskan dia divonis &lt;i&gt;mubtadi'&lt;/i&gt; (ahli bid'ah). Sebagaimana terhadap ucapan kufur, tidak mengharuskan pengucapnya divonis kafir, maka demikian juga tidak mengharuskan divonis sebagai pelaku bid'ah bagi orang yang mengucapkan perkataan bid'ah, kecuali jika syarat-syarat telah terpenuhi dan tidak ada lagi faktor penghalang jatuhnya vonis tersebut. (Lihat al-Fatawa 28/233-234)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu seorang ulama yang sudah dikenal kebaikannya dan kesungguhannya di dalam mencari kebenaran, kemudian dia keliru dalam satu masalah tertentu dan terjerumus dalam satu kebid'ahan, maka tidak boleh kita katakan sebagai pelaku bid'ah. Kita jelaskan bahwa beliau salah dalam hal tersebut, atau dalam masalah itu dia mencocoki &lt;i&gt;firqah fulaniyah (kelompok tertentu),&lt;/i&gt; namun dia bukan golongan mereka dan juga tidak memegang keyakinan mereka .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, meskipun dia dimaafkan, karena telah berusaha maksimal mencari yang benar, kita tetap mengatakan bahwa pendapatnya adalah keliru atau bid'ah, lalu kita harus meninggalkan pendapat tersebut dan mengambil pendapat para ulama lainnya yang lebih selamat. Berbeda halnya dengan orang yang mengambil agamanya dari selain Nabi &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/i&gt;, maka orang tersebut adalah seorang &lt;i&gt;mubtadi'&lt;/i&gt; (pelaku bid’ah) dalam pengambilan sumber, dalam ucapan dan &lt;i&gt;i’tiqad &lt;/i&gt;(kayakinan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz-Dzahabi mengatakan, "Kami mencintai sunnah dan ahlinya, kami mencintai orang alim dalam hal yang mengikuti sunnah dan perkara-perkara yang terpuji. Dan kami tidak mencintai segala sesuatu yang diada-adakan berdasarkan &lt;i&gt;ta'wil&lt;/i&gt; yang salah, dan penilaian adalah dengan banyaknya kebaikan." (Lihat, Siyar a’lam an Nubala’ 20/46)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menggunjing Orang Lain adalah Penyakit dan Menyebut Allah adalah Obat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;Ibnu Aun berkata, "Menyebut aib orang lain adalah penyakit, sedangkan menyebut Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; adalah obat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz-Dzahabi memberikan komentar, "Benarlah demi Allah, namun sungguh mengherankan karena kebodohan kita, mangapa di antara kita meninggalkan obat dan lebih asyik dengan penyakit? Padahal Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; telah befirman, artinya,&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.” &lt;/i&gt;(QS. Al-Baqarah: 152)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaan nya dari ibadat-ibadat yang lain).” &lt;/i&gt;(QS. 29:45)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram.” &lt;/i&gt;(QS. 13:28) (Siyar a’lam an-Nubala’6/369)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga amat banyak ayat-ayat yang memerintahkan kita agar menjaga lisan serta peringatan agar tidak mengumbarnya dengan bebas tanpa kendali. Di antaranya adalah firman Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt;, artinya,&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” &lt;/i&gt;(QS. 50:18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan firman Allah &lt;i&gt;subhanahu wata’ala&lt;/i&gt; yang lain, artinya,&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya.” &lt;/i&gt;(QS. 18:49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang yang berakal akan selalu memerangi nafsunya, dan selalu memikirkan ayat-ayat dan hadits tentang penjagaan lisan dari kesia-siaan, senantiasa mengutamakan dzikir sehingga dia akan terus disibukkan dengan sesuatu yang mendatangkan kebaikan di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Memberikan Penghargaan kepada yang Berhak Mendapatkannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;Pilar ini tidak jauh dengan pilar keadilan dan obyektif ketika menyebut kan orang lain, akan tetapi yang dimaksudkan di sini adalah terbatas pada hal hal yang menjadi kekhususan dia dari orang selainnya. Karena di antara orang ada yang menonjol dalam ilmunya, ada pula dalam jihadnya, dalam dakwah dan selainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara contohnya adalah, Ubay bin Ka'ab adalah seorang ahli dalam al-Qur’an, ahli dalam tafsir yaitu Ibnu Abbas, ahli memutuskan perkara adalah Ali bin Abi Thalib, orang kepercayaan adalah Abu Ubaidah, ahli penunggang kuda adalah Khalid bin Walid &lt;i&gt;ridhwanullah ‘alaihim, &lt;/i&gt;ahli dalam ilmu fiqih adalah Imam Malik, ahli dalam ilmu hadits adalah Ahmad bin Hanbal, ahli ibadah adalah Al-Fudail bin Iyadh, ahli Nahwu adalah Sibawaih &lt;i&gt;rahimahumullah, &lt;/i&gt;dan lain sebagainya. &lt;i&gt;Wallahu a’lam. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;i&gt;“Manhaj Ahlus Sunnah fin-Naqdi wal Hukmi ‘alal Akharin”, &lt;/i&gt;Hisyam bin Ismail ash-Shiini, hal 67-74 dengan meringkas. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);" lang="EN-US"&gt;(Ibnu Djawari)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-3508342361199884065?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/3508342361199884065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=3508342361199884065' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3508342361199884065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3508342361199884065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/05/ikhlash-kunci-sukses-dalam-bergaul.html' title='Ikhlash Kunci Sukses dalam Bergaul'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1102050153311868869</id><published>2008-05-27T04:50:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T04:55:32.937-07:00</updated><title type='text'>HUKUM YANG TERBALIK</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sistem hukum di Indonesia sangatlah tidak adil, masalahnya tidak semua orang yang berbuat jahat dapat perlakuan yang semestinya. Contohnya saja negara kita ini hukum yang diberikan kapada para pelaku tidak sesuai dengan apa yang diperbuat oleh pelaku kejahatan. Contohnya saja perbandingan antara pelaku tindak kejahatan &lt;b&gt;korupsi &lt;/b&gt;dengan pelaku tindak kejahatan &lt;b&gt;maling ayam / maling motor&lt;/b&gt;, hukuman yang diterima justru lebih berat maling ayam / motor dibandingkan hukuman yang diberikan oleh para pelaku korupsi di negara ini. Sering kita lihat biasanya maling - maling kelas ringan justru mendapat perlakuan yang sangat keji, seperti dibakar hidup - hidup, digebukin massa, malah ada yang ditembak oleh oknum polisi. Sedangkan pelaku korupsi yang sangat merugikan negara justru mendapatkan perlakuan istimewa &lt;b&gt;seolah - olah tidak punya salah&lt;/b&gt;, ya contohnya saja pelaku korupsi tersebut sama saja pindah rumah dengan fasilitas yang memadai dibandingkan fasilitas penjara kelas maling ringan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang jauh kualitasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Seharusnya pemerintah mengkaji ulang dengan sistem hukum di Indonesia. Seharusnya pelaku korupsi dihukum seperti semiestinya seperti di hukum &lt;b&gt;mati&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;gantung, ataupun penggal&lt;/b&gt; supaya pelaku korupsi takut akan melakukan kejahatan itu lagi. Pemerintah seharusnya bertindak tegas akan hukum yang saya rasa cukup lemah, Semoga pemerintah dapat bertindak adil akan hukum yang diberikan. Sekian catatan singkat dari saya terima kasih. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1102050153311868869?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1102050153311868869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1102050153311868869' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1102050153311868869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1102050153311868869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/05/hukum-yang-terbalik.html' title='HUKUM YANG TERBALIK'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-3507310575210513911</id><published>2008-04-20T20:33:00.002-07:00</published><updated>2008-04-20T20:37:43.576-07:00</updated><title type='text'>kebebasan pers</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Kebebasan Pers = Kebablasan Pers?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Oleh Heru Sutadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Di penghujung tahun 2001, Presiden Megawati Soekarnoputri mengeluhkan kondisi pers di Indonesia. Dalam penilaiannya, pers kini diibaratkan kendaraan yang remnya sudah blong. Meski kerisauan Megawati tidak ditujukan ke semua pers dan menyatakan tidak akan menuntut pers yang dinilai kebablasan, pernyataan tersebut perlu dikritisi dan menjadi bahan renungan dalam (9 Februari) tahun ini. Benarkah pers kita sudah kebablasan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Persoalan pers kebablasan akan terkait dengan kebebasan pers. Inilah yang pernah dikhawatirkan mantan Presiden Abdurrahman Wahid, dalam suatu wawancara—setelah ia tidak lagi menjabat presiden—dengan AP Television News. Seperti dikutip Straits Times (25/7/2001), Gus Dur mengkhawatirkan, Mega akan berkuasa dengan gaya kepemimpinan ala Soeharto. Salah satunya adalah menghidupkan kembali kebiasaan melakukan sensor. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Munculnya sensor dan pembelengguan kebebasan pers makin ditakutkan dengan adanya rencana menghidupkan kembali Departemen Penerangan, pada saat-saat awal penggodokan pembentukan Kabinet Gotong Royong. Di masa lalu, fungsi menonjol dari Deppen adalah sebagai pengendali kebebasan pers. Karena itu pula, hadirnya Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi sempat dicurigai sebagai Deppen dengan baju baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Hanya saja, di sisi lain, di zaman ketika batas-batas negara kian kabur dengan teknologi internet yang menggurita, masih perlukah adanya ketakutan akan pembelengguan pers? Dalam dunia internet sendiri, pembungkaman kebebasan berbicara merupakan pelanggaran terhadap konstitusi demokrasi dan hukum internasional. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Perjalanan Pers&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pers yang bebas merupakan salah satu komponen yang paling esensial dari masyarakat yang demokratis, sebagai prasyarat bagi perkembangan sosial dan ekonomi yang baik. Meski kalangan pers di berbagai negara diberi kebebasan dan telah menjadi lebih profesional, di berbagai belahan dunia saat ini para wartawan tetap menghadapi intimidasi, kekerasan, pengasingan, penjara, bahkan hukuman mati atau pembunuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Bagi Indonesia sendiri, pengekangan pemerintah terhadap pers di mulai tahun 1846, yaitu ketika pemerintah kolonial Belanda mengharuskan adanya surat izin atau sensor atas penerbitan pers di Batavia, Semarang, dan Surabaya. Sejak itu pula, pendapat tentang kebebasan pers terbelah. Satu pihak menolak adanya surat izin terbit, sensor, dan pembredelan, namun di pihak lain mengatakan bahwa kontrol terhadap pers perlu dilakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pemerintah kolonial kemudian meninggalkan sejumlah aturan yang dibawa ke alam kemerdekaan. Aturan tersebut seperti Druckpers Reglement (UU Pers) yang dikeluarkan pada 1854, Haatzaai Delicten (UU Hukum Pidana Komunikasi Massa) tahun 1856 ataupun Persbreidel Ordonnatie yang dikeluarkan tahun 1931. Isinya jelas, kontrol terhadap pers.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Meski telah dihapus dengan UU No 23/1954, pers Indonesia tidak berarti terbebas dari pemasungan. Seperti dikatakan Presiden saat itu, Soekarno, saat melantik Dewan Pengawas dan Dewan Pimpinan Kantor Berita Antara 15 Oktober 1952. ”Saya tidak menginginkan siaran berita yang objektif, tetapi jelas memihak pada revolusi kita dan menghantam musuh-musuh revolusi.” Karena itu, pers yang bermusuhan dengan revolusi harus dilenyapkan. Tidak heran, tindakan, tuduhan dan pembredelan pers terjadi berkali-kali. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Seperti pada tahun 1952, dua surat kabar dibredel, Merdeka dan Berita Indonesia, dan 12 tuduhan lainnya terhadap pers. Tuduhan pelanggaran dengan jumlah yang sama juga terjadi di tahun 1953. Pada tahun 1954 hanya terjadi delapan tindakan kemudian meningkat lagi pada tahun 1955 dengan 13 tindakan dan 32 tindakan pada tahun 1956.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Terparah, ketika pada tanggal 14 Maret 1957 saat Indonesia dinyatakan dalam keadaan darurat perang (SOB-Staat van Orlog en Beleg). Pada masa itu, terjadi 125 tindakan terhadap pers, termasuk di dalamnya penutupan tiga kantor berita, pembredelan 10 surat kabar dan penahanan tujuh wartawan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pers otoriter juga dikembangkan pemerintahan Orde Baru. Pembredelan, sensor, dan perlunya surat izin terbit yang secara resmi dilarang UU Pokok Pers (Pasal 4 dan 8, Ayat 2), dengan Permenpen 01/1984 Pasal 33h yang menghadirkan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP), melestarikan kekangan terhadap pers. Dengan definisi ”pers yang bebas dan bertanggung jawab”, SIUPP merupakan lembaga yang menerbitkan pers dan pembredelan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Terjadinya pembredelan Tempo, Detik, Editor pada 21 Juni 1994, mengisyaratkan ketidakmampuan sistem hukum pers mengembangkan konsep pers yang bebas dan bertanggung jawab secara hukum. Sejarah ketiga media tersebut mengikuti sejarah Fokus, Sinar Harapan, Prioritas, dan Monitor, yang semuanya dibredel tanpa proses pengadilan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Perubahan kekuasaan pada tahun 1998, dari Orde Baru ke Orde Reformasi, membuat pers menemukan kemerdekaanya. Menteri Penerangan saat itu, Yunus Yosfiah, mencabut pemberlakuan SIUPP. Menurut Yunus, kebebasan pers adalah satu pengejawantahan dari keikutsertaan warga negara dalam melaksanakan kekuasaan negara. Ini berarti, kebebasan pers merupakan bagian dari konsep demokrasi bahkan merupakan salah satu unsur fundamental.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sejak titik balik itulah, pers Indonesia dapat mengabarkan berita secara transparan tanpa kekhawatiran SIUPP yang akan dicabut. Tidak perlu takut lagi untuk menampilkan tokoh-tokoh kontroversial yang menggugat maupun berseberangan dengan pemerintah. Begitu juga, tidak perlu ragu lagi untuk menyajikan berita atau laporan-laporan yang sebelumnya dinilai berisiko.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dengan dihapuskannya lembaga SIUPP, beberapa media yang sempat ”mati”, kini pun hidup kembali, seperti Majalah Berita Mingguan Tempo dan Harian Umum Sinar Harapan. Kalaupun tidak menghidupkan yang ”mati”, dengan segala kemudahannya, kini mudah ditemui suratkabat, majalah, berita radio, dan televisi maupun situs berita online baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pada perkembangan kemudian pada tahun 1999, Presiden Abdurrahman Wahid menghapuskan Departemen Penerangan. Meski para wartawan masih tetap mendapat ancaman intimidasi, kekerasan, bahkan pembunuhan, dengan dihapuskannya Deppen paling tidak pers punya hak untuk menyebarkan informasi yang bebas dari sensor melalui bentuk media apa pun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pers Kebablasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Apa yang dikatakan Megawati mengenai pers kebablasan, sesungguhnya tidak dirasakannya sendiri. Kebebasan pers dikeluhkan, digugat dan dikecam banyak pihak karena berubah menjadi ”kebablasan pers”. Hal itu jelas sekali terlihat pada media-media yang menyajikan berita politik dan hiburan (seks). Media-media tersebut cenderung mengumbar berita provokatif, sensasional, ataupun terjebak mengumbar kecabulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dalam media politik pascareformasi, korban paling jelas adalah Gus Dur. Saat jadi presiden, foto rekayasa Gus Dur laksana Tom Cruise dalam film Mission Impossible II, dipampang media tanpa mengindahkan etika. Begitu juga dengan gambar Gus Dur yang bak Superman maupun Gus Dur bersama Aryanti Sitepu, yang mengaku sebagai pacar gelap orang nomor satu di Indonesia itu, semua dimunculkan atas nama kebebasan pers.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Judul-judul provokatif seperti Bush Babi Buta, Amerika Setan!, ataupun gaya bahasa yang kasar seperti mengibaratkan wakil rakyat yang duduk di DPR/MPR seperti ikan lele yang berebut kotoran, kerapkali diadaptasi. Padahal cukup jelas, pers tidak boleh menyiarkan informasi atau gambar yang dapat dinilai menyinggung rasa kesopanan individu atau kelompok tertentu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dalam Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) secara tegas disebutkan, wartawan tidak menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis, dan pornografis, serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan susila. Yang dimaksud pornografis, dalam penjelasan KEWI, adalah informasi atau gambar yang secara gamblang memperlihatkan aurat yang bisa menimbulkan nafsu berahi atau mengundang kontroversi publik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Uniknya, kini pasar media dibanjiri media-media yang mengkhususkan diri pada liputan seksual dengan menampilkan dan mengeksploitasi gambar-gambar perempuan dengan tonjolan buah dada dan paha.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Selain beralasan karena dengan hadirnya banyak media baru membuat kompetisi makin ketat, media ”kuning” ini tetap melaju dengan alasan bahwa masyarakat bersifat hipokrit: pada satu sisi menentang pornografi, namun di sisi lain merasa ketinggalan informasi jika belum ikut mencicipi berita erotis yang menjadi perbincangan. Alasan lainnya, pornografi tidak mempunyai hubungan dengan penghancuran moralitas kaum muda. Rusaknya generasi muda bergantung pada pergaulan sosial dan psikologis tiap individu mereka sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Meski pendukung aliran kebablasan pers dengan tenang menyatakan bahwa seharusnya masyarakat siap menerima keberagaman informasi, kebablasan pers ini memunculkan keinginan untuk merevisi UU Pers. Alasannya, UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999 dipandang gagal menyelesaikan ekses-ekses negatif dari kebebasan pers, sehingga UU Pers harus diperbaiki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Kerawanan Pers Bebas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Di era informasi seperti sekarang ini, pemerintah di seluruh dunia berada di bawah tekanan untuk menghormati hak warga negara untuk berkomunikasi secara bebas. Apalagi dengan berkembangnya internet yang telah memberikan arti baru terhadap komunikasi. Internet dianggap sebagai revolusi komunikasi, bahkan mungkin sebuah revolusi informasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dibanding beberapa media dan sistem komunikasi lainnya, termasuk cetak, penyiaran dan sistem pos, internet memungkinkan pengiriman dan pertukaran beragam informasi ke seluruh dunia, serta berkomunikasi secara interaktif. Secara nyata, di masa revolusi informasi ini, menerbitkan media berbahasa Indonesia, bisa menggunakan server di Amerika Serikat dan menjalankan media tersebut dari belahan dunia lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Peran internet sebagai media alternatif ketika media dalam negeri dihantui ketakutan pascapembredelan Tempo, Detik, dan Editor, cukup signifikan. Lewat situs Apakabar, Pijar Online, ataupun Indonews, pendapat maupun cerita-cerita unik yang tak mungkin dipublikasikan media umum di Indonesia, bisa dibaca. Situs-situs tersebut, termasuk hadirnya Tempo Interaktif, mematahkan pendapat bahwa kebebasan pers bisa dipasung denagn pencabutan SIUPP.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dengan perkembangan revolusi melalui internet di tanah air pula, sesungguhnya persoalan kebebasan pers dalam menyuarakan kebenaran tidak mungkin bisa dibelenggu lagi. Tidak bisa tiap bit informasi yang lalu lalang dalam jaringan cyber highway disensor, apalagi dengan belum adanya aturan yang jelas mengenai lalu lintas informasi lewat network of networks ini. Karenanya, segala ketakutan akan diberangusnya kebebasan pers lewat lembaga-lembaga formal pengawas pers tidak perlu direspons berlebihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Yang perlu diwaspadai, seperti dikatakan Sekjen PBB Kofi Anan pada Hari Kebebasan Pers Dunia tahun lalu, kebebasan pers sebagai tulang punggung hak-hak asasi manusia serta mendorong keterbukaan dan pemerintahan yang baik (good governance) tetap mengundang kerawanan, baik lewat internet maupun media ”konvensional”. Kerawanan itu adalah adanya pelanggaran hak pribadi, moral (pornografi), dan pemanfaatan media untuk membangkitkan kebencian di kalangan rakyat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Salah peran seperti inilah yang membuat beberapa pihak yang dirugikan mulai mengecam pers. Untuk itu, sebaiknya, proteksi kebebasan pers seperti dapat dilihat pada Undang-Undang Pers 1999, pada Pasal 28 UUD 1945 yang sudah diamandemen, serta Tap MPR XVII yang menjamin hak asasi manusia dalam arus informasi yang bebas, diimbangi dengan aturan tegas bagi pers yang kebablasan, kelewat batas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Bisa dengan merevisi UU Pers maupun dengan mengoptimalkan peran Dewan Pers sebagai ”politisi etika” pers, yang bertanggung jawab dalam menegakkan kode etik wartawan agar kebebasan pers yang sekarang ada lebih bermartabat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Bagi insan pers sendiri, gugatan terhadap kebebasan pers oleh masyarakat yang merasa dirugikan oleh pemberitaan media massa perlu diwaspadai dengan lebih mawas diri dan mengawasi diri tentang keberadaan dan tanggung jawabnya terhadap publik. Publik sendiri juga perlu memahami makna kebebasan pers dengan menindaklanjutinya secara hukum jika merasa dirugikan, bukan dengan melakukan kekerasan. Penegakan supremasi hukum akan benar-benar diuji di sini. Dirgahayu Pers Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sumber artikel :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.sinarharapan.co.id/berita/0202/09/opi01.html"&gt;http://www.sinarharapan.co.id/berita/0202/09/opi01.html&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;*Menengok Kiprah Suku Tionghoa dalam Sejarah Pers di Indonesia (1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Awalnya, Sama-Sama Dikekang Eropa dan Beritanya Kering&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Perayaan Imlek 2005 kali ini agak istimewa. Kenapa demikian? Perayaan tahun baru China tahun ini bersamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional. Dan bila bicara tentang sejarah pers nasional Indonesia, jelas tak bisa lepas dari kiprah suku Tionghoa. Sampai sejauh manakah peran mereka dalam membangkitkan pers di Indonesia? Berikut rangkuman data sejarah dari berbagai sumber yang dikumpulkan SUTRISNO BUDIHARTO - wartawan RADAR SOLO.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;MENURUT catatan sejarah, penerbitan media cetak di Indonesia sudah dimulai sejak penguasaan VOC (1619-1799), tepatnya tahun 1676. Awalnya hanya kalangan penguasa dari Eropa - terutama Belanda dan Inggris -- yang diizinkan menerbitkan media cetak. Namun, kaum Tionghoa dan kalangan bumiputra (pribumi) akhirnya juga diizinkan mengelola media cetak sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dr De Haan dalam buku "Oud Batavia" (G. Kolf Batavia 1923) mengungkap, tahun 1676 di Batavia sudah muncul sebauh terbitan berkala bernama Kort Bericht Eropa (berita singkat dari Eropa). Terbitan berkala yang memuat berbagai berita dari Polandia, Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Denmark ini, dicetak di Batavia oleh Abraham Van den Eede tahun 1676. Setelah itu terbit Bataviase Nouvelles pada bulan Oktober 1744. Kala itu, Bataviasche Nouvelles hanya memuat berita tentang acara resepsi pejabat, pengumuman kedatangan kapal, stok barang dagangan, atau berita dukacita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Media cetak yang berbentuk surat kabar baru muncul tahun 1800-an. Bataviasche Koloniale Courant tercatat sebagai surat kabar pertama yang terbit di Batavia tahun 1810. Ketika armada Inggris menaklukkan Jawa, Thomas Stamford Raffles - yang diangkat sebagai Gubenur Jenderal - juga sempat menerbitkan koran mingguan bernama Java Government Gazette pada tahun 1812. Pada tahun 1825 muncul De Locomotief di Semarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pers yang melayani masyarakat pribumi baru lahir tahun 1855 di Solo dengan nama Bromomartani. Kemudian disusul Selompret Melajoe di Semarang tahun 1860. Pada era ini, di luar Jawa, juga lahir sejumlah surat kabar. Antara lain Celebes Courant dan Makassar Handelsblad di Ujungpandang, Tjahja Siang di Manado, Sumatra Courant dan Padangsch Handelsblad di Padang. Sementara di Batavia juga lahir sejumlah koran. Yang paling popular adalah Bintang Betawi. Hanya saja, koran-koran yang terbit pada masa awal sejarah pers tersebut kebanyakan dikelola kaum kolonial.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sampai akhir abad ke-19, koran atau terbitan berkala yang dicetak di Batavia hanya memakai bahasa Belanda. Karena surat kabar di masa itu diatur oleh pihak Binnenland Bestuur (penguasa dalam negeri), kabar beritanya boleh dikata kurang seru. Yang diberitakan cuma hal-hal yang biasa dan ringan, dari aktivitas pemerintah yang monoton, kehidupan para raja, dan sultan di Jawa, sampai berita ekonomi dan kriminal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pers lokal baru bangkit awal 1900-an setelah kolonial Belanda mengizinkan kaum Tionghoa mengelola media cetak. Ketika Tionghoa mulai menerbitkan surat kabar, orang-orang bumiputra juga mulai belajar mengelola koran. Tahun 1900 Dr Wahidin Soedirohoesodo menangani surat kabar Retno Dhoemilah dalam dua bahasa; Jawa dan Melayu. Melalui media ini Wahidin mulai mengkampanyekan nasionalisme, pendidikan masyarakat, persamaam derajat dan budi pekerti. Hanya saja, surat kabar Retno Dhoemilah ini juga didirikan oleh orang Belanda, FL winter, dengan perusahaan penerbit milik kolonial H Bunning Co.(bersambung)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;(SUTRISNO BUDIHARTO/pernah dimuat di RADAR SOLO-JAWA POS 10 Februari 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;*Menengok Kiprah Suku Tionghoa dalam Sejarah Pers di Indonesia (2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Indonesier Pilih Berasimilasi dan Membela Kemerdekaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Munculnya pers Tionghoa di Jawa pada awal abad ke-20 bisa dibedakan dalam dua kelompok; yakni pers berbahasa asli Tiongkok dan pers berbahasa Melayu. Pers berbahasa Tiongkok dikelola oleh kalangan Singkek atau yang dikenal dengan sebutan China totok. Sedang pers berbahasa Melayu dikelola kalangan Tionghoa peranakan. Seperti apakah kiprah mereka dalam mendorong perjuangan meraih kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;MENURUT catatan Abdul Wakhid (Lembaran Sejarah, 1999), awal kemunculan industri pers milik kalangan China totok yang berbahasa asli dari Tiongkok berkaitan erat dengan Soe Po Sia - suatu organisasi perkumpulan pers revolusioner Tiongkok yang berhubungan langsung dengan Dr Sun Yat Sen -- atau Siang Hwee - organisasi kamar dagang yang didominasi kalangan China totok. Namun jumlah pers yang berbahasa asli Tiongkok terbilang terbatas. Antara lain adalah Huauo Bao (Jakarta), Zhaowa Gong Bao (Semarang), dan Hanwen Xinbao (Surabaya).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sementara pers milik Tionghoa peranakan muncul setelah timbulnya gerakan Pan-China di Jawa akibat pengaruh propaganda nasionalisme Dr Sun Yat Sen di China daratan. Namun pers milik Tionghoa peranakan tetap memakai bahasa Melayu. Sebab, mereka sudah banyak yang tak paham lagi dengan bahasa asli Tiongkok. Kebiasaan mereka juga sudah berbeda karena banyak yang menyerap dan terserap dalam budaya local pribumi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Surat kabar milik Tionghoa pernakan yang pertama terbit adalah Li Po. Surat kabar yang dicetak di Sukabumi, Jawa Barat, itu menyebarkan ajaran Konghucu dan berkaitan dengan berdirinya Tiong Hoa Hwee Koan (THHK) -- organisasi Pan-China pertama di Jakarta pada tahun 1900. Tak lama kemudian muncul sejumlah surat kabar lainnya, seperti Pewarta Soerabaia (Surabaya-1902), Warna Warta (Semarang-1902), Chabar Perniagaan (Jakarta-1903), Djawa Tengah (Semarang-1909), dan Sin Po (Jakarta-1910).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dekade 1920-an, kalangan Tionghoa peranakan menerbitkan sejumlah suratkabar lagi. Antara lain Bing Seng (Jakarta-1922), Keng Po (Jakarta-1923), Sin Jit Po (Surabaya-1924), Soeara Publiek (Surabaya-1925), dan Sin Bin (Bandung-1925). Pada dekade 1930-an, surat kabar Tionghoa peranakan makin bertambah banyak akibat pengaruh perang anti-Jepang. Namun surat kabar Tionghoa peranakan tidak semuanya anti-Jepang, seperti yang ditunjukkan Mata Hari (Semarang) dan Hong Po (Jakarta).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Dari segi redaksional, susunan staf surat kabar Tionghoa peranankan semula menggunakan tenaga dari Indo - Eropa, seperti yang dilakukan Chabar Perniagaan dan Sin Po pada awal terbitnya. Dalam perkembangannya, surat kabar Tionghoa peranankan bisa mandiri. Bahkan, ada yang memberikan kesempatan kepada orang-orang bumiputra (pribumi) sebagai jurnalis atau pengelola. Hal itu ditunjukkan oleh pengelola Keng Po, Siang Po, Sin Po, Pewarta Soersbsis, Mata Hari, dan Sin Tit Po.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Namun, jika dilihat dari spectrum politis yang dipantulkan dari surat kabar Tionghoa, setidaknya bisa dibagi dalam tiga aliran; yakni Kelompok Sin Po, Kelompok Chung Hwa Hui, dan Kelompok Indonesier (orang Indonesia). Kelompok Sin Po menolak kewarganegaraan Belanda dan menghendaki tumbuhnya nasionalisme Tiongkok. Sementara Kelompok Chung Hwa Hui cenderung pro-Belanda tapi masih ingin mempertahankan identitas etnisnya. Sedang Kelompok Indonesier tetap ingin mempertahankan identitas etniknya, tapi secara politik ingin berasimilasi dengan masyarakat local dan bersedia berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. (BERSAMBUNG)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;(SUTRISNO BUDIHARTO/pernah dimuat di RADAR SOLO-JAWA POS 11 Februari 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;*Menengok Kiprah Suku Tionghoa dalam Sejarah Pers di Indonesia (3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Publikasi Indonesia Raya pun Lewat Sin Po&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Ketika kalangan intelektual bumiputra (pribumi) masih kesulitan mengelola pers secara mandiri, surat kabar milik Tionghoa awal abad ke-20 menjadi salah satu sumber dan media penting untuk mendorong pergerakan nasional Indonesia guna melawan penjajah Belanda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;SIKAP Belanda terhadap pers milik yang dikelola kalangan Tionghoa awal abad ke-20 lalu cenderung lunak dan bisa dikatakan tidak mendapat represif -- berupa pembredelan atau penangkapan - seperti yang dialami jurnalis pribumi. Sebab, pers Tionghoa dianggap netral. Sikap lunak Belanda ini mungkin tak lepas dari kepentingan Belanda kala itu yang ingin memanfaatkan kaum Tionghoa sebagai alat politik dan ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Namun kalau akhirnya ada Tionghoa peranakan yang memiliki benih-benih rasa anti-Belanda seperti yang ditunjukkan Tionghoa Indonesier, hal itu juga bukan suatu keanehan. Sebab, sepak terjang orang Belanda terhadap orang Tionghoa juga berubah-ubah dan diskrimininatif. Bahkan, di Batavia pernah terjadi pembantaian massal terhadap kaum Tionghoa yang menelan korban sekitar 10 ribu jiwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Adalah surat kabar Sin Tit Po sebagai wakil pers Tionghoa peranakan yang bersedia menerima penuh ideologi nasionalisme Indonesia. Pengelola surat kabar -- yang juga menjadi corong setengah resmi Partai Tionghoa Indonesia (PTI) ini -- menganggap Indonesia sebagai tanah airnya dan bersedia berjuang untuk kemerdekaan. Mereka juga merasa, nasibnya telah terikat dengan nasib orang Indonesia pribumi. Tak aneh jika Sin Tit Po ikut menyebarkan ide-ide nasionalisme Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Lantas bagaimana dengan surat kabar Tionghoa yang pro-nasionalisme Tiongkok? Menurut Abdul Wakhid, meskipun surat kabar Sin Po berhaluan ke nasionalisme Tiongkok, bukan berarti mereka mengabaikan perjuangan nasional Indonesia. Apalagi, kelompok Sin Po juga menolak kewarganegaraan Belanda. Mereka tetap menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia. Pemberitaann Sin Po tidak mengabaikan peristiwa-peristiwa penting di Indonesia hingga bisa memberikan kesadaran dan inspirasi bagi perjuangan. Dalam beberepa periode, Sin Po banyak memakai wartawan bumiputra dan banyak memuat berita pergerakan. WR Supratman juga tercatat sebagai wartawan Sin Po. Melalui Sin Po juga lagu Indonesia Raya gubahan WR Supratman -- yang menjadi lagu kebangsaan Indonesia - pertama kali dipublikasikan. Sementara Ir Soekarno juga dikenal dekat dengan Sin Po.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pendek kata, hubungan pers Tionghoa dengan nasionalisme Indonesia dapat dilihat melalui fungsi-fungsi yang dijalankan pers. Menurut Nio Joe Lan, fungsi pers bukan sekadar memberikan informasi dan penyuluhan, tapi juga memberikan pendidikan masyarakat. Dari segi penyajian, bahasa yang diapakai pers Tionghoa peranakan adalah bahasa Melayu, sehingga secara tak langsung juga memasyarakatkan bahasa Melayu yang ketika itu sedang dikampnayekan sebagai bahasa persatuan di Indonesia melalui Sumpah Pemuda. Fungsi-fungsi pers sebagai media informasi dan pendidikan perjaungan ini, paling tidak juga ikut andil dalam menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Indonesia kala itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;(SUTRISNO BUDIHARTO/pernah dimuat di RADAR SOLO-JAWA POS 13 Februari 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;*Menengok Kiprah Suku Tionghoa dalam Sejarah Pers di Indonesia (4)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Majalah Boedi Oetomo Awalnya Milik Tan Tjoe Kwan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Ancaman pembredelan dan tekanan represif Belanda merupakan hambatan berat bagi kalangan bumiputra dalam mengelola surat kabar yang independen untuk mengobarkan api perjuangan. Untungnya, pengelola surat kabar Tionghoa peranakan bersikap terbuka dan memberikan tempat bagi kaum pribumi untuk belajar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sejak pertengahan abad ke-19, pemerintah Belanda memang terkesan sudah bersikap terbuka kepada kepada warga pribumi dalam mengelola media cetak. Setidaknya, hal itu bisa diketahui ketika pujangga Keraton Surakarta, RNg Ranggawarsita (1802-1873), dilibatkan dalam penerbitan bulettin Bromomartani yang dipimpin CF Winter. Namun isi Bromomartani hanya memuat berita-berita perdagangan dan artikel-artikel berbahasa Jawa. Ketika Bromomartani memuat artikel yang menyerang pemerintah Belanda, Residen Surakarta Hendrik Mac Gilavry marah. Setelah itu, RNg Ranggawarsita mundur dari Bromomartani (atau dipaksa mundur?). Ironisnya, taklama kemudian --tepatnya tahun 1873 -- Ranggawarsita wafat dengan meninggalkan misteri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Pada tahun 1900, jurnalis pribumi di Surakarta R Dirjatmojo juga diangkat menjadi editor Djawi Kanda yang diterbitkan Albert Rusche &amp;amp; Co. Sementara Dr Wahidin Sudirohusodo menjadi redaktur jurnal berbahasa Jawa Retnodhoemilah yang diterbitkan Firma H Burning milik kolonial. Hanya saja, media cetak yang masih berbau campur tangan kolonial tetap dianggap bukan termasuk pers nasional oleh Subagio IN -pengamat sejarah pers nasional yang juga mantan wartwan Antara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Menurut Subagio, pers nasional adalah pers yang dikelola secara mandiri oleh kaum pribumi. Sedang koran pertama yang dianggap sebagai pers nasional pertama adalah Medan Prijaji yang terbit di Bandung tahun 1907 dari hasil kerjasama antara Haji Samanhudi (Wirjowikoro) dan Raden Mas Tirtohadisoerjo. Koran inilah yang dikenal paling lugas memprotes kolonialisme dan faham-faham kolot.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Lantas bagaimana dengan pers pribumi lainnya? Terbitnya pers pribumi lainnya - baik koran atau majalah - awalnya tidak sedikit yang berangkat dengan menggunakan fasilitas milik kaum Tionghoa. Majalah Darmo Kondo tahun 1910 yang diterbitkan milik organisasi pergerakan nasional Boedi Oetomo, awalnya dimiliki dan dicetak oleh Tan Tjoe Kwan. Sedang redaksinya dipimpin oleh Tjhie Siang Ling yang mahir sastra Jawa (Lembaran Sejarah UGM, 1999).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sebelum Medan Prijaji terbit, menurut catatatan hidayatullah.com, Samanhudi (1868-1956) juga pernah memimpin media cetak Taman Pewarta. Berdasar catatan Benny Juwono, Taman Pewarta yang terbit di Surakarta itu konon juga dicetak Shie Dian Ho-sebuah penerbit milik Tionghoa Solo. Beberapa surat kabar lain yang modalnya diperoleh dari hasil kerjasama dengan Tionghoa antara lain adalah Warna Warta (Semarang), Slompret Melajoe (Semarang), dan beberapa surat kabar di Sumatra serta Kalimantan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sementara perkembangan pers milik Tionghoa sendiri, sampai tahun 1940-an, mengalami perkembangan pesat dengan olpah cukup besar. Sin Po misalnya, mampu menembus 25.000. Meski secara umum pers Tionghoa dianggap tidak berbahaya oleh penguasa Belanda, ada juga yang terkena delik pers. Seperti yang dialami Liem Koen Hian dari Keng Po yang dikenai denda karena dianggap menghina Landraad. Ketika Belanda menyingkir dan Jepang menguasai Jawa 1942, penerbitan pers banyak ditutup. Hiruk pikuk pers perjuangan jadi kendor luar biasa. Jurnalis Tionghoa ada yang ditangkapi dan baru dilepas tahun 1945 ketika Jepang menyerah dan keluar dari Indonesia.(BERSAMBUNG)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;(SUTRISNO BUDIHARTO/pernah dimuat di RADAR SOLO-JAWA POS 14 Februari 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;*Menengok Kiprah Suku Tionghoa dalam Sejarah Pers di Indonesia (5-habis)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Masih Sensitif Terhadap Masalah Politis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Sejarah pers milik Tionghoa di Indonesia - baik yang berbahasa Melayu atau berbahasa Tiongkok - hanya bertahan sekitar setengah abad. Namun, keberadaannya dinilai memiliki makna cukup penting bagi kaum Tionghoa sendiri maupun bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Perkembangan pers milik Tionghoa tahun 1940-an memang sempat mengalami perkembangan pesat dan mampu menembus olpah cukup besar. Hal itu tak lepas dari dukungan kelengkapan sarana produksi yang mereka miliki, seperti percetakan sendiri dan dukungan finansial yang kuat. Hanya saja, ketika Jepang mengambil-alih kekuasaan di Indonesia, keberadaan pers Tionghoa seperti tenggelam akibat tekanan represif. Jurnalis Tionghoa ada yang ditangkapi dan baru dilepas tahun 1945 ketika Jepang menyerah dan keluar dari Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Meski berusia pendek, Abdul Wakhid beranggapan, keberadaan pers Tionghoa tidak dapat dipisahkan dari dinamika kehidupan masyarakat dan sejarah pers di Indonesia. ''Pertumbuhan pers Tionghoa yang bersamaan dengan bangkitnya semangat nasionalisme dan pergerakan boleh jadi membiaskan pengaruh postif dan negatif bagi perkembangan nasionalisme Indonesia. Namun demikian, melalui pemahaman yang terbuka dan bijaksana, keberadaan pers Tionghoa kala itu memberikan nilai manfaat yang positif bagi perkembangan nasionalisme bangsa Indonesia,'' papar Abdul Wakhid seperti yang diuraikan dalam Lembaran Sejarah UGM, 1999.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Lantas, apa yang diperbuat kaum Tionghoa setelah Indonesia merdeka? Kalau menyimak catatan Leo Suryadinata berjudul Pemikiran Politik Minoritas Tionghoa di Indonesia, sikap kaum Tionghoa Indonesia sekitar proklamasi lalu sebenarnya tidak a-politik, meski terdapat perbedaan di antara mereka. Bahkan, beberapa tokoh Tionghoa harus keluar masuk pernjara seperti yang dialami kaum pegerakan nasional Indonseia lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Siauw Giok Tjhan -- salah satu tokoh Tionghoa Indonesia yang pernah menjadi menteri setelah proklamasi dan utusan Indonesia pertemuan Inter Asian Conference pertama di New Delhi-India pada tahun 1947 -- paling tidak juga berani meunjukkan sikap politiknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Hanya saja, selama 32 tahun pemerintahan Orde Baru lalu, kaum Tionghoa terkesan sangat sensitif jika diajak ngobrol masalah politis. Ironisnya, untuk merayakan tahun baru Imlek saja sampai tidak boleh oleh penguasa Orde Baru. Praktis, kalangan Tionghoa Indonesia terkesan hanya berkutat pada masalah ekonomi dan perdagangan. Tak aneh, ketika proses reformasi bergulir dan kaum Tionghoa bisa merayakan tahun baru Imlek secara terbuka lagi, ada yang mengaku lega.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;Namun, pemberitaan pers Tionghoa yang muncul pasca-Orde Baru ini, menurut Agus Sudibyo -- peneliti Institut Studi Arus Informasi (ISAI) Jakarta -- tetap lunak. Dicontohkan Agus, berita-berita politik Suara Baru misalnya, sempat memicu keberatan dari kalangan Tionghoa. Mereka khawatir sikap "frontal" Suara Baru pada beberapa kasus dapat memancing reaksi-reaksi negatif tertentu. Mereka merasa lebih nyaman jika Suara Baru mengangkat masalah-masalah budaya dan tidak ikut-ikutan berbicara soal politik. Kenapa demikian? Apakah ini merupakan sisa trauma politik diskriminatif Orde Baru atau masa kolonial lalu? Mungkin hanya rasa bijaksana yang dapat memberikan jawaban tepat. Yang jelas, menurut UUD, hak semua warga negara adalah sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="EN-US"&gt;(SUTRISNO BUDIHARTO/pernah dimuat di RADAR SOLO-JAWA POS 15 Februari 200&lt;i&gt;5)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-3507310575210513911?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/3507310575210513911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=3507310575210513911' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3507310575210513911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3507310575210513911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/04/kebebasan-pers.html' title='kebebasan pers'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1571981032593165837</id><published>2008-04-01T23:36:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T23:42:54.892-07:00</updated><title type='text'>Masalah Pemblokiran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya situs porno di blokir juga. senangnya saya. tapi yang masih menghawatirkan tetap saja masih bisa ke buka situs-situs tersebut. Para pelajar sekalian kami menghimbau harap bersadar diri dalam bertindak. Saya selaku pelajar juga sangat senang dengan sikap pemerintah yang mau memblokir situs porno.Dengan begini bagi orang yang otaknya ngeres tidakbisa membuka siitus tersebut. karena dapat membahayakan anak-anak berbuat mesum, padahal belum cukup umur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1571981032593165837?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1571981032593165837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1571981032593165837' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1571981032593165837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1571981032593165837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/04/masalah-pemblokiran.html' title='Masalah Pemblokiran'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-4729356600391731808</id><published>2008-03-21T21:27:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T21:32:08.620-07:00</updated><title type='text'>Membuat Virus</title><content type='html'>&lt;p&gt;    Ada kepuasan tersendiri bagi seorang pembuat virus &amp;amp; segala jenis variannya (trojan, worm, backdoor, macro, adware, spyware dll) bila hasil kreasinya dpt menerobos masuk komputer org lain &amp;amp; melakukan aktivitas ilegal di dalamnya. Bahkan akan semakin berkesan lagi kalo kegiatan ilegal yg dilakukan oleh serentetan kode mesin kreasinya sedikitpun &lt;u&gt;tidak tercium oleh komputer korban&lt;/u&gt;. Berikut ramuan yg umum dipakai mereka. Maaf, tidak saya lengkapi kode2nya krn melanggar etika bro... hehe :)&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Bahasa      Pemrograman&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Mulai dari ASM, C/C++, Pascal, &lt;st1:place st="on"&gt;Delphi&lt;/st1:place&gt;,      VB/VBScript, JavaScript. &lt;u&gt;Pilihan terbaik adlh bhs pemrograman yg      efisien (kecil) &amp;amp; independen (tanpa file runtime).&lt;/u&gt; Yg plg kuno      &amp;amp; plg susah namun plg efisien adlh Assembly (ASM). ASM merupakan kode      dasar mesin menggunakan nilai Hexa dari 00 s/d FF (1 byte = 8 bit, krn      komputer memakai nilai biner 0 &amp;amp; 1 maka ada 2^8 kombinasi = 256      karakter termasuk 0) misalnya nilai 74h &amp;amp; 75h mewakili perintah JE      &amp;amp; JNE. Bhs ini jg sering dipakai utk pemrograman IC-ROM Robotic.      Prinsipnya semakin gampang suatu bhs, maka semakin tidak efisien &amp;amp;      lambat virus yg dihasilkannya. So gentleman, choose your weapon!&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Penularan&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Prinsip dasar penularan adlh "COPY". Jadi bgmn virus membuat org      lain mengcopy dgn sukarela atau bahkan tanpa disadarinya sama sekali?      Gampang bok... Mereka akan menggunakan kata2 yg eye catching (misalnya:      PRIZE, GIFT, PORN, WIN, FREE, ato kata2 yg innocent sama sekali: win.com,      excel.exe, explorer.exe). Disini kreativitas pembuat virus benar2 diuji      &amp;amp; dpt Anda lihat nanti hasilnya brp semut yg termakan gula yg      disebarnya. :) Jadi utk apa kata2 tsb? Pembuat virus akan menamakan      virusnya dgn nama2 tsb lalu disebarkan melalui media email, bbs, irc,      website dll. Bila semut memakan gula, virus tsb akan aktif &amp;amp;      selanjutnya menjalankan kode2 yg dpt mereplika dirinya sendiri ke harddisk      (folder system tersembunyi), mencari &amp;amp; mengirim email ke seluruh      daftar contact korban atau chatting room &amp;amp; messenger. Pembuat virus jg      hrs pandai memilih media yg plg digemari saat ini, sehingga penularannya      lebih optimum.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Stealth&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Setiap program yg sedang berjalan pasti meninggalkan jejak di memory      dan/ato display, begitu juga virus. Utk itu virus akan melakukan langkah2      antisipasi menyembunyikan jejak mereka sbb:&lt;br /&gt;     a. Aktifkan program secara modal less (tidak muncul di taskbar &amp;amp;      system tray)&lt;br /&gt;     b. Jalankan program secara window less (tidak ada dialog box &amp;amp; segala      objek)&lt;br /&gt;     c. Hilangkan/samarkan program dari daftar process yg berjalan (gunakan      Spasi atau kata2 umum)&lt;br /&gt;     d. Bila virus tsb msh baru, mk utk sementara ia aman dari Virus Scanner,      tapi tdk utk selamanya, jadi selagi msh bisa virus akan      merusak/menonaktifkan lawannya tsb.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Encryption&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Pembuat virus akan berusaha sebisa mgkn menggunakan enkripsi berlapis      &amp;amp; mengganti passwordnya setiap kali virusnya menapakkan kaki di      komputer yg lain. Salah satu yg paling sederhana adlh memakai UPX      (Ultimate Packer for eXecutables) sebh program yg sebenarnya bertujuan      baik tetapi ternyata juga mampu menyamarkan jejak kode virus, shg setiap      kali Virus Scanner bekerja, ia tdk akan menemukan jejak kode virus tsb.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p&gt;Ya itulah sekapur sirih seluk beluk metode pembuatan virus. Ingat: Tidak untuk ditiru! tapi untuk diwaspadai! Semoga bermanfaat... :)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;=============&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-4729356600391731808?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/4729356600391731808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=4729356600391731808' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/4729356600391731808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/4729356600391731808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/03/membuat-virus.html' title='Membuat Virus'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-723695123125764492</id><published>2008-03-15T05:36:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T05:37:31.167-07:00</updated><title type='text'>Bebaskan Pers Indonesia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="titlenews"&gt;Bebaskan Pers Indonesia dari Ancaman Kekerasan dan Pemidanaan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="alertdate"&gt;28 Dec 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Nomor : 025/AJI-Adv/Pers/XII/2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Perihal : Siaran Pers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Pernyataan Akhir Tahun 2007 Aliansi Jurnalis Independen (AJI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Bebaskan Pers Indonesia dari Ancaman Kekerasan dan Pemidanaan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menutup tahun 2007 dengan keprihatinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;mendalam terhadap situasi kebebasan pers di tanah air. Ini disebabkan oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;meningkatnya jumlah kasus kekerasan terhadap jurnalis di berbagai wilayah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;bersamaan dengan kecenderungan upaya kriminalisasi terhadap jurnalis oleh aparat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;pemerintah maupun warga masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Pada satu sisi, AJI bersyukur karena publik semakin menyadari hak-hak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;informasinya. Kritik terhadap kesalahan pemberitaan pers berjalan seiring dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;tuntutan publik akan pers yang profesional dan mengedepankan etika jurnalistik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Masyarakat sudah mampu membedakan mana pers yang profesional-beretika dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;pers yang ngawur dan mengabaikan etika. Pada bagian ini, sudah sepatutnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;komunitas pers, termasuk organisasi media dan organisasi jurnalis di manapun,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;berbenah diri dengan meningkatkan standar kompetensi jurnalistiknya, termasuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;dengan memenuhi kesejahteraan para pekerjanya secara memadai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Pada sisi lain, sikap kritis publik dan pemerintah terhadap pers yang berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;berpotensi mengorbankan kepentingan yang lebih besar, yakni kebebasan pers dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;hak publik atas informasi, seperti dijamin Konstitusi. Ancaman terhadap pers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;bukan lagi berbentuk bredel atau sensor seperti pada zaman Soeharto, melainkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;ancaman pemidanaan dan pemenjaraan terhadap pekerja media. Jika dibiarkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;ancaman kriminalisasi pers ini akan menjadi momok baru yang membuat para&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;jurnalis tidak bisa lagi menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;amanat Undang Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;AJI juga mencatat adanya upaya pembelokan isu sistematis yang menyerang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;integritas wartawan Majalah Tempo Metta Dharmasaputra karena yang bersangkutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;berhasil membongkar manipulasi pajak PT Asian Agri lewat liputan investigasinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Penyebarluasan print-out pesan pendek (sms) yang seharusnya berklasifikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;rahasia, merupakan sebentuk ancaman atas pekerjaan profesional seorang jurnalis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;sekaligus merupakan pelanggaran langsung atas Undang-Undang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Telekomunikasi.Sayangnya, kepolisian yang merupakan pihak pertama pemohon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;salinan sms kepada PT Telkom sama sekali tidak berbuat apa-apa atas pelanggaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;undang-undang tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Peta Kekerasan Pers 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Sepanjang Januari - Desember 2007, AJI mencatat 75 kasus kekerasan terhadap pers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;di seluruh Indonesia. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya (2006), yakni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;53 kasus. AJI juga mencatat propinsi/kota yang paling berbahaya bagi jurnalis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;(2007) adalah Jakarta (17 kasus), Jawa Timur (14 kasus), Jawa Barat (10 kasus),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;disusul Propinsi Aceh (NAD) dan Sumatera Utara (Sumut) 8 kasus kekerasan. Pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;2006, di Jakarta tercatat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;ada 16 kasus kekerasan, Jawa Timur 7 kasus, dan Jawa Barat 6 kasus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Khusus masalah kriminalisasi terhadap pers, AJI mengecam sikap sejumlah aparat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan, yang melakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;penyidikan kasus pers tanpa melibatkan Dewan Pers (DP) sebagai pengadilan etik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;jurnalistik tertinggi dalam komunitas pers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;AJI juga menyesalkan sikap aparat penegak hukum (Polisi, Jaksa, Hakim) yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;menerapkan "pasal-pasal karet delik pers" dari Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;maupun KUH Perdata dalam menangani sengketa pemberitaan pers. Padahal, sesuai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;amanat Undang Undang Pers, setiap keberatan terhadap pemberitaan pers tersedia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;mekanisme hak jawab, hak koreksi, mediasi oleh Dewan Pers, pengadilan etik oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;organisasi jurnalis, sebelum akhirnya sampai ke wilayah hukum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Pada 2007, AJI mencatat ada sejumlah kasus kriminalisasi pers yang menarik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;perhatian publik serta dunia internasional. Antara lain; pengadilan atas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;kolumnis Koran Tempo, Bersihar Lubis, yang kini diadili di Pengadilan Negeri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Depok, Jawa Barat; pengadilan Pemimpin Tabloid Investigasi Eddy Sumarsono di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Pengadilan Negeri Jakarta Selatan; pemenjaraan mantan Pemimpin Umum Radar Jogja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Risang Bima Wijaya, dan Pemimpin Redaksi Tabloid Oposisi, Medan, Dahri Uhum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Nasution. Para jurnalis itu umumnya dihadapkan pada pasal "pencemaran nama baik"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;dan "kejahatan menyerang kehormatan",&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;yang secara zaman sudah tidak layak digunakan karena merupakan aturan hukum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;peninggalan kolonial Belanda. Korban perdata akibat penggunaan pasal ”pencemaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;nama baik” ini adalah majalah Time yang digugat bekas Presiden Soeharto. Majelis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;kasasi Mahkamah Agung memutus Time harus membayar denda Rp 1 triliun rupiah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Sungguh jumlah yang tak main-main karena kalau diberlakukan terhadap pers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;nasional, sudah pasti akan gulung tikar. Denda yang tak masuk akal ini sama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;artinya dengan pembunuhan terhadap pers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Secara internasional, sebenarnya Indonesia sudah masuk ke dalam negara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;"demokrasi penuh" dengan keberhasilan menyelenggarakan Pemilihan Umum secara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;langsung, aman dan transparan. Tapi situasi ini tidak didukung dengan iklim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;kebebasan pers yang masih menempatkan Indonesia sebagai negara "separuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;demokratis" dengan indeks kebebasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;pers yang masih buruk karena banyaknya kasus kekerasan serta pemidanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;terhadap pers (Sumber: Freedom House 2007 dan Reporters Sans Frontieres 2007).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Sebagai anggota Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) yang bermarkas di Brussel,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Belgia, dan pendiri Aliansi Pers Asia Tenggara (SEAPA) yang berbasis di Bangkok,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;AJI akan terus menjaga iklim kebebasan pers yang lebih baik dan berusaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;menjamin adanya hak publik atas informasi tetap dipenuhi sesuai amanat reformasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;dan Konstitusi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Dengan ini AJI menyatakan hal-hal sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;1. Mengecam kekerasan terhadap pers dan menolak setiap upaya kriminalisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;terhadap kebebasan menjalankan profesi jurnalistik, kebebasan mengeluarkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;pendapat secara tulisan dan lisan, serta meminta segenap aparat pemerintah dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;masyarakat agar lebih memahami tugas dan profesi jurnalistik yang sudah dijamin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Undang Undang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;2. Menuntut pemerintah Indonesia, c.q Kepala Kepolisian Republik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;(Kapolri), Kepala Kejaksaan Agung (Kejakgung), serta Ketua Mahkamah Agung (MA),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;agar menggunakan kewenangannya mengusut berbagai tindakan kekerasan terhadap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;pekerja pers, menghentikan upaya pemidanaan terhadap jurnalis dan pers sebagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;langkah konkret dalam menjaga demokrasi dan menjalankan amanat Konstitusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;tentang hak informasi publik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;3. Mengajak segenap komunitas pers, termasuk perusahaan pers, organisasi pers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;dan jurnalis agar secara sungguh-sungguh meningkatkan standar profesi dan etika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;jurnalistik, serta memperhatikan standar kesejahteraan pekerja pers. AJI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;mengingatkan, pers yang profesional dan taat kode etik jurnalistik (KEJ 2006)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;akan mendapat dukungan publik, sehingga pers bisa menjalankan tugas dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;profesinya lebih bebas. AJI juga mengajak segenap kalangan pers untuk melawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;segala bentuk teror dan ancaman yang dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;mencederai kebebasan pers dan profesi jurnalistik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Jakarta, 28 Desember 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Heru Hendratmoko Eko Maryadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Ketua Umum Koordinator Divisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="textstandard"&gt;Advokasi&lt;/span&gt; &lt;span class="copy"&gt;&lt;b&gt;(www.ajiindonesia.org)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-723695123125764492?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/723695123125764492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=723695123125764492' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/723695123125764492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/723695123125764492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/03/bebaskan-pers-indonesia.html' title='Bebaskan Pers Indonesia'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-275450551900150073</id><published>2008-03-15T05:32:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T05:35:56.650-07:00</updated><title type='text'>Lyric lagi naruto.</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="Default" style="'width:12pt;height:12pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Dewa\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://forums.narutofan.com/images/icons/icon1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Dewa/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="Default" title="Default" class="inlineimg" shapes="_x0000_i1025" border="0" height="16" width="16" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;strong&gt;Naruto Lyrics [Season 7+]&lt;/strong&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;  &lt;hr align="center" color="white" noshade="noshade" size="1" width="100%"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!-- / icon and title --&gt;&lt;!-- message --&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAMI KAZE SATERAITO (DISHARMONIC SATELLITE) ~ SNORKEL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(INSTRUMENTAL)&lt;br /&gt;NAMIDA SHITA KAZE WO&lt;br /&gt;ATSUMETE ITAINA&lt;br /&gt;NAMI NO SAGITSUKATE&lt;br /&gt;KANATAE KAKETEKU&lt;br /&gt;KAKU KOWAKU NANTERU&lt;br /&gt;UCHIHA TOOKUTEMO&lt;br /&gt;EGAI TA MIRAIE&lt;br /&gt;TSUZUKITERU&lt;br /&gt;(INSTRUMENTAL)&lt;br /&gt;HARUKANA GOOKARA&lt;br /&gt;KANAMA NO KIMI ETO&lt;br /&gt;ANOGIBI NO KAZE TO&lt;br /&gt;KAKERA OTO-OTO KEKA&lt;br /&gt;SARISHIKU WA NAIYO&lt;br /&gt;MITSUMO OTO-OTO MI IRU&lt;br /&gt;KOTO MARE MO KAZE GA&lt;br /&gt;SUMAITERU&lt;br /&gt;TOKI GA BOKURA WO SEKASHITE&lt;br /&gt;TODOU GA SUPIIDO AGETETA&lt;br /&gt;YUME NO NAKA DE MEZAMETEMO&lt;br /&gt;ONAJI HIKARI NO SAGASHITA&lt;br /&gt;KAKAYAKU HOSHIZORA NO SHITA&lt;br /&gt;KAZOE KIRENAI SEIZA TO KAGE&lt;br /&gt;NEMUNE NAI KYORUTA WOU TE&lt;br /&gt;KASU KARA KIRI GI MOTOMETE&lt;br /&gt;(INSTRUMENTAL)&lt;br /&gt;TETAI TEBAKARE YO&lt;br /&gt;KIRIKAESHITE MO NAO&lt;br /&gt;MORUN KON IRU KOTO MO NO MAMA DA&lt;br /&gt;AOI NEIJI NANTE&lt;br /&gt;TSUBATA KON WA KETE&lt;br /&gt;SHIMA TARA A&lt;br /&gt;TSUKINI KIRI NIAU TOKI WA&lt;br /&gt;MOTSURETAI TOUDOI E&lt;br /&gt;AKIRU MONE HANA SHIWA SHUTE&lt;br /&gt;GEKIRU NAKEWA WOTEI YO&lt;br /&gt;HANAYARU MACHI HA MIWA RUKU&lt;br /&gt;ASAGA KEGA HOUSO RYO TERU&lt;br /&gt;SONO SA KIRI KIMI WA NANI WO&lt;br /&gt;NANI WO MITSUMETE IRU DARO&lt;br /&gt;NANI WO MITSUMETE IRU DARO&lt;br /&gt;TOKI GA GASOKU WO TSUZUKETEE&lt;br /&gt;KAZE NA BOKURA WO TSUNAIDEE&lt;br /&gt;SABISHIRU WA NAIYO&lt;br /&gt;IMA NO KOTO MI IRU&lt;br /&gt;TOKO MADE WO KAZE WA&lt;br /&gt;...end...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOBA NI IRU KARA (BY YOUR SIDE) ~ AMADORI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(INSTUMENTAL)&lt;br /&gt;YEEE–E-EH&lt;br /&gt;DOKOMADE MO TSUZUKU MICHI NI WA&lt;br /&gt;IRONA KOTO ARUNDA NE&lt;br /&gt;TSUYOGARI NA KIMI GA KYOU WA&lt;br /&gt;JIWAKI HOSHI NI NAMIDA GOE&lt;br /&gt;DONNA YUME&lt;br /&gt;OIKAKETE KOKOMADE KITAN DAROU&lt;br /&gt;WAKARANAKU NATARI SURU KOTO WA&lt;br /&gt;BOKU NI DATE ARU KARA NE BABY&lt;br /&gt;KIMI GA NAMIDA NO TOKI NI WA&lt;br /&gt;BOKU GA SOBA NI IRU KARA&lt;br /&gt;HANAREBA NARE NO YORU DATE NE&lt;br /&gt;BOKU GA SOBA NI IRU KARA&lt;br /&gt;ITSUKA RITA SORA NI WA&lt;br /&gt;IWAMO ARUNO KANA&lt;br /&gt;BOKURA GA MITEITA YUME OMOI DASHITE&lt;br /&gt;(INSTRUMENTAL)&lt;br /&gt;FURITSUZUKU&lt;br /&gt;AMEWA SORA WO ARADE IRU NO KARA&lt;br /&gt;KIMI GA AKIMA ATARI SHINA KONTA&lt;br /&gt;BOKU WA SHINTE IRU KARA NE BABY&lt;br /&gt;YUMI GA NAMIDA NO TOKI NI WA&lt;br /&gt;BOKU GA SOBA NI IRU KARA&lt;br /&gt;HANAREBA NARE NO YORU DATE NE&lt;br /&gt;BOKU GA SOBA NI IRU KARA&lt;br /&gt;BOKU GA SOBA NI IRU KARA&lt;br /&gt;(INSTRUMENTAL)&lt;br /&gt;...end...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pare-do (Parade) ~ Chaba with Yashiki Gota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Instrumental)&lt;br /&gt;kaze ga fuite ara&lt;br /&gt;itai kienai omoi&lt;br /&gt;nani omote koka&lt;br /&gt;atsumete hitotsu&lt;br /&gt;mireto nai&lt;br /&gt;mireto nai&lt;br /&gt;shiteru nante baka mitai&lt;br /&gt;mujeki ni nante ara&lt;br /&gt;imeji&lt;br /&gt;kito sore wa iwarenai&lt;br /&gt;kito sore wa iwarenai&lt;br /&gt;raino mune kogase&lt;br /&gt;senbon yume watare&lt;br /&gt;juwo mujin kakete&lt;br /&gt;te ni sukamu sekae&lt;br /&gt;kumo ga chikirete&lt;br /&gt;hin ga mata hochi de&lt;br /&gt;hitori no pare-do ga&lt;br /&gt;ugokidasu&lt;br /&gt;boken kichijitsu&lt;br /&gt;shimpaku jyosho&lt;br /&gt;meian sogu&lt;br /&gt;seimei souai&lt;br /&gt;(Instrumental)&lt;br /&gt;meshi mo ite shimarai&lt;br /&gt;nara anata no kami yo&lt;br /&gt;kai de sute motto&lt;br /&gt;yosen aru kotoba&lt;br /&gt;wakara nai wakara nai aru&lt;br /&gt;ware de keja wakara nai&lt;br /&gt;dakara motto fuka anu&lt;br /&gt;shita shita&lt;br /&gt;raha nante yume mitai&lt;br /&gt;raha nante yume mitai&lt;br /&gt;raino mune kogase&lt;br /&gt;senbon yume watare&lt;br /&gt;juwo mujin kakete&lt;br /&gt;me wuni aru kiseki&lt;br /&gt;kumo ga chikirete&lt;br /&gt;hin ga mata hochi de&lt;br /&gt;futatsu no pare-do ga&lt;br /&gt;yosore hito gete&lt;br /&gt;(Instrumental)&lt;br /&gt;daremo ga hou de iru&lt;br /&gt;boketo nishizure&lt;br /&gt;tairu ga aru (a)&lt;br /&gt;soitsu kobasu yawa ni&lt;br /&gt;teo no bashite wa&lt;br /&gt;oiyo na hito (a)&lt;br /&gt;mittsu ke raru hanada ii&lt;br /&gt;rarata nokashi kitto&lt;br /&gt;konachi motto&lt;br /&gt;raino mune kogase&lt;br /&gt;senbon yume watare&lt;br /&gt;juwo mujin kakete&lt;br /&gt;te ni sukamu sekae&lt;br /&gt;kumo ga chikirete&lt;br /&gt;hin ga mata hochi de&lt;br /&gt;mikansen no pare-do de&lt;br /&gt;dokoma demo&lt;br /&gt;boken kichijitsu&lt;br /&gt;shimpaku jyosho&lt;br /&gt;meian sogu&lt;br /&gt;seimei souai&lt;br /&gt;boken kichijitsu&lt;br /&gt;shimpaku jyosho&lt;br /&gt;meian sogu&lt;br /&gt;seimei souai&lt;br /&gt;...END...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RE:MEMBER ~ FLOW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kakiru ra sesunjai wo koto ni iru to&lt;br /&gt;Arata na tabi ga ima hajimaru&lt;br /&gt;kawariyuku kisesu no naka wo&lt;br /&gt;ikiru futabi ni bokura&lt;br /&gt;kieta tsuyosa o te ni ireta kedo&lt;br /&gt;(JUST ONCE , ONE MORE GAME)&lt;br /&gt;mawatteku jikan no naka ni&lt;br /&gt;okizari ni shita omoi wo&lt;br /&gt;wasureta koto sura wasureteita&lt;br /&gt;kuzurekaketa toki&lt;br /&gt;kodoku hoshi de&lt;br /&gt;deaeta boku ga hitori janai&lt;br /&gt;sora kazasu kanjou kono omoi o&lt;br /&gt;namida de mune ni o kaeteiku&lt;br /&gt;yami ni uchiawasu sekoro o kitto eru yo&lt;br /&gt;ore ni itami no hata no moto de&lt;br /&gt;uzuriyu fuki yoku no maka de&lt;br /&gt;korona mai tai zetsu to monou&lt;br /&gt;uzuketa sono shite samayo teita&lt;br /&gt;bouteku to hate de&lt;br /&gt;deaeta no wa&lt;br /&gt;wazukate monta shikana nukumori&lt;br /&gt;sora kazasu kanjou kono omoi o&lt;br /&gt;namida de mune ni o kaeteiku&lt;br /&gt;yami ni uchiawasu sekoro o kitto eru yo&lt;br /&gt;ore ni itami no hata no moto de&lt;br /&gt;"GONNA BE NUMBER ONE"&lt;br /&gt;"GONNA BE NUMBER ONE"&lt;br /&gt;"GONNA BE NUMBER ONE"&lt;br /&gt;keokizu no wa hitori wa&lt;br /&gt;sora kazasu kanjou kono omoi o&lt;br /&gt;namida de mune ni o kaeteiku&lt;br /&gt;yami ni uchiawasu koro o kitto eru yooo&lt;br /&gt;whoo&lt;br /&gt;kakiru ra sesunjai wo koto ni iru to&lt;br /&gt;hibi ke anoa kazuki no sora ni&lt;br /&gt;...end...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yellow Moon ~ Akeboshi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Instrumental)&lt;br /&gt;kino akorasai zenbun ketaide&lt;br /&gt;nore MY FIRST GUITAR hena koende&lt;br /&gt;(Instrumental)&lt;br /&gt;muchu demo tebai azewo boikushite&lt;br /&gt;mikatsu kiwa histeru boku no mune n de&lt;br /&gt;chikyu wa koro ai iru no raiomo&lt;br /&gt;kaze minu deru mo nanda mendo de&lt;br /&gt;YELLOW MOON ima MOON IS kagoe de me o akete&lt;br /&gt;SHADOWED MOON mada yume o miteru&lt;br /&gt;yume o mite yume o mite se o muke I'M NOT ALONE&lt;br /&gt;yume o mite TELL ME eso mou&lt;br /&gt;EVERY DAY AND EVERY NIGHT&lt;br /&gt;omoi tsu ekeko tobote&lt;br /&gt;EVERY DAY AND EVERY NIGHT&lt;br /&gt;kimi eno boi motsutaemo&lt;br /&gt;EVERY DAY&lt;br /&gt;(Instrumental)&lt;br /&gt;YELLOW MOON ima MOON IS kagoe de me o akete&lt;br /&gt;SHADOWED MOON mada yume o miteru&lt;br /&gt;yume o mite yume o mite se o muke I'M NOT ALONE&lt;br /&gt;yume o mite izu aeru&lt;br /&gt;EVERY DAY AND EVERY NIGHT omoi tsu kekomo made&lt;br /&gt;hinmi edo omoi wo imazuku zutae maku&lt;br /&gt;EVERY DAY AND EVERY NIGHT aefure taezu te&lt;br /&gt;chirakata mama no kimochi o ima sugu ni&lt;br /&gt;mahou no CHORD CHANGE nemure nai machi&lt;br /&gt;higawari no JUST GUITAR soto mainade&lt;br /&gt;...END...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natsuhiboshi (Summer Star) ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;natsuhiboshi naze akai?&lt;br /&gt;yuube kanashii wo mita&lt;br /&gt;naite hanashita&lt;br /&gt;akai me yo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;natsuhiboshi naze mayou&lt;br /&gt;kieta warashi wo sagashiteru&lt;br /&gt;dakara kanashii yume wo miru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...end...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*note that i dont truly know japanese, i just write what i hear, so dont consider these as perfessional lyrics&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;!-- / message --&gt;&lt;!-- sig --&gt;__________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FCs:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Spoiler&lt;/b&gt;: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;input value="Show"  style="margin: 0px; padding: 0px; width: 45px;font-size:10;" onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = '';  this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" type="button"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:93.75pt;height:37.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Dewa\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image002.png" href="http://i43.photobucket.com/albums/e351/derangedwithoutglasses/Yuki-Banner-1copy.png"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Dewa/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="50" width="125" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:37.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Dewa\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image004.gif" href="http://img54.imageshack.us/img54/8536/tsubanner2ji8.png"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Dewa/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" shapes="_x0000_i1028" border="0" height="50" width="150" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;  &lt;hr /&gt;&lt;!-- / sig --&gt;&lt;!-- edit note --&gt; size=1 width="100%" noshade color=white align=center&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Last edited by r_ray52 : 05-13-2006 at &lt;/em&gt;&lt;span class="time"&gt;&lt;i&gt;02:05 PM&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;!-- / edit note --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-275450551900150073?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/275450551900150073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=275450551900150073' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/275450551900150073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/275450551900150073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/03/lyric-lagi-naruto.html' title='Lyric lagi naruto.'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-3818316260548798468</id><published>2008-03-15T05:16:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T05:27:44.148-07:00</updated><title type='text'>ETIKA MEDIA MASSA: Memahami Perkembangan Media Massa dalam Masyarakat</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://ekawenats.blogspot.com/2007/05/etika-media-massa-memahami-perkembangan.html"&gt;ETIKA MEDIA MASSA: Memahami Perkembangan Media Massa dalam Masyarakat&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Ketika media massa berada dalam konteks sosial dan dikonsumsi oleh khalayak maka pada saat itu media massa berhadapan dengan masalah etika. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa media massa pada dasarnya tidak bebas nilai. Seluruh proses produksi, distribusi dan konsumsi pesan komunikasi merupakan hasil interaksi para pelaku, konsumen dan distributor komunikasi. Interaksi inilah yang mau tidak mau menempatkan proses komunikasi dalam kerangka tindakan manusia. Mana tindakan yang baik, mana tindakan yang buruk. Itulah point utama dari masalah etika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Bagian ini mencoba untuk memberikan bahasan singkat mengenai etika dalam konteks media massa. Etika dan nilai membimbing individu atau kelompok pelaku komunikasi atas seluruh pilihan, sikap dan tindakan yang dianggap perlu dalam menyatakan proses komunikasi itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;PEMIKIRAN ETIS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika adalah lini arahan atau aturan moral dari sebuah situasi di mana seseorang bertindak dan mempengaruhi tindakan orang atau kelompok lain. Definisi etika ini juga berlaku untuk kelompok media sebagai subjek etis yang ada. Setiap arahan dan aturan moral mempunyai nilai dan level kontekstualisasi pada tingkat individu, kelompok, komunitas atau sistem sosial yang ada. Dapat dikatakan bahwa etika pada level tertentu sangat ditentukan oleh arahan sistem sosial yang disepakati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;menentukan kualitas etika yang ditegakkan. Dilema moral atau pilihan moral selalu mempunyai masalah yang tidak begitu saja diselesaikan secara simplistik. Pilihan-pilihan etis harus berdasarkan kaidah norma atau nilai yang menjadi prinsip utama tindakan etis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;PRINSIP-PRINSIP ETIS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Prinsip-prinsip etis adalah dasar rasional dalam setiap pilihan tindakan yang etis. Prinsip-prinsip etis yang bisa diperlihatkan adalah aturan nilai tengah Aristoteles (Aristotle Golden Mean) yang mempunyai makna bahwa tindakan etis yang baik adalah prinsip tindakan di antara dua nilai ekstrim yang berlawanan, prinsip imperatif kategoris Immanuel Kant yang menyatakan bahwa kita harus bertindak berdasarkan prinsip nilai yang universal (misalnya prinsip kebaikan, kejujuran, tidak boleh membunuh), prinsip situasional adalah prinsip bahwa tindakan manusia selalu bersifat kontekstual dan relatif didasarkan pada situasi tertentu, prinsip utilitas adalah prinsip yang menyatakan bahwa tindakan selalu mendasarkan pada prinsip kegunaan dan prinsip ”membahagiakan” semua orang, prinsip yang lain adalah prinsip pragmatis yang menyatakan bahwa tindakan yang baik adalah tindakan yang bisa dilakukan atau bisa diaplikasikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Dalam perkembangan selanjutnya, etika dalam memberikan nilai bahwa pertimbangan utama tindakan etis selalu mendasarkan pada empat titik atau kuadran utama, yaitu situasi, nilai, prinsip dan loyalitas. Inilah yang disebut dengan Kotak Potter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;KODE ETIK&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika dalam level tertentu adalah etika dalam profesi. Ketika berada dalam konteks situasional selalu juga memperhatikan profesionalisme. Nilai etis dalam konteks profesionalisme akan menghasilkan kode etik. Arahan etika dalam kode etik didasarkan dalam dua dasar utama, yaitu prinsip tanggung jawab sosial dan kesejahteraan bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Pola dua dasar utama ini akan berbenturan dengan nilai atau prinsip nilai yang berkembang sampai sekarang. Mana yang harus didahulukan etika personal atau etika perusahaan, mana yang harus diutamakan kepentingan publik atau kepentingan individual. Dilema-dilema etis dalam perusahaan modern semakin juga diperumit dengan masalah tekanan ekonomi yang memang menjadi arahan pokok etika perusahaan yang ada sekarang. Perkembangan etika aplikatif tentunya selalu harus memperhatikan aspek komunitas atau kepentingan publik. Akhirnya tidak mengherankan apabila sekarang berkembang model tanggung jawab perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Dilema-dilema etis dan pengembangan etika perusahaan yang muncul sekarang juga serta merta menumbuhkan masalah sejauh mana akhirnya kita harus membuat aturan dan norma etika bisa dilakukan atau dilaksanakan dalam praktek hidup sehari-hari. Oleh sebab itu, diperlukan juga lembaga-lembaga publik yang mengontrol, mengawasi dan menjadi ”anjing penjaga” sejauh mana etika bisnis atau perusahaan dapat dieksekusi secara bersama-sama. Tentunya masalah pendidikan juga menjadi penting dalam usaha membuat aturan atau norma etika bisa dijalankan dan diaplikasikan dalam hidup sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;ISU-ISU ETIS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Ada beberapa isu etis yang berkembang sampai sekarang. Setidaknya ada etika jurnalisme, etika hiburan media, etika PR, etika periklanan, etika penelitian komunikasi, etika konsumen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika jurnalisme adalah arahan nilai etika yang diaplikasikan dalam dunia jurnalisme yang berkembang sampai sekarang. Terdapat beberapa isu etis di dalamnya, yaitu keterbatasan etika dalam kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi dalam media, isu akurasi dalam dunia jurnalisme adalah masalah klasik yang berhubungan dengan hubungan antara produksi, proses dan konsumsi berita yang nantinya berkaitan dengan masalah pembingkaian realitas yang ada, isu lainnya adalah isu fairness yang memuat derajad keseimbangan dan kejujuran dalam produksi dan proses berita, isu berikut adalah isu konfidensialitas yang memuat asumsi perlindungan atas masalah kerahasiaan sumber berita, isu sensasionalitas adalah isu yang berkembang ketika media massa berhadapan dengan tekanan ekonomi (sejauh mana berita tidak melebih-lebihkan realitas sedemikian rupa), isu komersialisasi berita adalah isu klasik tentang desakan bisnis dalam jurnalisme (di mana sering terjadi tabrakan etis antara kepentingan publik dan kepentingan bisnis, lihat juga masalah integrasi dan konsentrasi bisnis di dalamnya), isu jurnalisme press release adalah isu hubungan antara jurnalis dengan kelompok yang memakai press release sebagai alat advokasi, isu terakhir adalah isu privasi di mana jurnalisme mempunyai kemampuan untuk melakukan invasi berlebihan pada wilayah privat seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika dunia hiburan mempunyai beberapa isu pokok, yaitu: pertama, siapa yang bertanggung jawab terhadap efek media? Dunia hiburan mempunyai nilai-nilai anti sosial yang bisa dikembangkan oleh masyarakat. Padahal di satu sisi, media hiburan menempatkan diri sebagai reflektor kehidupan masyarakat. Isu kedua adalah isu payola. Payola adalah proses penyisipan pesan-pesan anti sosial dalam media hiburan yang dikonsumsi oleh khalayak. Isu plugola adalah isu iklan semu yang disisipkan dalam konteks hiburan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika Humas adalah etika yang mengatur perilaku humas yang bisa bermuka dua. Di satu sisi, PR berfungsi sebagai institusi yang melayani kepentingan publik dan di sisi lain, PR berfungsi sebagai mata dan mulut perusahaan yang terkait. Keduanya mempunyai kepentingan yang berbeda. Kedua kepentingan tersebut juga bisa bertabrakan satu sama lain. Masalahnya adalah bagaimana praktisi PR bisa menempatkan diri dalam konteks kepentingan yang berbeda tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika periklanan adalah etika yang mengatur profesionalis periklanan. Ada beberapa isu yang muncul dalam kerangka etika periklanan, yaitu sejauh mana iklan bisa dipertanggungjawabkan ketika produk yang ditawarkan adalah produk yang berbahaya, sejauh mana praktisi periklanan mampu menjadi ”pengarah tersembunyi” yang dimungkinkan dalam dunia periklanan, bagaimana pertanggungjawaban etis pada konteks periklanan yang mendorong labelisasi atau stereotip yang muncul dalam dunia periklanan, bagaimana praktisi periklanan mampu melaksanakan dan konsisten dalam melaksanakan privasi konsumen, isu lainnya adalah isu intrusiveness dalam periklanan yang mampu ”menodong” konsumen sehingga konsumen tidak mempunyai pilihan selain tindakan mengkonsumsi, isu lainnya adalah isu iklan subliminal dan iklan yang mengelabui konsumen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika penelitian komunikasi lebih mau melihat posisi dan tindakan peneliti dalam ilmu komunikasi terhadap responden atau informan dalam sebuah penelitian ilmu komunikasi. Ada kode-kode etik tertentu yang berlaku lurus dalam sebuah penelitian komunikasi. Perlakuan terhadap informan atau responden, asas konfidensialitas, asas kejujuran dalam penelitian merupakan isu-isu yang berkembang dalam penelitian komunikasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Etika konsumen lebih mau menyatakan bahwa konsumen punya hak untuk mendapatkan kompensasi yang memadai dalam seluruh hasil komunikasi atau media massa modern. Masalah ini berkembang seturut perkembangan teknologi komunikasi yang ada di dunia global sendiri. Masalah web surfing yang memuat isu-isu yang rentan bagi konsumen harus menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Penghargaan yang benar atas aspek subjek dan objek komunikasi menjadi relevan dalam hal ini. Selain itu masih banyak hal yang berhubungan dengan masalah sharing data yang sudah jamak di dunia maya. Hal itu juga membuka peluang atas terjadinya praktek pencurian, hacking dan manipulasi data yang sekarang sedang marak di dunia internet. Penghargaan dan pengakuan terhadap hak kekayaan intelektual adalah penghargaan dan pengakuan yang diperlukan. Sehingga konsumen sendiri tidak dihadapkan pada masalah etika, terutama ketika mereka sedang mendengar, menonton dan bahkan menjalankan program komputer. Sistem keamanan yang menjamin konsumen sebagai subjek pokok harus diperhatikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;hr align="left" size="1" width="33%"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://ekawenats.blogspot.com/2007/05/etika-media-massa-memahami-perkembangan.html#_ftnref1" title=""&gt;http://ekawenats.blogspot.com/2007/05/etika-media-massa-memahami-perkembangan.html - _ftnref1&lt;/a&gt;Dirangkum dari Straubbar, J., 2006, Media Now: Understanding Media, Culture and Technology, bab XV&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-3818316260548798468?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/3818316260548798468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=3818316260548798468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3818316260548798468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3818316260548798468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/03/etika-media-massa-memahami-perkembangan.html' title='ETIKA MEDIA MASSA: Memahami Perkembangan Media Massa dalam Masyarakat'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-5597492268745167737</id><published>2008-03-14T00:28:00.001-07:00</published><updated>2008-03-14T00:43:16.964-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='liburan'/><title type='text'>Chaba</title><content type='html'>&lt;pre style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Chaba - Parade&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;intro: &lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt; (x2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kaze ga fuite Ah~~~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C/B&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Itai kienai omoi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Nani wo motteikouka atsumete hitotsu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Nidoto nai, Nidoto nai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C/B&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;shitteru nante baka mitai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Mujyaki ni natte Ah~~~ IMEEJI...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kiitto sore wa owaranai...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Em&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Rai no mune kogase Sen no yume watare&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Jyu wo mujin kakete Te ni tsukamu sekai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Em&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kumo ga chigirete Hi ga mata ochite&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;Am&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;F&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;G&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Hitori no PAREEDO ga ugokidasuu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bouken Kichijitsu Shinpan Jyoushou&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://www.ultimate-guitar.com/tabs/c/chaba/parade_crd.htm"&gt;C&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Meian Souguu Seimei Souai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;I just tabbed the first part because it repeats and you can do it in the full version of &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;song. This is the TV version. Anyway you can email me (ramen@taste.la) about the song. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;sure this is the correct chords if anyone has any doubt.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-5597492268745167737?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/5597492268745167737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=5597492268745167737' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/5597492268745167737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/5597492268745167737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/03/chaba.html' title='Chaba'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1376311652493128659</id><published>2008-02-16T04:13:00.002-08:00</published><updated>2008-02-16T04:29:15.411-08:00</updated><title type='text'>Bios</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R7bWBkMA0zI/AAAAAAAAADo/i6KEkkUugAI/s1600-h/o.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R7bWBkMA0zI/AAAAAAAAADo/i6KEkkUugAI/s320/o.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167552944836498226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;OPTIMASI BIOS UNTUK OVERCLOCK&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Berbeda dengan pembahasan sebelumnya, jika anda mengoptimalkan BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;untuk meningkatkan kestabilan komputer maka yang anda lakukan adalah sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Misalnya untuk pilihan antara x222 dan x333 anda dapat mencoba x333. Jangan anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 30&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;197&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ubah seluruh pilihan secara langsung. Ubah pilihan satu per satu. Kemudian komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dites lagi, jika masih mengalami ketidakstabilan berarti ada bagian yang lain yang harus&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;diubah. Ketidakstabilan komputer umumnya sangat dipengaruhi oleh pilihan semacam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“Read cycle” atau “Write cycle”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pilihan disabled dapat jadi lebih menjanjikan kestabilan komputer yang di-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;overclock.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk pemakai SDRAM, berdasarkan pengalaman, tidak perlu ada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pengubahan apa-apa. Semuanya pada kecepatan akses tertinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika mengalami kegagalan pada pembacaan hard disk coba turunkan PIO dari 4&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menjadi 3. Kinerjanya hampir tidak berbeda. Tapi begitu turun ke PIO 2,1 atau 0 akan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dapat dirasakan perbedaanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengujian Kecepatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Setelah melakukan pengubahan sebaiknya langsung melakukan pengujian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kecepatan komputer. Program yang bisa digunakan adalah System Information for&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Windows dari Norton Utilities. WinBench 97 atau program-program pengetes bus&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;clock, memori, atau video card.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Biasanya setting optimal dapat meningkatkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kecepatan sampai 10% dari kecepatan standart.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengujian yang jauh lebih penting adalah pengujian keandalan. Pengubahan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;setting chipset dan hard disk dapat menimbulkan kekacauan pada kecepatan memori&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;atau pembacaan hard disk. Ketidakberesan pada memori dan hard disk biasanya dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dideteksi melalui Windows, coba jalankan Windows. Jika gagal mendapatkan pesan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“Starting Windows” kemungkinan hal itu disebabkan karena crash pada hard disk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sedangkan pesan-pesan kesalahan berupa pesan yang menyatakan crash pada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;alamat tertentu menandakan ada ketidakberesan dalam pengubahan setting memori.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Proses ini adalah proses trial dan error. Dengan adanya kesalahan maka akan membuat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kita sadar untuk tidak mengulangnya di masa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;13.4.3 Upgrade BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Upgrade BIOS sama seperti upgrade-upgrade lainnya, seperti upgrade&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;motherboard, upgrade prosessor, atau upgrade komputer. Upgrade BIOS merupakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 31&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;198&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;suatu proses perbaikan dari BIOS yang dimiliki oleh komputer. BIOS berisi rutin-rutin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;I/O dan dukungan penanganan terhadap bermacam-macam teknologi perangkat keras.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BIOS merupakan singkatan dari Basic Input Output System. BIOS menyediakan rutin-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;rutin yang dapat dilakukan komputer tanpa melakukan akses ke disk. BIOS juga berisi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;rutin untuk POST (Power On Self Test), booting, pengontrol keyboard, serial port,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;parallel port, dsb. Mengapa diperlukan upgrade BIOS ? Upgrade BIOS dilakukan tidak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pada seluruh motherboard.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hanya pada motherboard-motherboard terbaru yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mendukung/menggunakan flash BIOS. Motherboard yang menggunakan flash BIOS,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pada chipnya digunakan EEPROM (Electrically Erasable Read Only Memory),&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;EEPROM ini memiliki sifat dapat dihapus dan diisi kembali dengan menggunakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;listrik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keuntungan Upgrade BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Dukungan terhadap prosessor baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dengan upgrade BIOS anda tidak perlu mengganti motherboard untuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mendukung prosessor-prosessor baru. Misalkan saat ini motherboard yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dipakai belum mendukung IDT C6, dengan upgrade BIOS dimungkinkan BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;yang baru akan mendukung prosessor ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Dukungan terhadap hard disk ukuran besar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Motherboard yang lama memiliki BIOS yang belum mendukung LBA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;untuk memproses hard disk dengan ukuran diatas 523 MB sehingga anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;terpaksa memakai software seperti OnTrack untuk memprosesnya. Dengan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BIOS yang baru yang mendukung LBA maka tidak perlu menggunakan software&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Dukungan terhadap fasilitas-fasilitas baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Fasilitas yang ada di BIOS bisa ditambah dan diperbaiki, misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;booting dari CD-ROM, menukar drive A dan B lewat BIOS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Dukungan terhadap media penyimpanan baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Misalnya : drive LS-120, disk drive 2.88 MB&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Dukungan Plug n Play&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 32&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;199&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dengan BIOS Plug n Play maka komputer akan dapat menerima card-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;card plug n play dan mengkonfigurasikannya secara otomatis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lagipula&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Windows 95/98 keatas sangat mendukung BIOS Plug n Play ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Perbaikan kesalahan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada beberapa BIOS komputer yang memiliki bug (kesalahan) di&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dalamnya sehingga mengganggu penggunanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dengan BIOS yang baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;diharapkan kesalahan ini telah diperbaiki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada satu keuntungan dari Upgrade BIOS yang paling penting yang tidak dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dirasakan pada upgrade processor yaitu : GRATIS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kerugian Upgrade BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kerugian upgrade BIOS adalah bahwa upgrade BIOS ini berisiko.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;beberapa dukungan yang tidak dapat diberikan oleh BIOS yang baru yang disebabkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;karena tiak ada dukungan perangkat keras. Misalkan : yang diharapkan adalah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dukungan USB padahal motherboard yang dipakai tidak ada konektor USB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Resiko&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Resiko yang paling fatal adalah komputer yang dipergunakan tidak lagi dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dipakai booting. Hal ini dapat disebabkan karena :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Salah mengambil BIOS image (misalkan : salah merk, salah chipset)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Ada kerusakan pada BIOS image&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Listrik mati pada saat BIOS sedang diisi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Kegagalan program, misalkan menjalankannya lewat Windows 95&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk menghindari resiko-resiko tersebut, lakukan hal-hal berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Pastikan BIOS image yang didapatkan benar-benar untuk motherboard yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;digunakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Pastikan tidak ada kerusakan pada BIOS image (dapat di-download beberapa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kali dan membandingkannya).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Jalankan program untuk flash BIOS sesuai dengan aturan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Backup dulu BIOS anda sebelum diisi dengan BIOS yang baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 33&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;200&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Buat disket booting yang berisi system DOS, program untuk flash&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(AWDFLASH atau AMIFLASH), dan data BIOS yang lama (backup). Hal ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;sangat diperlukan jika anda megnalami kegagalan penulisan BIOS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Flash BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk mengetahui apakah motherboard yang digunakan menggunakan FLASH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BIOS atau tidak, beberapa cara yang dapat dilakukan adalah :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Membaca manual motherboard&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di manual tersebut anda dapat menerima informasi apakah motherboard&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;anda menggunakan Flash BIOS atau EEPROM atau tidak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Melihat chip BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Apakah chip BIOS sudah tertancap pada motherboard atau pada socket&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;khusus. Flash BIOS biasanya menggunakan socket khusus dan dapat dilepas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Melihat merek chip BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Merek chip BIOS bukan Award atau AMI (ini merek BIOS). Untuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;melihatnya anda dapat membuka stiker yang tertempel. Pastikan bahwa chip&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tersebut bukan tipe EPROM yang dapat dihapus dengan ultra violet (chip ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;memiliki satu jendela kecil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pada permukaannya yang digunakan untuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menghapus isinya). Untuk mendeteksi apakah ada jendela pada chip BIOS anda,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;anda dapat meraba permukaannya untuk mengenalinya. Umumnya caranya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;begitu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Merek-merek EEPROM diantaranya adalah :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Am29F010: AMD 5 volt flash rom&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Am28F010, Am28F010A; AMD 12 volt flash rom&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• AT28C010,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AT28MC010,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AT29C010,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AT29LC010,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AT29MC010,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AT29MC010; Atmel 5 volt flash rom&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• CAT28F010V5, CAT28F010I; Catalyst 5 volt flash rom&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Persiapan Upgrade BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebagai persiapan untuk melaksanakan upgrade BIOS paling tidak yang barus&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dilakukan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 34&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;201&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Mengetahui merk dan tipe motherboard&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Memiliki program untuk melakukan pengisian EEPROM&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Diberikan pada disket/CD-ROM yang disertakan pada pembelian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;motherboard. Program ini tergantung pada BIOS yang anda gunakan. Award&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BIOS menggunakan program AWDFLASH.EXE sedangkan AMI BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menggunakan AMIFLASH.COM atau yang mirip-mirip dengan itu. Jika anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tidak memilikinya, dapat di-download lewat .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Memiliki BIOS yang baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Cara mendapatkannya adalah :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;o Dengan mengunjungi web sitenya di Internet&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;o Mencari motherboard dengan merek dan tipe yang sama persis dengan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;anda, dan pastikan bahwa motherboard tersebut memiliki BIOS yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;lebih baru dari milik anda (dapat dilihat pada tanggalnya pada saat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;komputer dinyalakan), lalu simpan BIOSNYA dan anda sudah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mendapatkan BIOS image yang diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Cara Upgrade BIOS :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk pengisian EEPROM, dapat menggunakan program-program yang telah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;disebutka sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan untuk menjalankannya, perlu diperhatikan larangan-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;larangan berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Jalankan dari DOS murni, jangan dari sistem operasi lain seperti Windows atau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;shel-shel yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Jangan gunakan memori manager, dan macam-macam program resident.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Gunakan booting yang bersih, dan kalau perlu dilakukan booting dengan cara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“safe mode command prompt only” atau membuat disket booting tanpa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;autoexec.bat dan config.sys.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Sebaiknya fasilitas sistem BIOS Cacheable pada BIOS Setup dimatikan. Jika&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;sudah berada pada command prompt, jalankan program yang dimaksud&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(AWDFLASH atau AMIFLASH).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AWDFLASH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 35&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;202&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Setelah dijalankan program AWDFLASH, maka tampilan program akan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;meminta anda memasukkan nama file yang akan ditulis ke EEPROM. Masukkan nama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;file seusai yang anda miliki, misalnya NEWBIOS.BIN, setelah itu program akan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menanyakan apakah anda ingin menyimpan BIOS yang lama. Jawablah ‘Y’, dan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;masukkan nama file untuk BIOS yang lamaa, misalnya OLDBIOS.BIN. Di bagian atas&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;layar akan muncul merek dan jenis chip EEPROM yang terpasang pada motherboard.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selanjutnya program akan menanyakan apakah anda yakin untuk menulis ke EEPROM,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;jawablah ‘Y’jika anda yakin dan ‘N’ jika membatalkannya. Jika anda menjawab ‘Y’&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;maka AWDFLASH akan menampilkan pesn agar anda tidak mematikan power dan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mereset komputer, untuk beberapa detik pertama program tidak menampilkan tampilan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;apapun (sedang menghapus EEPROM), kemudian tampil tampilan proses pengisian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;EEPROM. Jika sudah selesai, anda dipersilahkan untuk mematikan atau mereset&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;komputer.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Silahkan reset komputer anda dan jika komputer booting secara normal, berarti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;anda sukses melakukan upgrade BIOS, jika komputer diam atau muncul bunyi dari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;speaker tampaknya terjadi kegagalan dalam proses upgrade BIOS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kesalahan-kesalahan yang mungkin timbul antara lain adalah “insufficient&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;memory”, untuk mengatasinya silahkan non aktifkan fasilitas “Video BIOS cacheable”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pada BIOS SETUP. Kesalahan lain yang mungkin timbul adalah “The program file’s&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;part number does not match with your system”. Kesalahan ini hanya muncul pada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AWDFLASH versi 5.33 dan sesudahnya. Jika pesan ini muncul ada kemungkinan ada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kesalahan tipe BIOS yang anda download. Silahkan diperiksa lagi apakah BIOS image&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;sudah sesuai dengan merek dan tipe motherboard. Jika pesan ini muncul jawablah ‘N’&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pada saat ditanya apakah anda yakin untuk mengisi BIOS. Sebenarnya anda dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menjawab ‘Y’ jika sudah benar-benar yakin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AMIFLASH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tampilan AMIFLASH berbasis grafik tidak seperti AWDFLASH yang berbasis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;teks. Cara menjalankannya pun mirip, setelah dijalankan anda akan ditanya apakah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;akan menyimpan BIOS, jika ya anda dapat memasukkan nama filenya. Kemudian anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 36&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;203&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;akan ditanya nama file untuk BIOS yang baru, dst. Pada bagian kanan bawah layar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;akan ada informasi tentang chip EEPROM yang ada di motherboard.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika Gagal Dalam Upgrade BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika ada kegagalan dalam proses upgrade BIOS, maka berfikirlah dulu untuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;membeli motherboard yang baru. Masih ada beberapa cara untuk mengatasinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Beberapa diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1. Pada beberapa AWARD BIOS yang menggunakan boot block BIOS anda dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;melakukan hal-hal berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Ganti VGA card dengan yang bertipe ISA (Anda dapat menggunakan PCI tapi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tidak ada tampilan apa-apa).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Masukkan disket booting di drive A (disket ini seharusnya sudah anda buat)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Nyalakan komputer anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Komputer akan melakukan booting, dan jalankan program untuk mengisi BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dan isi kembali dengan BIOS yang lama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2. Lepaskan chip EEPROM (diperlukan obeng kecil tipe “-“ untuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mengangkatnya), dan bawalah ke pusat elektronik di dekat tempat anda yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mampu mengisi chip EEPROM. Bawa disket yang berisi backup BIOS anda,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dan isilah chip BIOS dengan file BIOS image anda yang lama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3. Melakukan hot swapping, cara ini cukup berbahaya jika tidak teliti dan tidak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;hati-hati. Untuk itu lakukan langkah-langkah berikut ini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• pinjam komputer teman yang memiliki chip BIOS dengan merek chip yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;sama kalau bisa, atau jumlah kaki yang sama. Tegangan kerjanya pun harus&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;sama, 5V atau 12V.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• pastikan bahwa “System BIOS cacheable” di BIOS SETUP diaktifkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Cabut chip BIOS komputer teman anda, lalu pasang lagi. Tapi jangan kencang-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kencang agar dapat dengan mudah dicabut, kalau terlalu kendor maka chip BIOS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tidak akan dikenali. Jangan lupa dimana kaki nomer 1 berada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Nyalakan komputer, lakukan booting bersih (“safe mode command prompt&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;only”) atau dengan disket booting yang telah anda buat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Cabut chip EEPROM miliki teman anda, hati-hati melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Page 37&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan Komputer&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;204&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Pasang chip EEPROM milik anda, perhatikan kaki chip nomer 1 (ada tanda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;lingkaran kecil di salah satu sudut chip). Pasang dengan kencang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Jalankan program untuk mengisi EEPROM, isilah EEPROM dengan backup&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BIOS anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Setelah selesai, matikan komputer. Cabut chip BIOS milik anda, ganti dengan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;chip BIOS teman anda. Jangan salah dengan kaki chip nomer 1.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;• Pastikan chip BIOS teman anda juga berjalan dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada motherboard yang menggunakan chipset yang mendukung USB maka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BIOS-setup akan menampilkan pilihan ini. Pilihan “enabled” akan mengaktifkan USB&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Controller sedangkan pilihan “disabled” akan mematikannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;USB merupakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;singkatan Universal Serial Bus. Suatu sistem koneksi peripheral seperti keyboard,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mouse, printer, kamera dengan menggunakan satu kabel saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Onboard FDC Controller&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pilihan “enabled” akan mengaktifkan Onboard-Floppy-Disk-Controller.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Resource yang digunakan oleh controller ini adalah IRQ 6 dan DMA 2. Jika anda buat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menjadi “disabled” anda akan kehilangan floppy disk controller (dan disk drive anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tentunya), kecuali anda akan menambah floppy disk controller card secara manual.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Onboard Serial Port ½&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Digunakan untuk konfigurasi OnBoard Serial Port. Biasanya ada dua channel&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;serial port yang dimiliki oleh motherboard. Pilihan “disabled” akan menyebabkan serial&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;port anda tidak aktif, sedangkan pilihan lainnya akan menentukan port dan IRQ yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;digunakan. Pilihan-pilihan lainnya itu antara lain “3F8/IRQ4”, “2F8/IRQ3”, dsb. Ada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kalanya anda harus mengganti konfigurasi serial port ketika anda memasang modem&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;internal yang menggunakan COM4.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;UART2 Mode&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Digunakan untuk konfigurasi serial port yang digunakan untuk komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dengan komponen infra merah. Pilihan “standart” digunakan untuk komunikasi normal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dengan interface RS-232-C. Sedangkan pilihan lainnya, yaitu “IrDA 1.0”, “IrDA 1.1”,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“ASK-IR” digunakan untuk menentukan tipe alat komunikasi infra merah yang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;perpasang pada serial port PC anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Duplex Mode&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pilihan “Full” akan membuat komunikasi melalui infra merah dapat melakukan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pengiriman dan penerimaan secara bersamaan sedangkan pilihan “Half” akan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menyebabkan proses pengiriman dan penerimaan data akan dilakukan secara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;bergantian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1376311652493128659?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1376311652493128659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1376311652493128659' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1376311652493128659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1376311652493128659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/bios.html' title='Bios'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R7bWBkMA0zI/AAAAAAAAADo/i6KEkkUugAI/s72-c/o.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-8152885075139284846</id><published>2008-02-11T22:48:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T22:59:47.905-08:00</updated><title type='text'>Kehidupan masa kini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Kehidupan sekarang memang terlalu bebas, banyak sekali perempuan yang menjadi PSK karena kebutuhan ekonomi namun tidak semua dengan alasan seperti itu diantaranya saja dengan alasan awet mudalah dan lain - lain.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Banyaknya perempuan yang berbuat seperti itu, sangat mencemaskan masyarakat khususnya para kaum pria yang memiliki iman jadi sulit unutuk memilih pasangan hidupnya , apakah dian masih perawan apa tidak. padahal banyak sekali dampak dari sex bebas itu diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;bisa terkena HIV aids&lt;/li&gt;&lt;li&gt;terkena penyakit kelamin.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-8152885075139284846?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/8152885075139284846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=8152885075139284846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8152885075139284846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8152885075139284846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/kehidupan-masa-kini.html' title='Kehidupan masa kini'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1566977021382565294</id><published>2008-02-06T23:52:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T23:53:21.242-08:00</updated><title type='text'>Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -4; left: 0px; margin-left: 0px; margin-top: 1px; width: 493px; height: 671px;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/LEZZ%7E1.NET/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" shapes="_x0000_s1026" height="671" width="493" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: Forte; color: rgb(113, 0, 226);" lang="IN"&gt;Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Seorang muslimah, diperintahkan untuk menutup auratnya ketika keluar rumah, yaitu dengan mengenakan pakaian syar'i yang dikenal dengan jilbab atau hijab. Namun dalam kenyataan masih banyak di antara para muslimah yang belum mau memakainya. Ada yang dilarang oleh orang tuanya, ada yang beralasan belum waktunya atau nanti setelah pergi haji dan segudang alasan yang lain. Nah apa jawaban untuk mereka? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Saya Belum Bisa Menerima Hijab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Untuk ukhti yang belum bisa menerima hijab maka perlu kita tanyakan, "Bukankah ukhti sungguh-sungguh dan yakin dalam memeluk Islam, dan bukankah ukhti telah mengucapkan la ilaha illallah Muhammad rasulullah dengan yakin? Yang berarti menerima apa saja yang diperintahkan Allah SWT dan Rasulullah? Jika ya maka sesungguhnya hijab adalah salah satu syari'at Islam yang harus dilaksanakan oleh para muslimah. Allah SWT telah memerintah kan para mukminah untuk memakai hijab dan demikian pula Rassulullah SAW memerintahkan itu. Jika anda beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, maka anda tentu akan dengan senang hati memakai hijab itu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;2. Saya Menerima Hijab, Namun Orang Tua Melarang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Kalau saya tidak taat kepada orang tua, saya bisa masuk neraka. Kepada saudariku kita beritahukan bahwa memang benar orang tua memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia, dan kita diperintahkan untuk berbakti kepada mereka. Namun taat kepada orang tua dibolehkan dalam hal yang tidak mengandung maksiat kepada Allah SWT , sebagaimana dalam firman-Nya, artinya, &lt;i&gt;"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya," &lt;/i&gt;(QS. Luqman: 15) Meskipun demikian kita tetap harus berbuat baik kepada kedua orang tua kita selama di dunia ini. Inti permasalahannya adalah, bagaimana saudari taat kepada orang tua namun bermaksiat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, padahal Allah SWT adalah yang menciptakan anda, memberi nikmat, rizki, menghidupkan dan juga yang menciptakan kedua orang tua saudari? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;3. Saya Tidak Punya Uang untuk Membeli Jilbab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Ada dua kemungkinan wanita muslimah yang mengucapkan seperti ini, yaitu mungkin dia berdusta dan mungkin juga dia jujur. Jika dalam kesehariannya dia mampu membeli berbagai macam pakaian dengan model yang beraneka ragam, mampu membeli perlengkapan ini dan itu, maka berarti dia telah bohong. Dia sebenarnya memang tidak berniat untuk membeli pakaian yang sesuai tuntunan syari'at. Padahal pakaian syar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma; color: blue;" lang="IN"&gt;،&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;¦i biasanya tidak semahal pakaian-pakaian model baru yang bertabarruj. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: relative; z-index: -3;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: 0px; top: -93px; width: 488px; height: 672px;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/LEZZ%7E1.NET/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" shapes="_x0000_s1027" height="672" width="488" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Maka apakah saudari tidak memilih pakaian yang seharusnya dikenakan oleh seorang wanita muslimah. Apakah anda tidak memilih sesuatu yang dapat menyelamatkan anda dari adzab Allah SWT dan kemurkaan-Nya? Ketahuilah pula bahwa kemuliaan seseorang bukan pada model pakaiannya, namun pada takwanya kepada Allah SWT. Dia telah berfirman, artinya, &lt;i&gt;"Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu."&lt;/i&gt; (QS. Al-Hujurat: 13) Adapun jika memang anda seorang yang jujur, jika benar-benar saudari berniat untuk memakai jilbab maka Allah SWT akan memberikan jalan keluar. Allah SWT telah mengatakan, artinya, &lt;i&gt;"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya."&lt;/i&gt; (QS. Ath-Thalaq 2-3) Kesimpulannya adalah bahwa untuk mencapai keridhaan Allah dan untuk mendapatkan surga, maka segala sesuatu akan menjadi terasa ringan dan mudah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang; color: blue;" lang="IN"&gt;4. Cuaca Sangat Panas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Jika saudari beralasan bahwa cuaca sangat panas, kalau memakai jilbab rasanya gerah, maka saudari hendaklah selalu mengingat firman Allah SWT, artinya, &lt;i&gt;"Katakanlah, "Api neraka Jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jikalau mereka mengetahui."(&lt;/i&gt;QS. At-Taubah: 81) Apakah anda menginginkan sesuatu yang lebih panas lagi daripada panasnya dunia ini, dan bagaimana saudari menyejajarkan antara panasnya dunia dengan panasnya neraka? Yang dikatakan oleh Allah SWT, artinya, &lt;i&gt;"Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah."&lt;/i&gt; (QS. An-Naba’: 24-25) Wahai saudariku, ketahuilah bahwa surga itu diliputi dengan berbagai kesusahan dan segala hal yang dibenci nafsu, sedangkan neraka dihiasi dengan segala yang disenangi hawa nafsu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;5. Khawatir Nanti Aku Lepas Jilbab Lagi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Ada seorang muslimah yang mengatakan, "Kalau aku pakai jilbab, aku khawatir nanti suatu saat melepasnya lagi." Saudariku, kalau seseorang berpikiran seperti anda, maka bisa-bisa dia meninggalkan seluruh atau sebagian ajaran agama ini. Bisa-bisa dia tidak mau shalat, tidak mau berpuasa karena khawatir nanti tidak bisa terus melakukannya. Itu semua tidak lain merupakan godaan dan bisikan setan, maka hendaklah suadari mencari sebab-sebab yang dapat menjadikan anda selalu beristiqamah. Di antaranya dengan banyak berdo'a agar diberikan ketetapan hati di atas agama, bersabar dan melakukan shalat dengan khusyu'. Allah SWT berfirman, artinya, &lt;i&gt;"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'."&lt;/i&gt; (QS. Al-Baqarah: 45) Jika saudari telah memegang teguh sebab-sebab hidayah dan telah merasakan manisnya iman maka saudari pasti tidak akan meninggalkan perintah Allah SWT, karena dengan melaksanakan itu anda akan merasa tentram dan nikmat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: relative; z-index: -2;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: 0px; top: -204px; width: 488px; height: 672px;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/LEZZ%7E1.NET/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" shapes="_x0000_s1028" height="672" width="488" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;6. Aku Takut Tidak Ada Yang Menikahiku &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Saudariku! Sesungguhnya laki-laki yang mencari istri seorang wanita yang bertabarruj, membuka aurat dan senang melakukan berbagai kemaksiatan maka dia adalah laki-laki yang tidak memiliki rasa cemburu. Dia tidak cemburu terhadap yang diharamkan Allah SWT, tidak cemburu terhadapmu, dan tidak akan membantumu dalam ketaatan, menuju surga serta menyelamatkanmu dari neraka. Jadilah engkau wanita yang baik, Insya Allah engkau mendapatkan suami yang baik pula. Engkau lihat berapa banyak wanita yang tidak berhijab, namun dia tidak menikah, dan engkau lihat berapa banyak wanita berjilbab yang telah menjadi seorang istri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;7. Kita Harus Bersyukur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;"Oleh karena kecantikan merupakan nikmat dari Allah SWT, maka kita harus bersyukur kepada-Nya, dengan memperlihatkan keindahan tubuh, rambut dan kecantikan kita." Mungkin ada di antara muslimah yang beralasan demikian. Suadariku! Itu bukanlah bersyukur, karena bersyukur kepada Allah SWT bukan dengan cara melakukan kemaksiatan. Allah SWT berfirman, &lt;i&gt;"Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka."&lt;/i&gt; (QS. An-Nur:31) Dalam firman-Nya yang lain, &lt;i&gt;"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min, "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka".&lt;/i&gt; (QS. Al-Ahzab:59)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada kita adalah iman dan Islam, jika anda ingin bersyukur kepada Allah maka perlihatkanlah kesyukuran itu dengan sesuatu yang disenangi dan diperintahkan Allah SWT, di antaranya adalah dengan mememakai hijab atau jilbab. Inilah syukur yang sebenarnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1029" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -1; left: 0px; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 488px; height: 672px;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/LEZZ%7E1.NET/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" shapes="_x0000_s1029" height="672" width="488" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;8.Belum Mendapatkan Hidayah &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Ada sebagian muslimah yang mengatakan, "Saya tahu bahwa jilbab itu wajib, namun saya belum mendapatkan hidayah untuk memakainya." Kepada saudariku yang yang beralasan demikian kami katakan, "Bahwa hidayah itu ada sebabnya sebagaimana sakit itu akan sembuh dengan sebab pula. Orang akan kenyang juga dengan sebab, yakni makan. Kalau anda setiap hari meminta kepada Allah agar ditunjukkan ke jalan yang lurus, maka anda harus berusaha meraihnya.Di antaranya, hendaklah anda bergaul dengan wanita yang baik-baik, ini merupakan sarana yang sangat efektif, sehingga hidayah dapat anda raih dan terus-menerus terlimpah kepada ukhti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Batang;" lang="IN"&gt;9.Aku Takut Dikira Golongan Sesat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Ketahuilah saudariku! Bahwa dalam hidup ini hanya ada dua kelompok, hizbullah (kelompok Allah) dan hizbusy syaithan (kelompok syetan). Golongan Allah adalah mereka yang senantiasa menolong agama Allah SWT, melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Sedangkan golongan setan sebaliknya selalu bermaksiat kepada Allah dan berbuat kerusakan di muka bumi. Dan ketika ukhti melakukan ketaatan, salah satunya adalah memakai hijab maka berarti ukhti telah menjadi golongan Allah SWT, bukan kelompok sesat. Sebaliknya mereka yang mengumbar aurat, bertabarruj, berpakaian mini dan yang semisal itu, merekalah yang sesat. Mereka telah terbius godaan syetan atau menjadi pengekor orang-orang munafik dan orang-orang kafir. Maka berbahagialah anda sebagai kelompok Allah SWT yang pasti menang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Jilbab atau hijab adalah bentuk ibadah yang mulia, jangan sejajarkan itu dengan ocehan manusia rendahan. Dia disyari'atkan oleh Penciptamu, kalau engkau taat kepada manusia dalam rangka bermaksiat kepada Allah SWT maka sungguh engkau akan binasa dan merugi. Mengapa engkau mau diperbudak oleh mereka dan meninggalkan ketaatan kepada Allah SWT Yang menciptakan, memberi rizki, menghidupkan dan mematikanmu? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;So, pilih yang mana ukhti? Golongan yang dimurkai Allah SWT atau golongan yang dicintai Allah. Tentukan pilihanmu sekarang juga, karena kita tidak akan tahu kapan kita akan menghadap kehadirat Allah SWT?&lt;sub&gt;@denny&lt;/sub&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt;Sumber: Buletin Darul Qasim, " Wa man Yamna'uki minal hijab", Dr Huwaidan Ismail&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Papyrus; color: blue;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1566977021382565294?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1566977021382565294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1566977021382565294' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1566977021382565294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1566977021382565294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/tak-mau-berjilbab-alasan-dan-jawaban.html' title='Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1248387615377665410</id><published>2008-02-06T23:40:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T23:49:32.235-08:00</updated><title type='text'>Sholat Tarawih Rasulullah bukan 20 raka'at</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="judul1"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;" lang="IN"&gt;Bantahan : Sholat Tarawih Rasulullah bukan 20 raka'at&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="bawah1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Kategori : Bid'ah-Bid'ah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:59.25pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="file:///I:\Homepage%20Salafy%20Online%20Indonesia%20http--www_salafy_or_id_files\bismi.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana; color: rgb(0, 102, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Verdana; color: rgb(0, 102, 0);" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; color: rgb(113, 0, 226);" lang="IN"&gt;Shalat Tarawih Bersama Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Verdana; color: rgb(113, 0, 226);" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Mukadimmah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita memujinya, memohon pertolongan dan memohon ampunan kepada-Nya. Kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejelekan diri-diri kita dan amal-amal kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka tak seorangpun yang dapat memberi hidayah kepadanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Saya bersaksi bahwa tidak yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Amma ba’d :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Telah terdapat riwayat shahih yang mauquf atas sahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu akan tetapi secara hukum marfu’ (sampai kepada) Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, bahwa beliau (Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu) mengatakan : “Bagaimana dengan kalian jika fitnah yang membuat pikun orang dewasa dan membuat besar anak kecil menyelimuti kalian, bahkan manusia menjadikannya sebagai Sunnah. Jika ditinggalkan sedikit saja darinya. Maka akan dikatakan : “Sunnah telah ditinggalkan ?” Mereka mengatakan : “ Kapan itu ?”. “Jika ulama kalian telah pergi, pembaca Al-Qu’ran semakin, banyak ahli fiqih semakin sedikit, semakin banyak pimpinan kalian, semakin sedikit orang yang jujur, dan dicari manfaat dunia dengan menggunakan amalan akhirat dan dipelajari selain agama”.”( Riwayat ad Darimi 1/64 dengan dua sanad salah satunya shahih dan yang lain hasan, juga Hakim 4/514 dan lainnya) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Saya (Syaikh Albani) berkata : “Hadist ini termasuk tanda-tanda kenabian Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dan kebenaran risalahnya, karena setiap point dari point-pointnya telah terwujud saat ini. Di antaranya, menyebarnya bid’ah dan manusia terfitnah olehnya sehingga menganggap bid’ah sebagai Sunnah dan menjadikannya sebagai agama yang dianut. Jika ahlusSunnah meninggalkannya kepada Sunnah yang benar-benar jelas dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam akan dikatakan : “Sunnah telah ditinggalkan ?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Inilah yang menimpa kami ahlussunah di Syam. Ketika kami menghidupkan Sunnah shalat tarawih sebelas rakkat dengan menjaga ketenangan dan kekhusyuan dan berbagai dzikir yang didapat dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam semampunya, suatu perkara yng telah ditinggalkan oleh mayoritas orang-orang yang tetap shalat dengan dua puluh rakaat. Akan tetapi mereka tetap berontak, dan bangkit qiyamat mereka ketika kita terbitkan buku kita yang berjudul “Shalatut Tarawih” [Telah dicetak ulang buku ini dengan cetakan kedua oleh Zuhair Syawisy tahun 1405 H, dengan bentuk huruf yang baru akan tetapi percobaan-percobaannya tidak disodorkan kepada saya untuk saya teliti sendiri, hal itu disebabkan sulitnya komunikasi antara Beirut dan Oman, sehingga terdapat sedikit kesalahan cetak, sebagiannya karena mengikuti cetakan yang pertama diantaranya yang ada pada hal (32) dan pada cetakan pertama pada hal (37) – yang berbunyi, pent seperti :”yang shalat dhuhur 5 rakaat dan Sunnah fajar 4 rakaat” yang benar adalah “shalat Sunnah Dhuhur” dengan dalil, kata yang mengikutinya “dan surah Fajar” dan kata-kata yang mendahuluinya serta kontek kalimatnya. Dan telah memperalat kesalahan cetak ini sebagian ahlil-bid’ah, lalu mendirikan diatasnya istana-istana mereka dalam buku-buku mereka yang akan dusebut nanti, akan tetapi istana mereka itu diatas bibir jurang yang terpuruk.] yang itu merupakan buku kedua dari silsilah buku kita “Tasdidul ishabah ila man zaa’ma nusratal hulafa’ur Rasyidin wa shahabah”, karena apa yang mereka lihat didalamnya dari hakekat beberapa hal :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;1. Bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam tidak shalat tarawih lebih dari 11 rakaat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;2. Bahwa Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu memerintahkan Ubay radhiyallahu ‘anhu dan Tamim ad Dary radhiyallahu ‘anhu untuk mengimami manusia di bulan Ramadhan dengan 11 rakaat sesuai Sunnah yang shahih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;3.Bahwa riwayat : “Sesungguhnya manusia melakukan shalat tarawih di masa Umar di bulan Ramadhan 20 rakaat adalah riwayat lemah”, syadz yakni menyelisihi riwayat-riwayat yang diriwayatkan oleh orang-orang yang tsiqah (terpercaya) yang mengatakan : “11 rakaat dan bahwa Umar memerintahkan dengannya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;4. Bahwasanya riwayat yang syadz tersebut seandainya benar, maka mengambil riwayat yang shahih adalah lebih baik karena sesuainya dengan Sunnah dari sisi jumlah, dan tidak didapati pada riwayat itu bahwa Umar radhiyallahu ‘anhu memerintahkan shalat 20 rakaat, orang-orang saja yang melakukan itu, berbeda dengan riwayat yang shahih, karena didalamnya terdapat bahwa Umar radhiyallahu ‘anhu memerintahkan shalat dengan 11 rakaat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;5. Juga seandainya benar, tidak berarti kemudian harus mengamalkannya, dan meninggalkan amalan dari riwayat yang shahih yang sesuai dengan Sunnah, dimana yang mengamalkan Sunnah justru dianggap keluar dari jamaah. Bahkan puncak faedah yang ingin didapatkan dari riwayat itu adalah dibolehkannya 20 rakaat dengan pasti dan apa yang selalu dilakukan oleh Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah lebih utama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;6. Kami telah terangkan juga didalamnya bahwa 20 rakaat tersebut tidak didapatkan dari seorangpun shabat yang mulia satupun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;7. Bathilnya sangkaan bahwa mereka (shahabat -pent) telah bersepakat atas 20 rakaat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;8. Kami terangkan pula dalil yang mewajibkannya selalu melakukannya dengan jumlah yang terdapat dalam Sunnah, dan kami terangkan juga bahwa para ulama yang mengingkari penambahan dari jumlah tersebut, dan lain-lain dari faedah-faedah yang jarang didapatkan terkumpul dalam satu kitab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Semua itu dengan dalil-dalil yang jelas dari Sunnah yang shahih dan dari atsar (ucapan aau perbuatan salafush shalih- pent) yang dipercaya. Ini merupakan perkara yang menyebabkan sikap berontak membabi-buta dari sekelompok syaikh ahli taqlid, sebagaimana didapati dalam khutbah dan pelajaran-pelajaran mereka, sebagiannya lagi dalam buku-buku yang mereka tulis untuk membantah buku kami terdahulu. Tapi semuanya kosong dari ilmu yang bermanfaat dan hujah yang mendasarinya. Bahkan buku itu dicorat-coret dengan celaan dan cercaan sebagaimana kebiasaan orang-orang yang salah ketika berontak terhadap kebenaran dan para pengikutnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Oleh karenanya kami tidak melihat adanya faedah yang besar dengan menghabiskan waktu kita untuk membantah mereka, dan menerangkan cacatnya ucapan mereka, karena umur ini terlalu pendek untuk membahas panjang lebar (masalah tersebut –pent) karena terlalu banyaknya. Semoga Allah memberi hidayah-Nya kepada mereka semuanya. Dan tidak mengapa kita memberikan contoh asal hal itu dengan salah satu dari mereka. Dia menurutku adlah lebih afdhal dan paling berilmu[Yaitu syaikh Ismail Al-Anshary salah seorang pegawai di kantor fatwa di kota Riyadh.]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Akan tetapi ilmu, jika tidak disertai dengan keikhlasan akhlaq yang suci, mudharatnya atas orangnya lebih besar dari manfaatnya, sebagaimana diisyaratkan oleh sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Permisalan orang yang mengajarkan manusia kebaikan dan melupakan dirinya seperti lentera yang menerangi orang lain tapi membakar dirinya”. (Riwayat Thabrany dan Ad Dhiya’ al Maqdisi dalam kitab Al-Mukhtarah” dari sahabat Jundub dengan sanadnya yang bagus, lihat (shahih Targhib 1/56/127) ). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Orang tersebut telah menulis sebuah buku yang berjudul ”Tashihu Hadist-si Shalati at-Tarawihi ‘isrina rakaatan wa rodhu ‘ala Al-Albany fi Tad’iyfihi” Terjemahnya :“Shahihnya Hadist Shalat Tarawih 20 Rakaat dan Bantahannya Terhadap Al-Albani yang mendhaifkannya” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Dalam buku itu penulis telah keluar dari jalannya para ulama dalam hal melawan hujjah dengan hujjah dan dalil dengan dalil, juga dalam hal kejujuran dalam ucapan, dan menjauhkan pengkaburan pada orang yang tidak sesuai dengan kenyataan. Kami tunjukkan pada perkara yang memungkinkan diringkas pada mukadimmah ini [Kemudian beliau menyebutkan 5 contoh dan beliau bantah dengan ilmiyah sehingga tampaklah bagi orang yang adil kuatnya hujjah beliau dan lemahnya dalil-dalil yang membantahnya, dan hampir semuanya berkisar pada masalah penerapan ilmu hadist. - pent]. Saya (Syaikh Al-Albani) berkata :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;1. Sesungguhnya setiap orang yang membaca judul tersebut pada risalah / tulisannya, maka akan tergambar dibenaknya bahwa hadist yang marfu’ (sampai pada Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam) tentang shalat tarawih 20 rakaat adalah disepakati kedhaifannya. Kemudian, apabila dia membaca beberapa lembar halaman awalnya maka akan jelas baginya bahwa atsar yang diriwayatkan dari jalan Yazid bin Khasifah dari Saib bin Yazid bahwa dia berkata : “Mereka (para Sahabat) mendirikan shalat pada zaman Umar bin Khattab pada bulan Ramadhan dengan 20 rakaat.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Maka berawal dari sini pembaca akan mengetahui bahwa ada suatu (kejanggalan –pent) dalam tulisan ini, demikian pula pada judulnya. Karena dia terang-terangan berbuat tadlis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Hanya kepada Allah lah kita meminta keselamatan dan ampunan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;2. Termasuk juga di situ dia membold (cetak tebal) tiga halaman yaitu (hal.14-16) terhadap Yazid bin Khasifah yang telah disebutkan, dan penetapannya bahwa dia adalah tsiqah itu dilakukannya untuk membuat ragu para pembaca -yang sungguh sejumlah telah a’immah (ulama) telah mentsiqahkannya- bahwa saya telah menyelisihi mereka semua dengan mendhaifkannya ! Padahal permasalahannya tidaklah demikian. Sungguh saya telah mengikuti mereka (para a’immah dalam men’tsiqah’kannya) sebagaimana akan datang penjelasannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;3. Bahkan dia tidak sekedar (membuat) keragu-raguan dan tadlis dengannya (akan tetapi lebih dari itu). Jelas tersingkap kedustaan dan penyelisihannya dari kenyataan yang ada. (Pada hal.15) dia berkata : “Sesungguhnya Al-Albani menyangka kedhaifannya”. Ini adalah kedustaan nyata ! Karena sungguh, sebenarnya telah saya jelaskan dalam risalah saya (hal.57) bahwa dia adalah tsiqah! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Puncaknya adalah ucapan saya disitu : “Sesungguhnya dia menyendiri dengan apa-apa yang tidak diriwayatkan oleh orang-orang yang tsiqah. Yang seperti itu, ditolak hadistnya jika menyelisihi orang yang lebih kuat hafalannya dari pada dia; maka (atsar ini) menjadi syadz sebagaimana telah ditetapkan dalam ilmu Musthalah. Dan atsar ini termasuk di sini…”. Perkataan seperti ini, walaupun dianggap sebagai firnah terhadap penstiqahan para ulama, tetapi bukan berarti dia (Yazid) itu dhaif yang harus ditolak (hadistnya) secara mutlak. Bahkan sebaliknya, berati hadistnya diterima secara mutlak kecuali jika menyelisihi (riwayat-riwayat yang ada). Inilah apa yang saya tegaskan pada akhir ucapan yang telah disebutkan : ” Atsar ini termasuk disini…”. Berdasarkan pernyataan inilah perkataan kami berkisar. Maka orang yang mencela perkara tersebut dan menyandarkan suatu perkara yang tidak aku katakan adalah merupakan kelicikannya. Dan Allah lah yang mencatatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;4. Syaikh tersebut tidak merasa cukup dengan isyarat yang ditunjukkan kepadanya, ia justru menambahkan manasabkan kepadaku gelar buruk yang lain. Dia berkata (pada hal.22) : “ Tidak sepatutnya bagi orang yang meninggalkan riwayat Yazid bin Khasifah – yang digunakan hujjah oleh para imam semuanya –untuk menerima hujjah dengan riwayat Isa bin Jariyah yang didhaifkan oleh Yahya bin Main… dan. Sesungguhnya aku tidak menggunakan riwayat Isa tersebut sebagai hujjah mutlak, akan tetapi aku mengisyaratkan bahwa ia tidak dapat digunakan sebagai hujjah. Sebagaimana aku katakan (hal. 21): “Sanadnya hasan, disebabkan (adanya) riwayat sebelumnya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Karena, seandainya aku berhujjah dengannya, seperti yang diada-adakan oleh Syaikh tersebut (tentu) tidaklah aku katakan : “Dengan riwayat sebelumnya”. Karena kalimat ini merupakan keterangan kuat yang menunjukkan bahwa perawi ini bukan termasuk seorang yang dapat digunakan/diterima riwayatnya. Bahkan ia di sisinya adalah lemah, tetapi digunkan sebagai penguat saja. Sehingga hadistnya menjadi hasan apabila terdapat (hadist lain) yang menguatkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Dan telah didapatkan yaitu hadist yang diisyaratkan dengan perkataanku : “Dengan riwayat sebelumnya”. Yaitu hadist riwayat sebelumnya, yaitu hadist riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah di bulan Ramadhan, tidak pula pada bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat”. (HR. Bukhary, Muslim dan lainnya) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Apakah Syaikh tersebut termasuk orang-orang yang tidak mengerti ilmu hadist sampai-sampai ia tidak memahami perkataan seperti ini : ”Sanadnya hasan dengan riwayat yang sebelumnya !” Apalagi aku telah menambahi keterangan atasnya ketika kamu kembali mentahrijnya di halaman lain (hal.79-80) dan kami nukil perkataan Al-Haitsami bahwa ia menghasankannya. Lalu aku memberi keterangan dengan perkataan : ”Dan sanadnya dianggap hasan menurutku”. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih mengetahui.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Apakah ini kepura-puraan yang disengaja atau pemalsuan murni yang dikarenakan kedengkian yang ada dalam hatinya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merhamati orang-orang yang mengatakan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Jika engkau tidak mengetahui maka itu musibah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;jika engkau mengetahui, maka musibahnya lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Dan yang menunjukkan kepada pembaca bahwa syaikh mengetahui…, perkataannya (hal.46) : Dan telah disebutkan hadist Jabir radhiyallahu ‘anhu :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;“Jangan mengambil manfaat sedikitpun dari bangkai”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Sebagai cermin pengekorannya terhadap orang yang menghasankannya, (dia berkata) : “Tidak semestinya bagi Al-Albani untuk melemahkan hadist hasan dikarenakan adanya jalan periwayatan lain yang lemah. Maka sesungguhnya yang demikian itu menyimpang dari persetujuan yang disepakati para imam dalam bidang ini.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Kalau demikian, maka aku (Syaikh Al-Albani) ketika menghasankan hadist Isa bin Jariyah yang telah lalu dengan penguat hadist Aisyah atasnya, syaikh menyadari dengan sepenuhnya pengetahuan bahwa aku sepakat dalam masalah itu dengan yang disepakati ulama dalam bidangnya. Oleh karena itu, ia tidak mampu menyalahkanku dalam masalah tersebut. Maka dia pun mengadakan pernyataan palsu bahwa aku berhujjah dengannya, untuk mencurahkan kebencian hatinya. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menghitungnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Kemudian pembaca yang mulia bersama kami dapat melihat sepintas permainan syaikh ini terhadap hakekat ilmiyah. Karena jika yang demikian itu tidak selayaknya bagiku (seperti sangkaan) melemahkan hadist Jabir radiyallahu ‘anhu, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;“Jangan mengambil manfaat sedikitpun dari bangkai”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Karena dia (menurut persangkaanya) mempunyai jalan lain yang dhaif pula menurut pengetahuannya, walaupun karena taklid. Maka apakah patut pula baginya menganggap lemah hadist Jabir yang disebutkan di muka berkenaan dengan shalat Tarawih yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam sebanyak 11 rakaat ? Padahal hadist Aisyah radhiyallahu ‘anha yang termaktub dalam shahih Bukhary dan Muslim yang dia lihat sendiri !.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Tidaklah ini artinya syaikh bermain diatas dua tali dan menimbang dengan dua neraca ? Maka Allah-lah tempat memohon pertolongan, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Maka dapat kami katakan sebagai keterangan dari kenyataan yang dilalaikan syaikh Ismail Al-Anshari (semoga Allah memberinya petunjuk) sebagai berikut : “Sesungguhnya telah kami katakan sebelumnya –menurut persangkaannya –adalah sebagai isyarat dariku bahwa jalan ini (yang dinukil dari sebagian mereka yang menghasankannya) akan tetapi kami nyatakan akan kedhaifannya, sedangkan dia sendiri melihat dengan mata kepalanya bahwa disana ada ‘an’anah Abi Az Zubair dari Jabir. Dan jalan lain itu sendiri yang memperkuat yang pertamanya. Karena sesungguhnya ukurannya pada Abi Az Zubair pula”. (nashbu Ar-Raayah 1/22).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Maka, apakah ilmu syaikh dapat menangkap bahwa sebagian dari apa yang disepakati oleh para ulama dalam bidangnya yaitu diperbolehkan menguatkan hadist dhaif dengan jalan hadist itu sendiri dan bukan dengan semisalnya. Ataukah ia mengikuti hawa nafsu dan berusaha membela syaikh walaupun dengan menyelisihi kebenaran. Ataukah dia hanya taqlid seperti Syaukani dalam kitabnya Nail Al Authar yang disana banyak penukilan, penjiplakan dan sedikit tahqiq dan pemeriksaan dalam membicarakan hadist-hadistnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Akan tetapi ini tidak menghalangiku (dengan fadhilah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan taufik-Nya) dari menyatakan secara terang-terangan bahwa aku mendapatkan di kemudian hari, penguat yang sangat kuat terhadap hadist Jabir ini dan dengan lafadz yang sama dari hadist riwayat Ibnu ‘Ukaim radhiyallahu ‘anhu yang tidak pernah dilihat seorangpun sebelumku yang telah disebutkan dan diisyaratkan olehnya. Dan hadist ini shahih sanadnya di sisiku seperti yang dapat kalian lihat dalam kitabku Irwa’ul Ghalil 1/78.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Kalau seandainya Syaikh Al-Anshari menghendaki ilmu, nasehat dan bimbingan tidak mengapa menjadikan satu jalan menjadi dua dan sangat baik bagi kami sebagai dalil atas penguat ini. Akan tetapi perkaranya seperti yang dikatakan : “Yang miskin tidak akan dapat memberi sesuatupun”. Sesungguhnya aku telah melihatnya menyebutkan dalam bantahan-nya (hal.48) bahwa hadist Ibnu ‘Ukaim radhiyallahu ‘anhu di sisi Daruquthni. Dan bahwa maknanya sama dengan maknanya hadist Jabir radhiyallahu ‘anhu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Mengingat aku tidak mengetahui, demia Allah Subhanahu wa Ta’ala –dan aku menyangka dia juga tidak mengetahui- kenapa Daruquthni mengkhususkan penyebutannya sedangkan pengarang-pengarang kitab Sunan lain tidak. Walaupun lafadz mereka sama :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;“Jangan mengambil manfaat dari bangkai, kulitnya maupun tulangnya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Dan sangkaannya terhadap makna hadist Jabir tidak dapat diterima, karena lebih khusus daripadanya, seperti tampak. Sungguh ia lalai dari lafadz yang merupakan lafadz hadist Jabir dengan huruf yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Maka segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah menunjuki aku –walaupun beberapa saat kemudian- kepadanya, dan tidak seorangpun memergokiku disebabkan kelalaianku yang lalu. Kalau tidak…kami mohon keselamatan dan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di dunia dan akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;5. Syaikh tersebut belum merasa cukup mengada-adakan terhadapku. Sesungguhnya ia telah menasabkan kepadaku (hal.41) pada pembodohan terhadap Salaf. Subhanallah - Maha Suci Engkau Ya Allah ! Ini suatu kedustaan yang sangat besar. Padahal yang benar, sesungguhnya saya tidak punya dosa terhadap syaikh tersebut dan yang semacamnya dari para ahli Taqlid yang hasad, kecuali hanya karena aku mengajak kepada Salafus Shalih dam konsisten dengan madzhabnya, tidak dengan madzhab-madzhab orang-orang tertentu dari mereka. Itulah yang membawa syaikh tersebut untuk menyikapi aku sebagai musuh, yang hasad/dengki dalam rangka mengikuti alur mayoritas ahli taqlid, yang tidak mengenal agama melainkan apa yang ada pada nenek moyang mereka kecuali orang yang Allah lindungi dan mereka sedikit sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Diantara keanehan syaikh ini, dia telah melewati seluruh masalah-masalah yang diisyaratkan diatas dan telah kita teliti dengan benar penjelasannya. Dan aku tidak ragu bahwa dia sependapat dengan kami pada sebagiannya minimal, atau bahkan kebanyakannya. Tapi dia tidak menyebutkan sikapnya terhadap riwayat-riwayat tersebut. Contohya ucapan kami : “Sesungguhnya bukan merupakan konsekwensi keshahihan 20 rakaat itu, meninggalkan amalan dari riwayat lain yang sesuai dengan hadist Aisyah bahwa Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam tidak menambah baik di bulan Ramadhan atau yang lainnya lebih dari 11 rakaat.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Apakah lebih utama mengamalkan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau mengamalkan apa yang dilakukan manusia di zaman Umar ? Itupun seandainya riwayat tersebut shahih dari perbuatan mereka. ?!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Syaikh tersebut tidak menampakkan sikapnya tentang hal itu, karena jika dia menguatkan perkara yang menyelisihi Sunnah, akan tampak hakekatnya di kalangan Ahlussunnah, tapi kalau menguatkan Sunnah akibatnya akan sesuai dengan Al-Albani, dan ini adalah sesuatu yang tidak diperkenankan oleh dirinya karena sebuah sebab atau lebih yang tidak tersembunyi lagi pada pembaca yang cerdas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Ini adalah sebuah contoh dari banthan-bantahan yang kami lihat membantah buku kita yang terdahulu yaitu “Shalatut Tarawih” padahal yang (tersebar diatas –pent) adalah bantahan yang paling bagus diantara yang lain. Namun demikian pembaca telah mengetahui beberapa contoh yang ada padanya yang darinya nampak jelas kosongnya dari sikap adil dan jauh dari jalan para ulama yang tidak menginginkan, kecuali keterangan hakekat suatu masalah. Dan jika ini dari orang yang paling baik dan berilmu diantara mereka maka bagaimana dengan yang lain yang tidak memiliki ilmu dan akhlaq.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Dan karena buku kami tersebut (Shalat Tarawih) telah tercetak dan melewati masa yang panjang, sedang kebutuhan menuntut untuk dicetak ulang, dan dahulu cara pemaparannya telah mencapai maksud serta tujuannya yang terpenting yaitu memperingatkan mayoritas manusia kepada Sunnah dalam shalat tarawih serta membantah orang-orang yang menyelisihi kami, sehingga tersebarlah Sunnah ini di banyak masjid-masjid di Syiria dan Yordania dan selain keduanya dari negeri-negeri Islam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;Dan Alhamdulillah yang dengan nikmat-Nyalah perkara-perkara yang baik itu menjadi sempurna. Oleh karenanya saya mempunyai ide meringkas [Ringkasan itu berjudul “Qiyamu Ramadhan” yang kami beri judul dalam bahasa indonesia ini dengan “Shalat Tarawih Bersama Rasulullah shallallhu ‘alihi wa sallam, pent] dengan cara yang ilmiah murni, Tanpa aku menyinggung seorang pun untuk membantahnya sebagaimana ucapan orang (sampaikan ucapanmu dan berjalanlah terus), yakni menulis setiap faedah ilmiyah yang ada dalam kitab asli dengan menambah faedah-faedah lain untuk menyempurnkannya. Dan Allah lah Yang Maha Suci yang dimohon untuk memberi manfaat dengan ringkasan ini sebagaimana memberikan manfaat dengan yang sebelumnya, dan agar memberikan ganjaran darinya, sungguh Dia adalah Dzat yang paling derma tatkala diminta. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);"&gt;(Dinukil dari buku terjemah kitab "Qiyamu Ramadhan", karya Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani, edisi Indonesia “Shalat Tarawih Bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ”, Penerjemah : Al-Ustadz Qomar Su’aidi, Bab “Mukaddimmah Cetakan Pertama”, Hal : 14 - 37, Penerbit “Cahaya Tauhid Press”)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1248387615377665410?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1248387615377665410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1248387615377665410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1248387615377665410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1248387615377665410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/sholat-tarawih-rasulullah-bukan-20.html' title='Sholat Tarawih Rasulullah bukan 20 raka&apos;at'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-6558204537344980152</id><published>2008-02-06T23:30:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T23:37:29.846-08:00</updated><title type='text'>Penyakit-Penyakit Hati...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: black;" lang="IN"&gt;Penyakit-Penyakit Hati...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: black;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;  &lt;hr align="center" color="#8dcca4" noshade="noshade" size="1" width="100%"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(113, 0, 226);" lang="IN"&gt;Hati itu dapat hidup dan dapat mati, sehat dan sakit. Dalam hal ini, ia lebih penting dari pada tubuh.&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya." (Al-An'am : 122)&lt;br /&gt;Artinya, ia mati karena kekufuran, lalu Kami hidupkan kembali dengan keimanan. Hati yang hidup dan sehat, apabila ditawari kebatilan dan hal-hal yang buruk, dengan tabi'at dasarnya ia pasti menghindar, membenci dan tidak akan menolehnya. Lain halnya dengan hati yang mati. Ia tak dapat membedakan yang baik dan yang buruk.&lt;br /&gt;Dua Bentuk Penyakit Hati:&lt;br /&gt;Penyakit hati itu ada dua macam: Penyakit syahwat dan penyakit syubhat. Keduanya tersebut dalam Al-Qur'an.&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara (melembut-lembutkan bicara) sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya. " (Al-Ahzab:32)&lt;br /&gt;Ini yang disebut penyakit syahwat.&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya..." (Al-Baqarah : 10)&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dan adapun orang yang didalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada)." (At-Taubah : 125)&lt;br /&gt;Penyakit di sini adalah penyakit syubhat. Penyakit ini lebih parah daripada penyakit syahwat. Karena penyakit syahwat masih bisa diharapkan sembuh, bila syahwatnya sudah terlampiaskan. Sedangkan penyakit syubhat, tidak akan dapat sembuh, kalau Allah tidak menanggulanginya dengan limpahan rahmat-Nya.&lt;br /&gt;Seringkali penyakit hati bertambah parah, namun pemiliknya tak juga menyadari. Karena ia tak sempat bahkan enggan mengetahui cara penyembuhan dan sebab-sebab (munculnya) penyakit tersebut. Bahkan terkadang hatinya sudah mati, pemiliknya belum juga sadar kalau sudah mati. Sebagai buktinya, ia sama sekali tidak merasa sakit akibat luka-luka dari berbagai perbuatan buruk. Ia juga tak merasa disusahkan dengan ketidak mengertian dirinya terhadap kebenaran, dan keyakinan-keyakinannya yang batil. "Luka, tak akan dapat membuat sakit orang mati." *). Terkadang ia juga merasakan sakitnya. Namun ia tak sanggup mencicipi dan menahan pahitnya obat. Masih bersarangnya penyakit tersebut di hatinya, berpengaruh semakin sulit dirinya menelan obat. Karena obatnya dengan melawan hawa nafsu. Itu hal yang paling berat bagi jiwanya. Namun baginya, tak ada sesuatu yang lebih bermanfaat dari obat itu. Terkadang, ia memaksa dirinya untuk bersabar. Tapi kemudian tekadnya mengendor dan bisa meneruskannya&lt;br /&gt;Hati itu dapat hidup dan dapat mati, sehat dan sakit. Dalam hal ini, ia lebih penting dari pada tubuh.&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya." (Al-An'am : 122)&lt;br /&gt;Artinya, ia mati karena kekufuran, lalu Kami hidupkan kembali dengan keimanan. Hati yang hidup dan sehat, apabila ditawari kebatilan dan hal-hal yang buruk, dengan tabi'at dasarnya ia pasti menghindar, membenci dan tidak akan menolehnya. Lain halnya dengan hati yang mati. Ia tak dapat membedakan yang baik dan yang buruk.&lt;br /&gt;Dua Bentuk Penyakit Hati:&lt;br /&gt;Penyakit hati itu ada dua macam: Penyakit syahwat dan penyakit syubhat. Keduanya tersebut dalam Al-Qur'an.&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara (melembut-lembutkan bicara) sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya. " (Al-Ahzab:32)&lt;br /&gt;Ini yang disebut penyakit syahwat.&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya..." (Al-Baqarah : 10)&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dan adapun orang yang didalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada)." (At-Taubah : 125)&lt;br /&gt;Penyakit di sini adalah penyakit syubhat. Penyakit ini lebih parah daripada penyakit syahwat. Karena penyakit syahwat masih bisa diharapkan sembuh, bila syahwatnya sudah terlampiaskan. Sedangkan penyakit syubhat, tidak akan dapat sembuh, kalau Allah tidak menanggulanginya dengan limpahan rahmat-Nya.&lt;br /&gt;Seringkali penyakit hati bertambah parah, namun pemiliknya tak juga menyadari. Karena ia tak sempat bahkan enggan mengetahui cara penyembuhan dan sebab-sebab (munculnya) penyakit tersebut. Bahkan terkadang hatinya sudah mati, pemiliknya belum juga sadar kalau sudah mati. Sebagai buktinya, ia sama sekali tidak merasa sakit akibat luka-luka dari berbagai perbuatan buruk. Ia juga tak merasa disusahkan dengan ketidak mengertian dirinya terhadap kebenaran, dan keyakinan-keyakinannya yang batil. "Luka, tak akan dapat membuat sakit orang mati." *). Terkadang ia juga merasakan sakitnya. Namun ia tak sanggup mencicipi dan menahan pahitnya obat. Masih bersarangnya penyakit tersebut di hatinya, berpengaruh semakin sulit dirinya menelan obat. Karena obatnya dengan melawan hawa nafsu. Itu hal yang paling berat bagi jiwanya. Namun baginya, tak ada sesuatu yang lebih bermanfaat dari obat itu. Terkadang, ia memaksa dirinya untuk bersabar. Tapi kemudian tekadnya mengendor dan bisa meneruskannya lagi. Itu karena kelemahan ilmu, keyakinan dan ketabahan. Sebagai halnya orang yang memasuki jalan angker yang akhirnya akan membawa dia ke tempat yang aman. Ia sadar, kalau ia bersabar, rasa takut itu sirna dan berganti dengan rasa aman. Ia membutuhkan kesabaran dan keyakinan yang kuat, yang dengan itu ia mampu berjalan. Kalau kesabaran dan keyakinannya mengendor, ia akan balik mundur dan tidak mampu menahan kesulitan. Apalagi kalau tidak ada teman, dan takut sendirian.&lt;br /&gt;Menyembuhkan Penyakit Dengan Makanan Bergizi dan Obat:&lt;br /&gt;Gejala penyakit hati adalah, ketika ia menghindari makanan-makanan yang bermanfaat bagi hatinya, lalu menggantinya dengan makanan-makanan yang tak sehat bagi hatinya. Berpaling dari obat yang berguna, menggantinya dengan obat yang berbahaya. Sedangkan makanan yang paling berguna bagi hatinya adalah makanan iman. Obat yang paling manjur adalah Al-Qur'an masing-masing memiliki gizi dan obat. Barangsiapa yang mencari kesembuhan (penyakit hati) selain dari Al-kitab dan As-sunnah, maka ia adalah orang yang paling bodoh dan sesat.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah berfirman:&lt;br /&gt;"Katakanlah: "Al-qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat jauh." (Fushshilat : 44)&lt;br /&gt;Al-qur'an adalah obat sempurna untuk segala penyakit tubuh dan hati, segala penyakit dunia dan akherat. Namun tak sembarangan orang mahir menggunakan Al-qur'an sebagai obat. Kalau si sakit mahir menggunakannya sebagai obat, ia letakkan pada bagian yang sakit, dengan penuh pembenaran, keimanan dan penerimaan, disertai dengan keyakinan yang kuat dan memenuhi syarat-syaratnya. Tak akan ada penyakit yang membandel. Bagaimana mungkin penyakit itu akan menentang firman Rabb langit dan bumi; yang apabila turun di atas gunung, gunung itu akan hancur, dan bila turun di bumi, bumi itu akan terbelah? Segala penyakit jasmani dan rohani, pasti terdapat dalam Al-qur'an cara memperoleh obatnya, sebab-sebab timbulnya dan cara penanggulangannya. Tentu bagi orang yang diberi kemampuan mamahami kitab-Nya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-6558204537344980152?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/6558204537344980152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=6558204537344980152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/6558204537344980152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/6558204537344980152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/penyakit-penyakit-hati.html' title='Penyakit-Penyakit Hati...'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-8940567405342097168</id><published>2008-02-06T22:43:00.001-08:00</published><updated>2008-02-06T22:48:05.473-08:00</updated><title type='text'>Hukum Merokok dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R6qpR5jPh7I/AAAAAAAAADQ/lpUNrlb1T7g/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R6qpR5jPh7I/AAAAAAAAADQ/lpUNrlb1T7g/s320/untitled.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164126047705204658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span class="judul1"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;Hukum Merokok dalam Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span class="bawah1"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;Kategori : Fatwa_Ulama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;SIKAP ISLAM TERHADAP ROKOK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Sesungguhnya Allah ta’ala mengutus Nabi Muhammad dengan petunjuk-Nya dan agama yang hak, untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya dan membersihkan serta mensucikan hati mereka dari kotoran kekufuran dan kefasikan dan membebaskan mereka dari belenggu penghambaan kepada selain Allah ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Dia (Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam) membersihkan manusia dari kesyirikan dan kehinaan kepada selain Allah dan memerintahkannya untuk beribadah hanya kepada Allah semata dengan merendahkan diri dan mencintai-Nya dan meminta serta memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan takut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Dia juga mensucikan manusia dari setiap kebusukan maksiat dan perbuatan dosa, maka dia melarang manusia atas setiap perbuatan keji dan buruk yang dapat merusak hati seorang hamba dan mematikan cahayanya dan agar menghiasinya dengan akhlak mulia dan budi perkerti luhur serta pergaulan yang baik untuk membentuk pribadi muslim yang sempurna. Maka dari itu dia menghalalkan setiap sesuatu yang baik dan mengharamkan setiap yang keji, baik makanan, minuman, pakaian, pernikahan dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Termasuk yang diharamkan karena dapat menghilangkan kesucian adalah merokok, karena berbahaya bagi fisik dan mengdatangkan bau yang tidak sedap, sedangkan Islam adalah (agama) yang baik, tidak memerintahkan kecuali yang baik. Seyogyanya bagi seorang muslim untuk menjadi orang yang baik, karena sesuatu yang baik hanya layak untuk orang yang baik, dan Allah ta’ala adalah Maha Baik tidak menerima kecuali yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Berikut akan kami kemukakan beberapa fatwa dari para ulama terkemuka tentang hukum rokok : “Merokok hukumnya haram, begitu juga memperdagangkannya. Karena didalamnya terdapat sesuatu yang membahayakan, telah diriwayatkan dalam sebuah hadits :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;لاَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ضَرَرَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وَلاَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ضِرَارَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أخرجه&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;الإمام&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أحمد&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;في&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;المسند&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ومالك&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;في&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;الموطأ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وابن&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ماجة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;“ Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan” (Riwayat Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Atturmuzi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Demikian juga (rokok diharamkan) karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Allah ta’ala (ketika menerangkan sifat nabi-Nya Shalallahu 'alaihi wassalam) berfirman: “...dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk“ (Al A’raf : 157) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Ketua: Abdul Aziz bin Baz &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Wakil Ketua: Abdurrazzak Afifi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Anggota: Abdullah bin Ghudayyan – &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Abdullah bin Quud.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;“Merokok diharamkan, begitu juga halnya dengan Syisyah, dalilnya adalah firman Allah ta’ala: “Jangan kalian bunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Allah maha penyayang terhadap diri kalian “ (An-Nisa : 29)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;“ Jangan kalian lemparkan diri kalian dalam kehancuran” (Al-Baqarah : 195)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Dunia kedokteran telah membuktikan bahwa mengkonsumsi barang ini dapat membahayakan, jika membahayakan maka hukumnya haram. Dalil lainnya adalah firman Allah ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وَلاَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;تُؤْتُوا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;السُّفَهَاءَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أَمْوَالَكُمْ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;الَّتِى&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;جَعَلَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;اللهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;لَكُمْ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;قِيَامًا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt; ( &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;النساء&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;“ Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan..” (An Nisa:5)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Sunnah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam juga menunjukkan pelarangan terhadap pengeluaran harta yang sia-sia, dan mengeluarkan harta untuk hal ini (rokok dan syisyah) termasuk menyia-nyiakan harta. Rasulullah e bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;{ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;لاَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ضَرَرَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وَلاَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ضِرَارَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Syekh Muhammad bin Sholeh bin ‘Utsaimin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Anggota Lembaga Majlis Ulama Kerajaan Saudi Arabia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;“Telah dikeluarkan sebuah fatwa dengan nomor: 1407, tanggal 9/11/1396H, dari Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa di Riyadh, sebagai berikut: “Tidak dihalalkan memperdagangkan rokok dan segala sesuatu yang diharamkam karena dia termasuk sesuatu yang buruk dan mendatangkan bahaya pada tubuh, rohani dan harta. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Jika seseorang hendak mengeluarkan hartanya untuk pergi haji atau menginfakkannya pada jalan kebaikan, maka dia harus berusaha membersihkan hartanya untuk dia keluarkan untuk beribadah haji atau diinfakkan kepada jalan kebaikan, berdasarkan umumnya firman Allah ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;يَا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أَيُّهَا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;الَّذِيْنَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;آمَنُوا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أَنْفِقُوا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;مِنْ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;طَيِّبَاتِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;مَا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;كَسَبْتُمِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وَمِمَّا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أَخْرَجْنَا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;لَكُمْ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;مِنَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;اْلأَرْضِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وَلاَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;تَيَمَّمُوا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;الْخَبِيْثَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;مِنْهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;تُنْفِقُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وَلَسْتُمْ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;بِآخِذِيْهِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;إِلاَّ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;أَنْ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;تُغْمِضُوا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;فِيْهِ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ألبقرة&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;267&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;“ Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata darinya “ (Al Baqarah: 267)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda: “ Sesungguhnya Allah Maha Baik, tidak akan menerima kecuali yang baik “ (al Hadits)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وبالله&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;التوفيق&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وصلى&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;الله&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;على&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;نبينا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;محمد&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وآله&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وصحبه&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;وسلم&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;(Dinukil dari : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;عفواً&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;ممنوع&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="AR-SA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;التدخين&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);font-size:11;" lang="IN" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;Maaf, dilarang MEROKOK oleh Thalal bin Sa'ad Al 'Utaibi)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-8940567405342097168?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/8940567405342097168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=8940567405342097168' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8940567405342097168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8940567405342097168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/hukum-merokok-dalam-islam.html' title='Hukum Merokok dalam Islam'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R6qpR5jPh7I/AAAAAAAAADQ/lpUNrlb1T7g/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-3261851784025296731</id><published>2008-02-06T22:42:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T22:43:24.535-08:00</updated><title type='text'>Hukum Mendengarkan Musik dan Lagu Serta Mengikuti Sinetron</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="background: rgb(240, 240, 240) none repeat scroll 0% 50%; text-align: center; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;" lang="SV"&gt;Hukum Mendengarkan Musik Dan Lagu Serta Mengikuti Sinetron&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jumat, 18 Nopember 2005 15:49:41 WIB&lt;br /&gt;Kategori : Gambar, Lagu, Mainan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HUKUM MENDENGARKAN MUSIK DAN LAGU SERTA MENGIKUTI SINETRON&lt;br /&gt;Oleh&lt;br /&gt;Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum mendengarkan musik dan lagu ? Apa hukum menyaksikan sinetron yang di dalamnya terdapat para wanita pesolek ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Mendengarkan musik dan nyanyian haram dan tidak disangsikan keharamannya. Telah diriwayatkan oleh para sahabat dan salaf shalih bahwa lagu bisa menumbuhkan sifat kemunafikan di dalam hati. Lagu termasuk perkataan yang tidak berguna. Allah Subhanahu wa Taâ€™ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œArtinya : Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakanâ€ [Luqman : 6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Masâ€™ud dalam menafsirkan ayat ini berkata : â€œDemi Allah yang tiada tuhan selainNya, yang dimaksudkan adalah laguâ€.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penafsiran seorang sahabat merupakan hujjah dan penafsirannya berada di tingkat tiga dalam tafsir, karena pada dasarnya tafsir itu ada tiga. Penafsiran Al-Qurâ€™an dengan ayat Al-Qurâ€™an, Penafsiran Al-Qurâ€™an dengan hadits dan ketiga Penafsiran Al-Qurâ€™an dengan penjelasan sahabat. Bahkan sebagian ulama menyebutkan bahwa penafsiran sahabat mempunyai hukum rafaâ€™ (dinisbatkan kepada Nabi Shallallahu â€˜alaihi wa sallam). Namun yang benar adalah bahwa penafsiran sahabat tidak mempunyai hukum rafaâ€™, tetapi memang merupakan pendapat yang paling dekat dengan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan musik dan lagu akan menjerumuskan kepada suatu yang diperingatkan oleh Rasulullah Shallallahu â€˜alaihi wa sallam dalam haditsnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œArtinya : Akan ada suatu kaum dari umatku menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat musikâ€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, menghalalkan zina, khamr, sutera padahal ia adalah lelaki yang tidak boleh menggunakan sutera, dan menghalalkan alat-alat musik. [Hadits Riwayat Bukhari dari hadits Abu Malik Al-Asyâ€™ari atau Abu Amir Al-Asyâ€™ari]&lt;br /&gt;Berdasarkan hal ini saya menyampaikan nasehat kepada para saudaraku sesama muslim agar menghindari mendengarkan musik dan janganlah sampai tertipu oleh beberapa pendapat yang menyatakan halalnya lagu dan alat-alat musik, karena dalil-dalil yang menyebutkan tentang haramnya musik sangat jelas dan pasti. Sedangkan menyaksikan sinetron yang ada wanitanya adalah haram karena bisa menyebabkan fitnah dan terpikat kepada perempuan. Rata-rata setiap sinetron membahayakan, meski tidak ada wanitanya atau wanita tidak melihat kepada pria, karena pada umumnya sinetron adalah membahayakan masyarakat, baik dari sisi prilakunya dan akhlaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memohon kepada Allah Subhanahu wa Taâ€™ala agar menjaga kaum muslimin dari keburukannya dan agar memperbaiki pemerintah kaum muslimin, karena kebaikan mereka akan memperbaiki kaum muslimin. Wallahu aâ€™lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Fatawal Marâ€™ah 1/106]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, Penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan Penerbitan Darul Haq. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;"&gt;Penerjemah Amir Hamzah Fakhrudin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: black;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-3261851784025296731?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/3261851784025296731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=3261851784025296731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3261851784025296731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/3261851784025296731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/hukum-mendengarkan-musik-dan-lagu-serta.html' title='Hukum Mendengarkan Musik dan Lagu Serta Mengikuti Sinetron'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-8426189321765847984</id><published>2008-02-06T22:34:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T23:12:06.194-08:00</updated><title type='text'>Hukum Bersahabat Dengan Orang Kafir</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span class="judul1"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hukum bersahabat dengan orang kafir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr"&gt;&lt;span class="bawah1"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kategori : Fatwa_Ulama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:59.25pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="file:///I:\kafir_files\bismi.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R6qnfpjPh6I/AAAAAAAAADI/Zu6bl7ePRo0/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 88px; height: 37px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R6qnfpjPh6I/AAAAAAAAADI/Zu6bl7ePRo0/s320/untitled.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164124084905150370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(0, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;b style=""&gt;Tanya:&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;Kepada Syaikh yang saya hormati. Pertanyaan saya adalah: kalau dimisalkan boleh kaum muslimin bersahabat dengan orang-orang non muslim. Karena masalahnya saya tinggal di negeri yang tidak banyak kaum musliminnya. Sementara teman-teman saya dari kalangan non muslimin baik-baik. Hanya saja mereka banyak melakukan kemusyrikan. Kalau saya memutus hubungan persahabatan dengan mereka, bagaimana mereka akan dapat mengenal kebenaran dan memeluk ajaran Islam? Namun di sisi lain, kalau mereka tetap saja tidak memperhatikan hidayah Islam, apakah hubungan persahabatan kami boleh tetap berlangsung?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(0, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;b style=""&gt;Jawab:&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;Al-Hamdulillah. Allah melarang kaum mukminin untuk menjadikan orang-orang Yahudi dan orang-orang kafir lainnya sebagai wali, baik dalam arti orang yang dicintai, dijadikan saudara, penolong, atau dijadikan sebagai sahabat karib, kalau mereka orang-orang kafir yang memerangi kaum muslimin. Allah berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka denga pertolongan yang datang daripada-Nya.Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya.Mereka itulah golongan Allah.Ketahuilah, bhwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung."(QS.Al-Mujadilah : 22)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(0, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;b style=""&gt;Juga firman Allah:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaan orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata:"Kami beriman"; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka):"Marilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan." (QS.Ali Imran 118-120)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;Banyak lagi nash yang senada dengan itu dalam Kitabullah dan Sunnah Rasul. Namun Allah tidak melarang membalas kebaikan orang-orang kafir yang tidak memerangi kaum muslimin, atau saling membantu dalam hal-hal yang mubah, seperti berjual beli, saling memberi hadiah dan sejenisnya. Allah berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (Al-Mumtahanah&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;: 8)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(0, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);" lang="IN"&gt;Wabillahit Taufik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(153, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;(Dinukil dari Fatawa Lajnah Daimah II/42. Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Dewan Tetap Arab saudi untuk riset-riset ilmiyah dan fatwa)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-8426189321765847984?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/8426189321765847984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=8426189321765847984' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8426189321765847984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/8426189321765847984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/hukum-bersahabat-dengan-orang-kafir.html' title='Hukum Bersahabat Dengan Orang Kafir'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R6qnfpjPh6I/AAAAAAAAADI/Zu6bl7ePRo0/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-6036416479873580450</id><published>2008-02-06T22:18:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T22:28:04.417-08:00</updated><title type='text'>Haruka Kanata</title><content type='html'>&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;intro:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: blue;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; 4x then, [&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: blue;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;]2x&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Verse:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;fumikomuze akuseru kake hiki wa naisa sou dayo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;youru wo nukeru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;nejikomu sa saigo ni sashihiki zero sa sou dayo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;hibi wo kezuru &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Refrain: downstroke&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;D#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kokoro wo sotto hiraite gyutto hiki yosetara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-G#m(follw the tune)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;todokuyo kitto tsutau yo motto sa aa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Chorus:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;iki isoide shiboritotte&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;motsureru ashi dakedo mae yori zutto sou tokue&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;ubaitotte tsukandatte&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;kimi ja nai nara imi was naniosa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;dakara motto motto motto haruka kanata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt; 2x&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Verse:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;fumikomuze akuseru kake hiki wa naisa sou dayo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;youru wo nukeru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;nejikomu sa saigo ni sashihiki zero sa sou dayo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;hibi wo kezuru &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Refrain: downstroke&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;D#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kokoro wo sotto hiraite gyutto hiki yosetara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-G#m(follw the tune)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;todokuyo kitto tsutau yo motto sa aa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Chorus:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;iki isoide shiboritotte&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;motsureru ashi dakedo mae yori zutto sou tokue&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;ubaitotte tsukandatte&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;" lang="SV"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;kimi ja nai nara imi was naniosa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;e- - - - - - - - -&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;e- - - - - - - - -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;b- - - - - - - - -&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;b- - - - - - - - -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;g- 3 - 2 - - - - -&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;g- 2 - 3 - - - - -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;d- 2 - 1 - 2 - - -&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;d- 1 - 2 - 4 - 2 -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;a- - - - - 2 - - -&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;a- - - - - 2 - 2 -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;e- - - - - - - - - 3x&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;e- - - - - - - - -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;dakaraaaa...&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;haruka kanata......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; 2x(down stroke) 6x per chords&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bridge:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;itsuwaru ko do ni nareta kimi no sekai wo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;G#m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;C#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; color: blue;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;murizubusu no sa shiroku shirou&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-6036416479873580450?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/6036416479873580450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=6036416479873580450' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/6036416479873580450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/6036416479873580450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/haruka-kanata.html' title='Haruka Kanata'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1250309835606594319</id><published>2008-02-05T19:24:00.000-08:00</published><updated>2008-02-05T19:26:54.008-08:00</updated><title type='text'>PENGANTAR INTERNET UNTUK PEMULA</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a name="pengantar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;PENGANTAR INTERNET UNTUK PEMULA&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Internet &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;adalah singkatan dari Interconnection Network yang secara harfiah berarti hubungan antar jaringan komputer (&lt;b&gt;network&lt;/b&gt;). Sedangkan network sendiri diartikan sebagai suatu sistem komunikasi data antar komputer. Contoh jaringan komputer yang paling sering kita temukan misalnya LAN (Local Area Network) yang menghubungkan komputer-komputer yang berada dalam suatu areal atau lokasi tertentu seperti kantor, sekolah, perusahaan, warnet, dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Gambaran sederhananya seperti ini: beberapa komputer dihubungkan satu sama lain sehingga membentuk jaringan komputer (network). Nah, bila sejumlah network (jaringan komputer) kemudian digabung dan dihubung-hubungkan lagi maka jadilah &lt;b&gt;internet&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jadi pengertian internet secara umum (menurut bahasa) adalah kumpulan dari jaringan komputer yang terhubung dan bekerja sebagai suatu sistem. Sedangkan pengertian Internet secara khusus (inilah yang sering terpakai dan yang dimaksud dalam pembahasan ini) adalah suatu jaringan komputer terbesar di dunia karena menghubungkan seluruh jaringan komputer yang ada di dunia ini. Untuk ringkasnya, &lt;b&gt;Internet&lt;/b&gt; adalah &lt;b&gt;jaringan komputer global&lt;/b&gt; sedangkan &lt;b&gt;jaringan komputer lokal &lt;/b&gt;(LAN) dinamakan &lt;b&gt;Intranet&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Untuk mendapatkan akses internet, sebuah komputer harus menggunakan jasa perusahaan penyedia layanan internet atau &lt;b&gt;Internet Service Provider&lt;/b&gt; (ISP). Dengan jasa perusahaan ISP ini, kita bisa mendapatkan jalur internet (online) setelah menghubungkan komputer kita dengan komputer servernya. Hubungan (koneksi) antara komputer pengguna dengan komputer server perusahaan ISP tersebut biasanya dilakukan lewat jaringan telepon (dial-up) dengan menggunakan peralatan modem. Lewat komputer server yang dimiliki oleh ISP itulah kita bisa terhubung dengan jaringan komputer sedunia (internet).  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Istilah-istilah penting seputar internet&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Modem (Modulator-Demodulator) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;ialah sebuah peralatan elektronik yang dapat mengubah data serial      yang dimiliki oleh komputer menjadi sinyal audio yang dimiliki oleh kabel      telepon dan sebaliknya, dari sinyal audio menjadi data serial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;HTTP (Hypertext Transfer      Protocol) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi      antar server komputer dalam internet. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Protokol      bahasa yang lain dalam internet misalnya: &lt;b&gt;Telnet&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;News&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Gropher&lt;/b&gt;,      &lt;b&gt;FTP&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;URL (Uniform Resource Locator) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;adalah sistim penamaan alamat situs web. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Oleh sebab itu URL sering      pula dinamakan &lt;b&gt;Internet Address &lt;/b&gt;(Alamat Internet). Setiap protokol      bahasa (HTTP, Telnet, FTP, dll) mempunyai sistim penulisan alamat yang      berbeda-beda. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Contoh URL:      http://www.freewebs.com/bismillah/index.htm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;WWW (World-Wide Web) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;atau      diringkas &lt;b&gt;Web &lt;/b&gt;merupakan bagian dari protokol bahasa HTTP yang      paling populer dalam Internet. Sistem ini mula-mula dibangun oleh CERN,      sebuah laboratorium fisika di Eropa dan baru mulai diselenggarakan untuk      publik pada tahun 1991. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Sekarang, Web atau Internet telah menjadi sumber      data dan informasi yang tidak terbatas yang dapat diakses oleh semua      orang. Di dalam WWW semua dokumen, menu, indeks, dan lain-lain ditampilkan      kepada para pengguna internet sebagai objek dalam format &lt;b&gt;HTML &lt;/b&gt;yang      dapat dilihat dengan menggunakan &lt;b&gt;Web Browser&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;HTML (Hypertext Markup      Language) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Merupakan bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen      yang dapat diakses dalam Web. Dengan menggunakan format HTML setiap      dokumen yang dibuat dapat dibaca oleh semua sistem operasi dan tipe      komputer yang ada di dunia. Disamping itu, kekuatan utama file HTML adalah      adanya fungsi &lt;b&gt;hypertext link &lt;/b&gt;(disingkat: &lt;b&gt;hyperlink&lt;/b&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Hyperlink (Hypertext Link) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;atau      lebih diringkas lagi dengan sebutan &lt;b&gt;link &lt;/b&gt;adalah suatu bagian      tertentu (teks maupun gambar) dalam suatu dokumen HTML yang mengacu kepada      suatu dokumen/file lain ataupun bagian lain dari dokumen/file yang sama. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Sebuah link teks      biasanya ditandai dengan teks yang bergaris bawah dan berwarna biru. Namun      tanda utama dari sebuah link (baik link teks maupun link gambar) adalah      berubahnya pointer mouse menjadi tanda "telunjuk tangan" bila      diletakkan di atas link tersebut. Bila sebuah link di-klik maka program      browser akan membuka/menuju pada bagian/ dokumen/file yang ditunjuk oleh      link tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Web Browser &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;atau diringkas &lt;b&gt;Browser      &lt;/b&gt;adalah program atau software yang dirancang untuk mencari dan      menampilkan dokumen web dalam format HTML. Dengan browser, para pengguna      komputer dapat mencari dan menelusuri (browse) serta melihat isi dari      dokumen web dan berpindah dari sebuah tempat (halaman) ke tempat lain di      web. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Contoh program browser yang      populer misalnya &lt;b&gt;Internet Explorer&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Netscape&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Opera&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Mozilla&lt;/b&gt;,      dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Website &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;atau &lt;b&gt;Situs Web&lt;/b&gt;      adalah setiap komputer atau tempat (space) dalam sebuah komputer yang      terhubung dengan internet dan menjalankan fungsi dan proses sebagai server      web yang berisi dokumen-dokumen dalam format HTML. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sebuah website memiliki URL (alamat website) atau      &lt;b&gt;domain name&lt;/b&gt; (nama domain) yang biasanya berakhiran &lt;b&gt;.com&lt;/b&gt; &lt;b&gt;.net&lt;/b&gt;      &lt;b&gt;.org&lt;/b&gt; dan lain-lain; contoh: bismillah.co.nr. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Web Page &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;atau &lt;b&gt;halaman      web &lt;/b&gt;adalah sebuah file atau dokumen HTML yang disimpan oleh sebuah      server komputer dan merupakan bagian dari kumpulan file dan dokumen yang      dimiliki oleh sebuah web site. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;E-Mail &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;(singkatan dari &lt;b&gt;electronic      mail&lt;/b&gt;)&lt;b&gt; &lt;/b&gt;atau surat elektronik ialah pesan tertulis yang dikirim      dari seorang pengguna komputer kepada pengguna komputer yang lain dengan      menggunakan fasilitas program pengiriman data yang disediakan oleh sebuah      server komputer yang terhubung dengan internet. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Chat &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;adalah sebuah      fasilitas internet yang memungkinkan sejumlah pengguna yang bergabung di      dalamnya untuk berkomunikasi atau bercakap-cakap secara langsung      (real-time) lewat tulisan yang diketikkan oleh masing-masing peserta chat.      Contoh program chat yang terkenal yaitu IRC dan ICQ. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Mailing List &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;disingkat &lt;b&gt;Milis&lt;/b&gt;      yaitu kumpulan atau daftar dari sejumlah alamat e-mail yang digabungkan      menjadi satu alamat e-mail. Email yang dikirim oleh seorang anggota milis      ke alamat email milis tersebut akan diterima secara serentak oleh seluruh      anggota milis yang bersangkutan. Dengan demikian akan terjadi semacam      diskusi tertulis jarak-jauh antar para anggota milis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Download &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu mengambil file      (baik berupa file program, teks, gambar, audio, video, dan lain-lain) dari      dari sebuah komputer di internet ke komputer pribadi (user). Kebalikannya      adalah &lt;b&gt;Upload &lt;/b&gt;yaitu mengirim file dari komputer sendiri (user) ke      komputer lain lewat jalur atau fasilitas internet. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  &lt;hr align="center" size="2" width="100%"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;a name="browsing"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;PANDUAN MENGGUNAKAN BROWSER (INTERNET EXPLORER)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Mungkin selama ini kita kurang menyadari bahwa kunci dari aktivitas berinternet adalah sebuah program yang disebut Browser. Sesuai dengan namanya, browser berfungsi untuk mengantar anda melakukan browsing (menelusuri) dunia internet atau sering pula dinamakan surfing (berselancar). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Tampilan Utama Jendela Internet Explorer&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Title Bar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;atau baris      judul &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Menu Bar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;atau baris menu      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Tool Bar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu baris icon      untuk menjalankan fungsi-fungsi penting &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Address Bar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu tempat      menuliskan/memasukkan alamat URL &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jendela Isi &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu jendela utama      untuk menampilkan isi dokumen web &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Status Bar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;atau baris status      yang menunjukkan proses yang sedang dijalankan oleh browser misalnya: &lt;b&gt;opening      page .... &lt;/b&gt;(sedang dalam proses membuka sebuah halaman web), &lt;b&gt;done &lt;/b&gt;(selesai      me-&lt;b&gt;load &lt;/b&gt;sebuah halaman web) atau menampilkan alamat URL dari link      yang sedang ditunjuk oleh pointer mouse. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Arti Icon-icon Pada Toolbar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Back&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: untuk kembali ke      halaman yang tadi anda buka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Forward&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: bila di-klik akan      mengantarkan anda kembali ke depan yakni ke halaman yang tadi anda buka      sebelum anda meng-klik tombol Back. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Stop&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: jika anda      memutuskan untuk membatalkan atau tidak jadi menampilkan halaman yang      sedang di-load (dibuka), tekanlah tombol ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Refresh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: fungsi ini akan      membuat browser memproses kembali pemuatan (loading) suatu halaman yang      tadi anda batalkan (dengan Stop). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Tombol      ini berguna pula untuk mencoba membuka lagi halaman yang agak lambat atau      sulit dibuka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Home&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: tombol ini akan      mengantarkan anda kembali ke halaman pertama yang ditampilkan oleh jendela      browser ketika pertama kali dibuka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Search&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;: untuk membuka      opsi pencarian data pada browser internet explorer.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Favorites&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;: untuk      menampilkan daftar alamat situs-situs favorit anda.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;History&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: dengan meng-klik      tool ini akan terbuka daftar semua situs dan link yang pernah anda      kunjungi selama beberapa hari atau beberapa minggu yang lalu.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Mail&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;: untuk mengirim      halaman web yang sedang dibuka dengan program email &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Print&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: untuk mencetak      halaman yang sedang aktif (tampil). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Address&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: di kotak ini anda      mengetikkan atau memasukkan alamat situs (URL) yang ingin anda kunjungi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Go&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;: setelah alamat situs      dituliskan atau dimasukkan di kotak Address Bar, klik tombol &lt;b&gt;Go &lt;/b&gt;atau      tekan Enter untuk menuju situs tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Tip &amp;amp; Trik Memperlancar Browsing&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Hindari Jam Sibuk. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Jika      mungkin, jangan berselancar pada jam-jam sibuk (biasanya jam kerja antara      pukul 09.00-17.00) agar bowser anda tidak 'terjebak kemacetan' lalu lintas      di dunia maya karena pada jam-jam itulah orang terbanyak mengakses      Internet.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Tambahkan Cache Browser&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;. Saat anda      mengunjungi suatu situs, IE menempatkan kode HTML dan grafik dari situs      tersebut pada cache. Cache membantu IE bekerja lebih cepat saat anda      mengklik tombol &lt;b&gt;Back&lt;/b&gt;. Agar berselancar menjadi cepat, anda perlu      mengalokasikan jumlah yang memadai untuk cache. Dari menu &lt;b&gt;Tools&lt;/b&gt;,      pilih &lt;b&gt;Internet Options&lt;/b&gt;, lalu tab &lt;b&gt;General&lt;/b&gt;. Pada bagian &lt;b&gt;Temporary      Internet Files&lt;/b&gt;, klik &lt;b&gt;Settings&lt;/b&gt;. Di bawah &lt;b&gt;Amount of Disk Space      to Use&lt;/b&gt;, geret tombol ke arah kanan. Alokasikan sekitar 5 % dari space      (ruang) pada hard disk anda untuk cache.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Tidak Menampilkan Animasi      dan Multimedia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;. Animasi mungkin membuat berselancar menyenangkan, tetapi memperberat      kerja browser. Untuk menonaktifkan animasi, klik &lt;b&gt;Tools &lt;/b&gt;&gt; &lt;b&gt;Internet      Options &lt;/b&gt;&gt; tab &lt;b&gt;Advanced&lt;/b&gt;. Geser layar ke bawah (&lt;i&gt;scroll down&lt;/i&gt;)      sehingga sampai di bagian &lt;b&gt;Multimedia&lt;/b&gt;, hapus tanda cek pada opsi &lt;b&gt;Play      Animations &lt;/b&gt;dengan mengklik kotaknya, lalu klik &lt;b&gt;OK&lt;/b&gt;. Kini browser      hanya akan mengambil frame pertama dari setiap animasi GIF, jadi gambar      yang tampil tidak bergerak. Demikian pula untuk menon-aktifkan suara dan      video, kosongkan tanda cek pada kotak di depan &lt;b&gt;Play Sounds &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;Play      Video&lt;/b&gt;. Bahkan kalau perlu, anda pun bisa mencegah ditampilkannya      gambar (bila anda hanya butuh teks) dengan mengosongkan tanda cek di depan      &lt;b&gt;Show Pictures&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Hentikan proses download&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;. Jika browser      terlalu lama mengakses suatu halaman Web dan belum selesai juga, klik      tombol &lt;b&gt;Stop&lt;/b&gt;. Anda bisa membaca sebagian isi halaman yang sempat      ditampilkan, bila sesuai dengan yang anda cari, boleh dilanjutkan. Klik      tombol &lt;b&gt;Refresh &lt;/b&gt;agar IE mengulangi proses download. Kadang rute yang      digunakan browser macet dan dengan mengulang proses download (refresh),      browser dapat menemukan jalur baru yang 'plong' di Internet. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Membuka Jendela Baru&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;. Selama anda      menunggu proses download, anda boleh melanjutkan kegiatan browsing yang      lain dengan membuka jendela browser yang baru. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Caranya, tekan &lt;b&gt;Ctrl+N &lt;/b&gt;atau pilih menu &lt;b&gt;File      &lt;/b&gt;&gt; &lt;b&gt;New &lt;/b&gt;&gt; &lt;b&gt;Window&lt;/b&gt;.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Gunakan tombol klik kanan      mouse&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;. Dengan menekan tombol klik kanan mouse pada halaman web yang      ditampilkan oleh browser akan muncul &lt;b&gt;pop-up menu &lt;/b&gt;yang isinya      tergantung dari posisi pointer mouse. Penggunaan klik kanan ini banyak      manfaatnya dan sangat membantu kegiatan selancar anda. Bila pointer mouse      menunjuk sebuah link kemudian anda klik kanan maka akan muncul menu-menu      seperti: &lt;b&gt;Open in New Window&lt;/b&gt; (untuk membuka halaman yang ditunjuk      oleh link pada jendela baru), &lt;b&gt;Copy Shortcut&lt;/b&gt; (untuk meng-copy alamat      URL dari link itu), &lt;b&gt;Save Target As&lt;/b&gt; (untuk menyimpan file yang ditunjuk      oleh link). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bila pointer mouse      berada di atas sebuah (image) maka akan muncul menu &lt;b&gt;Save Picture As&lt;/b&gt;      atau &lt;b&gt;Save Background As &lt;/b&gt;untuk menyimpan file gambar itu ke      hardisk.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Menyimpan situs favorit. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bila      anda menemukan sebuah situs atau halaman web yang menarik dan anda      merencanakan untuk mengunjunginya lagi suatu waktu, sebaiknya anda      memasukkannya dalam daftar favorit anda. Caranya, dalam keadaan halaman      web itu terbuka, klik menu &lt;b&gt;Favorites &lt;/b&gt;lalu &lt;b&gt;Add to Favorites &lt;/b&gt;maka      akan muncul jendela pop-up. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Anda boleh mengubah namanya sekehendak anda atau      langsung tekan &lt;b&gt;Enter &lt;/b&gt;(atau klik &lt;b&gt;OK&lt;/b&gt;). Maka nama halaman web      itu akan tersimpan dalam menu &lt;b&gt;Favorites &lt;/b&gt;sebagai shortcut (jalan      pintas) untuk membuka halaman web itu. Untuk mengaksesnya, kita tidak      perlu lagi menulis alamat URL-nya, klik saja menu &lt;b&gt;Favorites &lt;/b&gt;lalu      pilih nama situs tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Offline Browsing. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Offline      Browsing adalah sebuah cara untuk menghemat penggunaan waktu online.      Dengan offline browsing, anda dapat menyimpan sebuah dokumen web ( lengkap      dengan link dan isinya) ketika anda sedang online (terhubung ke internet)      untuk anda buka kembali kapan saja meskipun dalam keadaan offline ( tidak      terkoneksi dengan internet).  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Menyimpan halaman web yang sedang terbuka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Pada menu &lt;b&gt;File&lt;/b&gt;, klik &lt;b&gt;Save As&lt;/b&gt;. Pilih folder dimana anda ingin menyimpan halaman tersebut. Di kotak &lt;b&gt;File Name&lt;/b&gt;, ketikkan nama untuk halaman tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Di kotak &lt;b&gt;Save as type&lt;/b&gt;, pilih tipe file ingin diambil/disimpan yaitu salah satu dari berikut ini: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Web Page, complete &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk      menyimpan seluruh file yang dibutuhkan untuk menayangkan halaman tersebut,      termasuk gambar, frame dan style-nya.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Web Archive &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk      menyimpan semua informasi yang diperlukan untuk menayangkan halaman      tersebut dalam bentuk satu file tunggal dalam format file MIME-encoded. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Pilihan ini akan      menyimpan "foto" dari halaman web tersebut, dan hanya tersedia      bagi mereka yang telah menginstal I.E. versi 5 ke atas.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Web Page, HTML only &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;untuk menyimpan      halaman HTML-nya saja. Pilihan ini tidak menyimpan gambar, suara, atau      file lain.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Text Only &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk      menyimpan teksnya saja. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Pilihan ini akan menyimpan halaman tersebut dalam      format teks (file &lt;b&gt;*.TXT&lt;/b&gt;) yang bisa dibaca dengan program semacam &lt;b&gt;Notepad&lt;/b&gt;.      Format teks ini akan menghilangkan tabel, gambar dan objek apa saja selain      teks. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Menyimpan satu halaman web tanpa membuka halaman tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Misalkan anda sedang membuka sebuah halaman web. Di dalam halaman web tersebut terdapat link yang merujuk ke halaman lain. Bila anda yakin bahwa link itu menuju ke suatu file atau halaman web yang anda ingin simpan, anda tidak perlu membuka link tersebut. Lakukan saja klik-kanan pada link itu lalu pilih &lt;b&gt;Save Target As&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Menyimpan dan meng-update satu halaman web atau lebih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Kadang-kadang anda ingin memiliki halaman web yang bisa dilihat secara offline dan isinya selalu diperbaharui sesuai dengan website aslinya. Misalnya situs berita, atau konversi nilai mata uang. Maka anda bisa melakukan cara-cara berikut ini: Pada menu &lt;b&gt;Favorites&lt;/b&gt;, klik &lt;b&gt;Add to Favorites&lt;/b&gt;. Pilih kotak &lt;b&gt;Make available offline&lt;/b&gt;. Untuk lebih merinci jadwal update dan berapa banyak isi yang anda ingin download, klik &lt;b&gt;Customize&lt;/b&gt;. Ikuti instruksi yang muncul di layar monitor anda. Sebelum anda memutuskan hubungan internet, pastikan anda memiliki versi terbaru dari halaman-halaman tersebut dengan mengklik menu &lt;b&gt;Tools &lt;/b&gt;lalu &lt;b&gt;Synchronize&lt;/b&gt;. Setelah semua data yang anda perlukan tersedia, anda siap untuk melakukan offline browsing. Putuskan koneksi internet anda. Klik menu &lt;b&gt;File &lt;/b&gt;lalu &lt;b&gt;Work Offline&lt;/b&gt;. Klik menu &lt;b&gt;Favorites &lt;/b&gt;lalu pilih nama halaman web yang ingin anda lihat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  &lt;hr align="center" size="2" width="100%"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;a name="searching"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;PANDUAN MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE (GOOGLE)&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Satu-satunya alat atau fasilitas yang dipergunakan untuk mengeksplorasi berbagai data, informasi dan pengetahuan yang ada di internet adalah mesin pencari atau search engine. Search engine adalah sebuah program yang dapat diakses melalui internet yang berfungsi untuk membantu para pengguna komputer dalam mencari apa yang ia inginkan. Salah satu search engine terpopuler adalah Google yang dapat diakses pada alamat www.google.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen utama dari sebuah Search Engine adalah kotak panjang tempat kita memasukkan kata kunci yang menjadi bekal awal dalam mencari apa yang kita cari. Setelah itu tekan tombol Enter atau klik tombol Google Search. Maka Google akan mencari di seluruh komputer yang terhubung ke internet berbagai jenis data baik dalam bentuk dokumen, gambar, audio maupun video yang di dalamnya mengandung kata yang kita masukkan tadi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Google akan menampilkan link (alamat) ke seluruh situs yang berhubungan dengan hasil pencarian tersebut. Kita tinggal meng-klik salah satu link yang relevan untuk dapat mengakses dokumen yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulislah kata kunci yang dimaksud dengan benar karena Google akan mencari kata yang persis sama dengan yang kita tulis. Penulisan kata Amin dan Amien akan memberikan hasil yang berbeda. Di lain pihak, Google tidak membedakan antara huruf besar dan huruf kecil. Penulisan kata kunci Sulawesi atau sulawesi atau bahkan sULawEsI, akan memberikan hasil pencarian yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap patah kata yang dimasukkan ke dalam kotak pencarian, akan dicari secara terpisah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bila kita memasukkan kata kunci seperti berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;pangeran   diponegoro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;maka Google akan mencari halaman web yang mengandung kata pangeran dan halaman web yang mengandung kata diponegoro. Artinya, kata pangeran dan kata diponegoro dalam dokumen yang ditemukan oleh Google itu tidak mesti beriringan, bisa saja diantarai dengan kata-kata lain. Bahkan termasuk di dalamnya halaman web yang mengandung kata pangeran tapi tidak mengandung kata diponegoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakanlah tanda kutip ( " ) yang mengapit frasa (kata majemuk) atau susunan kata tertentu untuk memaksa Google mencari halaman web yang mengandung susunan kata yang sama tanpa diselingi oleh kata-kata yang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Misalnya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"pangeran   diponegoro"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Teknik ini sangat efektif untuk mendapatkan hasil pencarian yang benar-benar relevan dan terfokus pada maksud yang kita cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan tanda plus (+) untuk mewajibkan Google mencari hanya halaman web yang mengandung semua kata kunci yang kita masukkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Misalnya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;+beasiswa   +magister +"luar negeri"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Hasilnya, Google hanya akan menampilkan halaman-halaman web yang mengandung semua kata tersebut. Dengan teknik ini, pencarian Google akan makin tajam dan terarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila kita ingin agar suatu kata kunci tidak termasuk dalam situs yang ditemukan Google, kita menggunakan tanda minus (-). Misalnya: bila kita ingin mencari beasiswa seperti di atas tapi tidak ingin sekolah di Amerika atau Australia, maka kita bisa menulis: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;+beasiswa +magister +"luar negeri"   -Amerika -Australia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Teknik ini bisa digunakan untuk mempersempit hasil pencarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya situs-situs yang besar sudah menyediakan fasilitas pencarian lokal untuk web site mereka masing-masing. Search engine lokal ini berfungsi untuk mencari kata-kata kunci yang terdapat pada halaman-halaman web mereka sendiri, tidak mencari pada situs-situs lain. Namun bila suatu saat anda menemukan situs yang belum menyediakan mesin pencari lokal tersebut, anda bisa menggunakan Google untuk mencari kata-kata kunci pada situs tersebut dengan menggunakan kata site diikuti tanda titik dua kemudian nama situsnya (semunya tanpa spasi). Misalnya: kita ingin mencari artikel dan berita yang terkait dengan masalah korupsi pada situs koran Republika, maka kita tulis: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;korupsi site:republika.co.id&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Teknik di atas dapat pula digunakan untuk mengarahkan pencarian pada situs-situs dengan ciri khas tertentu. Misalnya, bila anda ingin mencari informasi tentang korupsi dari situs-situs pendidikan (education), anda bisa menulis: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;korupsi   site:edu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Bila anda ingin mencarinya dari situs-situs resmi pemerintah (government), tulislah: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;korupsi   site:gov&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Untuk mengetahui arti dari domain, silakan baca artikel tentang &lt;a href="http://www.freewebs.com/bismillah/domain.htm" target="_blank"&gt;Arti Domain&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang mencari file-file dengan format tertentu saja untuk dijadikan referensi, dapat menggunakan kata filetype: dalam melakukan pencarian. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Misalnya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 375pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="500"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset rgb(17, 17, 17); padding: 1.5pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;filetype:ppt   +tutorial +coreldraw&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Dengan cara ini, Google hanya memfokuskan pencarian pada file-file PPT (Microsoft PowerPoint) yang mengandung kata-kata tersebut di seluruh situs internet. Cara yang sama bisa anda gunakan untuk mencari file-file DOC (MS Word), XLS (MS Excels), PDF (Adobe Acrobat Reader), dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Google menampilkan hasil pencariannya, periksalah terlebih dahulu mana kira-kira yang sesuai dengan maksud pencarian anda. Yang perlu anda perhatikan adalah konteks kalimat di sekitar kata kunci anda (tercetak tebal) dan nama/alamat website yang tertera di bawahnya. Bila anda ingin membuka suatu link yang diberikan oleh Google, klik-kanan pada link tersebut lalu pilih open in new window agar jendela Google itu sendiri tetap ada dan tidak terganti. Dengan demikian anda tetap bisa melihat dan membuka link-link lain yang ditampilkan oleh Google. Bila anda masih ingin memeriksa hasil pencarian Google yang dimuat pada halaman yang lain, klik link nomor halaman atau kata next yang terdapat pada bagian bawah halaman hasil pencarian.Bila anda masih kurang puas dengan hasil pencarian Google, anda bisa memanfaatkan fasilitas Advanced Search dari Google yang akan memberikan kemudahan bagi anda dalam mengatur apa yang harus dicari oleh Google, misalnya dalam hal bahasa, filterisasi, format file, informasi yang baru di-update dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  &lt;hr align="center" size="2" width="100%"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;a name="email"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;PANDUAN MENGGUNAKAN EMAIL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Beberapa menu dan tombol yang biasa terdapat pada program email: &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;New Mail &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk menulis      pesan baru yang akan dikirim ke e-mail orang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Reply &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk mengirim      email balasan ke alamat email yang masuk.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Forward &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk meneruskan      pesan email yang kita terima (dari pihak kedua) ke alamat email orang lain      (pihak ketiga). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Send/Receive &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;untuk      mengecek email yang masuk atau mengirim email yang belum terkirim.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Inbox &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu folder      tempat menampung email-email yang masuk.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Outbox&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; yaitu folder      tempat menampung email yang hendak dikirim (sementara dalam proses      pengiriman). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sent Items &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu folder      tempat menampung semua email yang sudah dikirim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Deleted Items &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu      folder tempat menampung semua email yang sudah kita hapus dari      inbox.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bila kita memilih &lt;b&gt;New Mail&lt;/b&gt; akan muncul jendela untuk menulis email baru yang di dalamnya terdapat sejumlah tombol dan menu diantaranya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;From &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu kotak yang di      dalamnya tertulis email pengirim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;To &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu kotak tempat kita      menulis alamat email yang kita tuju. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;CC (Carbon Copy)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; yaitu      kotak tempat kita menulis alamat email lain yang hendak kita kirimkan      pesan yang sama sebagai "tembusan". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;BCC (Blind Carbon Copy) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;fungsinya      sama dengan CC tapi alamat email yang ditulis di sini tidak akan      diperlihatkan di account email tujuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Subject &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu kotak tempat      kita menuliskan judul dari pesan yang hendak kita kirim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Send &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu tombol untuk      memulai pengiriman email baru yang sudah ditulis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Attach &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu tombol untuk      melampirkan file yang hendak kita kirim bersama pesan tersebut.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Perlu diketahui bahwa kita bisa mengirim surat kepada banyak alamat email sekaligus. Untuk memasukkan lebih dari satu alamat email tujuan (baik di kotak &lt;b&gt;To&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;CC &lt;/b&gt;maupun &lt;b&gt;BCC&lt;/b&gt;) harus diantarai dengan tanda koma (,) ataupun titik koma (;) diantara setiap alamat email.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Beberapa Istilah Seputar E-Mail&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Attachment file &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu      file yang disertakan atau dilampirkan ketika mengirim email. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Spam &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu email yang      tak diinginkan oleh si penerima yang dikirim oleh orang yang tidak kita      kenal (biasanya berbau komersil, kadang juga politis). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Bounce &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;(pentalan, mental)      yaitu pesan yang dikembalikan kepada pengirim, baik karena alamat email      penerima tidak benar atau karena sedang ada masalah konfigurasi di sisi      penerima.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Bot &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu software      tertentu yang bertindak mewakili orang (dari kata roBOT).  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Mailbot &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu software      tertentu yang membalas email secara otomatis.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Listbot &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu software      tertentu yang mengendalikan distribution list atau mailing list.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Listserver &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;sama dengan      listbot.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Subscribe &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu      mendaftarkan email kita sebagai peserta mailing list atau newsgroup.       &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Unsubscribe &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu      memutuskan hubungan dengan sebuah mailing list atau newsgroup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Post &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;yaitu mengirim      email ke mailing list atau newsgroup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Flame &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu pesan kasar      atau tidak sopan.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Bomb-mail &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;yaitu pengiriman      e-mail dalam jumlah yang amat sangat besar/banyak secara sekaligus      (biasanya menggunakan program khusus). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dalam      dunia internet, perbuatan ini merupakan suatu kejahatan.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Compose &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;sama fungsinya      dengan &lt;b&gt;New Mail&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Send &lt;/b&gt;yaitu untuk mengirim sebuah mail      baru.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Beberapa Etiket dalam Menggunakan Email &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Perlakukan      email secara pribadi. Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan      kepada Anda secara pribadi, Anda tidak sepatutnya mengirimnya ke forum      umum, seperti kelompok grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah      alat komunikasi personal.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jangan gunakan huruf      kapital. Membaca pesan email yang menggunakan huruf besar/kapital yang      berlebihan, tidak enak dilihat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Di      samping itu, penggunaan huruf besar biasanya dianggap berteriak.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jangan membicarakan orang      atau pihak lain, apalagi kejelekan-kejelakannya. Berhati-hatilah terhadap      apa yang Anda tulis. Email memiliki fasilitas bernama Forward, yang      memungkinkan si penerima meneruskan (forward) pesan yang diterimanya      kepada orang lain.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jangan gunakan CC (Carbon      Copy). Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di      mailing-list), jangan cantumkan nama-nama pada kolom CC. Jika Anda      melakukan hal itu, --atau biasa disebut cross posting-- semua orang yang      menerima email Anda, akan bisa melihat alamat-alamat email orang lain.      Umumnya orang tidak suka bila alamat emailnya disebarluaskan di depan      umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang      yang dituju hanya bisa melihat alamat emailnya sendiri. Pada Outlook      Express, kolom BCC ini bisa dimunculkan dari menu View.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jangan gunakan format HTML.      Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan      format HTML tanpa Anda yakin bahwa program email rekan Anda bisa memahami      kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sebaiknya, gunakan plain text.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jangan kirim attachment file      tanpa minta izin sebelumnya. Peraturan email secara internasional melarang      pengiriman format melalui email, apalagi di dalam milis. Pengiriman file      yang besar akan membebani mailbox orang lain dan membuat proses download      menjadi lamban. Jika file melebihi kuota, maka proses downloading praktis      terganggu. Jika ini terjadi, Anda bisa dituduh telah melakukan      bomb-mail.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Jawablah secara      proporsional. Jangan menjawab dengan terlalu singkat ataupun terlalu      panjang. Jawablah sesuai dengan pesan yang dikirim kepada anda. Pesan yang      terlalu panjang memakan file yang besar, membuat loading menjadi lambat,      menambah beban pulsa baik pada pihak penerima, maupun pada pihak si      pengirim. Sedangkan pesan yang terlalu pendek bisa disangka kurang      menghargai orang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1250309835606594319?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1250309835606594319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1250309835606594319' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1250309835606594319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1250309835606594319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/pengantar-internet-untuk-pemula.html' title='PENGANTAR INTERNET UNTUK PEMULA'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-4523556589325174167</id><published>2008-02-05T19:15:00.001-08:00</published><updated>2008-02-05T19:22:09.344-08:00</updated><title type='text'>Pembuat Virus</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: webdings; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada kepuasan tersendiri bagi seorang pembuat virus &amp;amp; segala jenis variannya (trojan, worm, backdoor, macro, adware, spyware dll) bila hasil kreasinya dpt menerobos masuk komputer org lain &amp;amp; melakukan aktivitas ilegal di dalamnya. Bahkan akan semakin berkesan lagi kalo kegiatan ilegal yg dilakukan oleh serentetan kode mesin kreasinya sedikitpun &lt;u&gt;tidak tercium oleh komputer korban&lt;/u&gt;. Berikut ramuan yg umum dipakai mereka. Maaf, tidak saya lengkapi kode2nya krn melanggar etika bro... hehe :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: webdings; text-align: justify;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Bahasa Pemrograman&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Mulai dari ASM, C/C++, Pascal, Delphi, VB/VBScript, JavaScript. &lt;u&gt;Pilihan      terbaik adlh bhs pemrograman yg efisien (kecil) &amp;amp; independen (tanpa      file runtime).&lt;/u&gt; Yg plg kuno &amp;amp; plg susah namun plg efisien adlh      Assembly (ASM). ASM merupakan kode dasar mesin menggunakan nilai Hexa dari      00 s/d FF (1 byte = 8 bit, krn komputer memakai nilai biner 0 &amp;amp; 1 maka      ada 2^8 kombinasi = 256 karakter termasuk 0) misalnya nilai 74h &amp;amp; 75h      mewakili perintah JE &amp;amp; JNE. Bhs ini jg sering dipakai utk pemrograman      IC-ROM Robotic. Prinsipnya semakin gampang suatu bhs, maka semakin tidak      efisien &amp;amp; lambat virus yg dihasilkannya. So gentleman, choose your      weapon!&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Penularan&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Prinsip dasar penularan adlh "COPY". Jadi bgmn virus membuat org      lain mengcopy dgn sukarela atau bahkan tanpa disadarinya sama sekali?      Gampang bok... Mereka akan menggunakan kata2 yg eye catching (misalnya:      PRIZE, GIFT, PORN, WIN, FREE, ato kata2 yg innocent sama sekali: win.com,      excel.exe, explorer.exe). Disini kreativitas pembuat virus benar2 diuji      &amp;amp; dpt Anda lihat nanti hasilnya brp semut yg termakan gula yg      disebarnya. :) Jadi utk apa kata2 tsb? Pembuat virus akan menamakan      virusnya dgn nama2 tsb lalu disebarkan melalui media email, bbs, irc,      website dll. Bila semut memakan gula, virus tsb akan aktif &amp;amp;      selanjutnya menjalankan kode2 yg dpt mereplika dirinya sendiri ke harddisk      (folder system tersembunyi), mencari &amp;amp; mengirim email ke seluruh      daftar contact korban atau chatting room &amp;amp; messenger. Pembuat virus jg      hrs pandai memilih media yg plg digemari saat ini, sehingga penularannya      lebih optimum.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Stealth&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Setiap program yg sedang berjalan pasti meninggalkan jejak di memory      dan/ato display, begitu juga virus. Utk itu virus akan melakukan langkah2      antisipasi menyembunyikan jejak mereka sbb:&lt;br /&gt;     a. Aktifkan program secara modal less (tidak muncul di taskbar &amp;amp;      system tray)&lt;br /&gt;     b. Jalankan program secara window less (tidak ada dialog box &amp;amp; segala      objek)&lt;br /&gt;     c. Hilangkan/samarkan program dari daftar process yg berjalan (gunakan      Spasi atau kata2 umum)&lt;br /&gt;     d. Bila virus tsb msh baru, mk utk sementara ia aman dari Virus Scanner,      tapi tdk utk selamanya, jadi selagi msh bisa virus akan      merusak/menonaktifkan lawannya tsb.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Encryption&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;     Pembuat virus akan berusaha sebisa mgkn menggunakan enkripsi berlapis      &amp;amp; mengganti passwordnya setiap kali virusnya menapakkan kaki di      komputer yg lain. Salah satu yg paling sederhana adlh memakai UPX      (Ultimate Packer for eXecutables) sebh program yg sebenarnya bertujuan      baik tetapi ternyata juga mampu menyamarkan jejak kode virus, shg setiap      kali Virus Scanner bekerja, ia tdk akan menemukan jejak kode virus tsb.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: webdings; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ya itulah sekapur sirih seluk beluk metode pembuatan virus. Ingat: Tidak untuk ditiru! tapi untuk diwaspadai! Semoga bermanfaat... :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: webdings; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;=============&lt;br /&gt;Feel free 2 forward, happy to share with you...&lt;br /&gt;Ditulis oleh: Benny Suwadji, ID:20057602&lt;br /&gt;Kalo ada duku, tolong dibeli&lt;br /&gt;Kalo ada ilmu, mohon dibagi&lt;br /&gt;Kalo ada waktu, harap ditesti(monial aku, hehehe) thx&lt;br /&gt;=============&lt;br /&gt;Next tips (kalo ada waktu kosong):&lt;br /&gt;1. FUNGSI NITROGEN, PHOSPHOR, KALIUM &amp;amp; DERIVATIFNYA UTK KESUBURAN TANAMAN&lt;br /&gt;2. MAGNET UTK MENGHEMAT BBM. CARA MURAH TANPA MEMBELI.&lt;br /&gt;3. CARA MUDAH MENGGANTI PENAMPILAN PROFIL FRIENDSTER DGN CSS (CASCADING STYLE SHEET)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: webdings; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-4523556589325174167?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/4523556589325174167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=4523556589325174167' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/4523556589325174167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/4523556589325174167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2008/02/pembuat-virus.html' title='Pembuat Virus'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-1714519033048763518</id><published>2007-12-17T22:37:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T23:59:32.792-08:00</updated><title type='text'>Cara Wudhu</title><content type='html'>&lt;p class="judul"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;hpKajian Islam :&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Tatacara Berwudhu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;oleh : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;" &gt;Cara Wudhu :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Apabila seorang muslim mau berwudhu, maka hendaknya ia berniat di dalam hatinya, kemudian membaca Basmalah, sebab Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;"Tidak sah wudhu orang yang tidak menyebut nama Allah" (1). Dan apabila ia lupa, maka tidaklah mengapa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:8;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian disunnahkan mencuci kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali sebelum memulai wudhu (Lihat G.1 )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dxsYDTqwI/AAAAAAAAABw/UYtFE7cyF4Y/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dxsYDTqwI/AAAAAAAAABw/UYtFE7cyF4Y/s320/1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145206106478586626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:8;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Kemudian berkumur-kumur (memasukkan air ke mulut lalu memutarnya di dalam dan kemudian membuangnya). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;Lalu menghirup air dengan hidung (mengisap air dengan hidung) lalu mengeluarkannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Lihat G.2).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dyYoDTqxI/AAAAAAAAAB4/Zp4TkPMQXn8/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dyYoDTqxI/AAAAAAAAAB4/Zp4TkPMQXn8/s320/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145206866687798034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Disunnahkan ketika menghirup air di lakukan dengan kuat, kecuali jika dalam keadaan berpuasa maka ia tidak mengeraskannya, karena di-khawatirkan air masuk ke dalam tenggorokan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rasulullah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;"Keraskanlah di dalam menghirup air dengan hidung, kecuali jika kamu sedang berpuasa". &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;(2) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Lalu mencuci muka. Batas muka adalah dari batas tumbuhnya rambut kepala bagian atas sampai dagu (Gambar 3), dan mulai dari batas telinga kanan hingga telinga kiri. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Gambar. 3).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dzxYDTqyI/AAAAAAAAACA/Y0BMsw-bmn4/s1600-h/3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dzxYDTqyI/AAAAAAAAACA/Y0BMsw-bmn4/s320/3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145208391401188130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Dan jika rambut yang ada pada muka tipis, maka wajib dicuci hingga pada kulit dasarnya. Tetapi jika tebal maka wajib mencuci bagian atasnya saja, namun disunnahkan mencelah-celahi rambut yang tebal tersebut. Karena Rasulullah selalu mencelah-celahi jenggotnya di saat berwudhu. (3) (Lihat G. 4)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d02YDTqzI/AAAAAAAAACI/NTB2bD_ggnw/s1600-h/4.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d02YDTqzI/AAAAAAAAACI/NTB2bD_ggnw/s320/4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145209576812161842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;   &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Kemudian mencuci kedua tangan sampai siku, karena Allah berfirman : "dan kedua tanganmu hingga siku". &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;(4). (Gambar 5).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d2voDTq0I/AAAAAAAAACQ/Z3ykfTLKlN0/s1600-h/5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d2voDTq0I/AAAAAAAAACQ/Z3ykfTLKlN0/s320/5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145211659871300418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Kemudian mengusap kepala beserta kedua telinga satu kali, dimulai dari bagian depan kepala lalu diusapkan ke belakang kepala lalu mengembalikannya ke depan kepala. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;(Lihat G. 6).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d6kIDTq1I/AAAAAAAAACY/i6pNDpzQUf4/s1600-h/6.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d6kIDTq1I/AAAAAAAAACY/i6pNDpzQUf4/s320/6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145215860349315922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;   &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Setelah itu langsung mengusap kedua telinga dengan air yang tersisa pada tangannya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:8;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Lihat G. 7)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d7EoDTq2I/AAAAAAAAACg/bELSy7ZHrqA/s1600-h/7.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d7EoDTq2I/AAAAAAAAACg/bELSy7ZHrqA/s320/7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145216418695064418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:8;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:8;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:8;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Lalu mencuci kedua kaki sampai kedua mata kaki, karena Allah berfirman: "dan kedua kakimu hingga dua mata kaki". (5). Yang dimaksud mata kaki adalah benjolan yang ada di sebelah bawah betis. (lihat G. 8). Kedua mata kaki tersebut wajib dicuci berbarengan dengan kaki.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d8bYDTq3I/AAAAAAAAACo/RNVXXZK2pws/s1600-h/8.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d8bYDTq3I/AAAAAAAAACo/RNVXXZK2pws/s320/8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145217909048716146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Orang yang tangan atau kakinya terpotong, maka ia mencuci bagian yang tersisa yang wajib dicuci. (Lihat G. 9). Dan apabila tangan atau kaki-nya itu terpotong semua maka cukup mencuci bagian ujungnya saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d9AYDTq4I/AAAAAAAAACw/GecU8eCgpes/s1600-h/9.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2d9AYDTq4I/AAAAAAAAACw/GecU8eCgpes/s320/9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145218544703875970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Setelah selesai berwudhu mengucapkan : (6)&lt;br /&gt;"Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku sebagai bagian dari orang-orang yang bersuci". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Ketika berwudhu wajib mencuci anggota-anggota wudhunya secara berurutan, tidak menunda pencucian salah satunya hingga yang sebelumnya kering. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Boleh mengelap anggota-anggota wudhu seusai berwudhu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Sunnah wudhu: &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnatkan bagi setiap muslim menggosok gigi (bersiwak) sebelum memulai wudhunya, karena Rasulullah bersabda : (7)&lt;br /&gt;"Sekiranya aku tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintah mere-ka bersiwak (menggosok gigi) setiap kali akan berwudhu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnatkan pula mencuci kedua telapak tangan tiga kali sebelum berwudhu, sebagaimana disebutkan di atas (lihat G.1), kecuali jika setelah bangun tidur, maka hukumnya wajib mencucinya tiga kali sebelum berwudhu. Sebab, boleh jadi kedua tangannya telah menyentuh kotoran di waktu tidurnya sedangkan ia tidak merasakannya. Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila seorang di antara kamu bangun tidur, maka hendaknya tidak mencelupkan kedua tangannya di dalam bejana air sebelum mencucinya terlebih dahulu tiga kali, karena sesungguhnya ia tidak me-ngetahui di mana tangannya berada (ketika ia tidur). (8)&lt;br /&gt;Disunnatkan keras di dalam menghirup air dengan hidung, sebagaimana dijelaskan di atas.&lt;br /&gt;Disunnatkan bagi orang muslim mencelah-celahi jenggot jika tebal ketika membasuh muka (sebagaiman dijelaskan di muka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnatkan bagi orang muslim mencelah-celahi jari-jari tangan dan kaki di saat mencucinya, karena Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;"Celah-celahilah jari-jemari kamu". (9) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:24pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\LEZZ~1.NET\LOCALS~1\Temp\msohtml1\12\clip_image001.wmz" href="http://www.alsofwah.or.id/images/wudhu-10"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/LEZZ%7E1.NET/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/12/clip_image002.gif" shapes="_x0000_i1025" height="32" width="32" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencuci anggota wudhu yang kanan terlebih dahulu sebelum mencuci anggota wudhu yang kiri. Mencuci tangan kanan terlebih dahulu kemudian tangan kiri, dan begitu pula mencuci kaki kanan sebelum mencuci kaki kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencuci anggota-anggota wudhu dua atau tiga kali dan tidak boleh lebih dari itu. Namun kepala cukup diusap tidak lebih dari satu kali usapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berlebih-lebihan dalam pemakaian air, karena Rasulullah berwudhu dengan mencuci tiga kali, lalu bersabda : (10)&lt;br /&gt;"Barangsiapa mencuci lebih (dari tiga kali) maka ia telah berbuat kesalahan dan kezhaliman". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hal-hal Yang Membatalkan Wudhu:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wudhu seorang muslim batal karena hal-hal berikut ini : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Keluarnya sesuatu dari qubul atau dubur, baik berupa air kecil atau- pun air besar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Keluar angin dari dubur (kentut). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hilang akalnya, baik karena gila, pingsan, mabuk atau karena tidur yang nyenyak hingga tidak menya-dari apa yang keluar darinya. Adapun tidur ringan yang tidak menghilangkan perasaan, maka tidak membatalkan wudhu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Menyentuh kemaluan dengan tangan dengan syahwat, apakah yang disentuh tersebut kemaluan-nya sendiri atau milik orang lain, karena Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang menyentuh kemaluannya hendaklah ia berwudhu".(11) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Memakan daging unta, karena ketika Rasulullah ditanya: "Apakah kami harus berwudhu karena makan daging unta? Nabi menjawab : Ya." (12)&lt;br /&gt;- Begitu pula memakan usus, hati, babat atau sumsumnya adalah membatalkan wudhu, karena hal tersebut sama dengan dagingnya.&lt;br /&gt;- Adapun air susu unta tidak membatalkan wudhu, karena Rasulullah SAW pernah menyuruh suatu kaum minum air susu unta dan tidak menyuruh mereka berwudlu sesudahnya. (13)&lt;br /&gt;- Untuk lebih berhati-hati, maka sebaiknya berwudhu sesudah minum atau makan kuah daging unta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hal-hal yang haram dilakukan oleh yang tidak berwudhu:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seorang muslim berhadats kecil (tidak berwudhu), maka haram melakukan hal-hal berikut ini: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Menyentuh mushaf Al-Qur'an, karena Rasulullah mengatakan di dalam suratnya yang beliau kirimkan kepada penduduk negeri Yaman :(14)&lt;br /&gt;"Tidak boleh menyentuh Al-Qur'an selain orang yang suci".&lt;br /&gt;Adapun membaca Al-Qur'an dengan tidak menyentuhnya, maka hal itu boleh dilakukan oleh orang yang berhadats kecil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 12pt 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Mengerjakan shalat. Orang yang berhadats tidak boleh melakukan shalat kecuali setelah berwudhu terlebih dahulu, karena Rasulullah bersabda: (15)&lt;br /&gt;"Allah tidak menerima shalat yang dilakukan tanpa wudhu".&lt;br /&gt;- Boleh bagi orang yang tidak berwudhu melakukan sujud tilawah atau sujud syukur, karena keduanya bukan merupakan shalat, sekalipun lebih afdhalnya adalah berwudhu sebelum melakukan sujud. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12.75pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;§&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Melakukan thawaf. Orang yang berhadats kecil tidak boleh melakukan thawaf di Ka`bah sebelum berwudhu, karena Rasulullah telah bersabda :&lt;br /&gt;"Thawaf di Baitullah itu adalah shalat". (16)&lt;br /&gt;Dan juga karena Nabi berwudhu terlebih dahulu sebelaum melakukan thawaf. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;(17) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;Catatan Penting:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk berwudhu tidak disyaratkan mencuci qubul atau dubur terlebih dahulu, karena pencucian keduanya dilakukan sehabis buaang air, dan hal tersebut tidak ada hubungannya dengan wudhu.&lt;br /&gt;Wallahu a`lam, wa shallallahu `ala nabiyyina Muhammad wa `ala alihi washahbihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-1714519033048763518?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/1714519033048763518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=1714519033048763518' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1714519033048763518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/1714519033048763518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2007/12/cara-wudhu.html' title='Cara Wudhu'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/R2dxsYDTqwI/AAAAAAAAABw/UYtFE7cyF4Y/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-2656823467652908092</id><published>2007-12-17T19:47:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T19:48:40.232-08:00</updated><title type='text'>Potret kehidupan Rakyat Irak</title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Monotype Corsiva&amp;quot;; color: blue;" lang="SV"&gt;Potret Kehidupan Rakyat Irak yang Kian Suram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Warga Irak hampir putus asa dan sudah merasa bosan. Kekerasan terus mencuat. Mayoritas mereka menyesali perubahan yang terjadi di negaranya itu. Sebagian dari mereka berandai-andai, jarum jam kembali ke belakang ketika mereka masih di bawah rezim Saddam. Warga Irak kerapkali membandingkan kezaliman dan kepongahan saat Saddam berkuasa, masih lebih baik ketimbang realita yang terjadi sekarang ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Rakyat Irak pernah merasa optimis bahwa jalan keluar dari persoalan mereka, berada di tangan orang-orang Amerika. Perasaan itu muncul akibat rasa putus asa yang menyergap bangsa Irak dan anggapan bahwa rezim Saddam akan tetap ada dan terus ada sampai tibanya seorang penguasa baru. Tapi, selama masih ada intelejen-intelejen yang kuat dan cengkraman yang kukuh, berarti masih ada politik pedang dan pembunuhan (iming-iming dan teror). Dan mereka yang menyadari akan bahaya aneksasi AS lenyap dan muncul pertanyaan: jadi apa solusinya? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Warga Irak kini tenggelam dalam kebingungan. Awalnya, mereka meyakini kehadiran pasukan koalisi AS ke negeri itu akan memberi jalan keluar. Mereka begitu bersemangat, membayangkan kondisi rakyat Irak dalam sebuah perubahan dan bagaimana mereka akan menyongsong masa depan baru. Harapan akan kemerdekaan, demokrasi dan persaudaraan bagi setiap bangsa Irak pun bersinar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Lalu datanglah pasukan besar, mereka membombardir tanpa henti, pesawat-pesawat yang menjejali langit Irak, menghancurkan zona-zona pemukiman yang aman serta semua tempat-tempat pelayanan bagi warga Irak. Militer AS menjadikan bandara Baghdad sebagai tempat lepas landasnya. Saat itu, tak ada rasa takut dibenak warga Irak terhadap apa yang terjadi setelah tibanya pasukan besar AS itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Lalu, keadaan berubah, aset kekayaan mulai dijarah. Pertama, peradaban Irak yang dijarah, museum-museum peninggalan sejarah, penghancuran semua kantor departemen kecuali departemen perminyakan yang dijaga oleh pasukan penyerang. Mereka menghancurkan instalansi-instalansi energi, air dan infrastruktur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Militer Irak yang telah berusia 70 tahun tidak berfungsi karena dibubarkan. Padahal, di dalamnya terdapat lebih dari satu juta prajurit dan perwira, yang banyak diantaranya merupakan alumni Akademi Militer Sandhurst Inggris yang kesohor di dunia itu, dan alumnus dari pusat pelatihan militer Montgomery.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Kini Irak dalam kekacauan politik dan sosial. Semuanya menuntut sebuah solusi dan berteriak: di manakah saya dan di mana posisi saya dalam situasi seperti ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Dalam iklim gelap ini mencuatlah kelompok-kelompok aliran dan rasis yang memanfaatkan kesempatan. Mulailah bermunculan suara "Kami dianiaya. Kami ingin hak kami. Dan orang-orang lain yang zalim harus dihukum setimpal.” Dahulu, Saddam secara sengaja berpihak ke kelompok yang kebanyakan dari wilayah barat Irak dan perwira-perwira partisannya. Saddam mendzalimi warga di Selatan, menjarah aset kekayaannya dan tak mendistribusikan kekayaan minyak itu secara adil ke seluruh provinsi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Sekarang, warga Irak pun bertanya, di manakah kebaikan yang diharapkan bangsa Irak dari kehadiran AS. Sama sekali tak ada kemaslahatan bagi bangsa Irak kecuali mewujudkan strategi perminyakan dan pembentukan rezim-rezim penengah yang akan melayani kepentingan-kepentingan AS di dunia yang beririsan dengan ambisi-ambisi Zionis internasional untuk mewujudkan mimpi mereka yang didengung-dengungkan, dari Euphrat sampai Nil (Israel Raya).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Para pemimpi itu duduk-duduk di atas bukit reruntuhan perang dan di atas kerusakan-kerusakan yang menyebar di pelosok Irak. Mayat-mayat anak-anak dan famili mereka berserakan di trotoar-trotoar jalan di kota-kota yang ditimpa serangan-serangan AS, seperti kota ash-Shadr, Najef, al-Asyraf, Ummu al-Maadzin, Fallujah, ar-Ramadi, al-Qaim, Tel’afr, dan banyak kota-kota lainya yang ditimpa serangan secara barbar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Harapan rakyat Irak bahwa mentari kemerdekaan akan bersinar dengan tibanya para pembebas, tegaknya demokrasi, terhindarnya Irak dari aliran sektarian, rasis, separatis yang dipelihara oleh Saddam Hussein,&lt;br /&gt;terpenuhinya kebutuhan hidup sehari-har berupa air, listrik, pelayanan kesehatan, surplus barang, rasa aman dan stabilitas keamanan, serta adanya perubahan yang akan mengantarkan rakyat Irak pada transisi yang bermutu, politis dan beradab, tidak ada satupun yang terwujud.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Apa yang rakyat Irak dapatkan setelah datangnya pasukan penjarah AS, sungguh bertolak belakang dengan harapan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Aset kekayaan dan peradaban Irak yang usianya 7.000 tahun dijarah, sumber-sumber listrik dihancurkan, pemutusan aliran listrik jadi lebih sering terjadi ketimbang pada masa lalu, pelayanan kesehatan turun drastis, sampai operasi di rumah sakit dilakukan tanpa dibius, terputusnya air minum bagi sebagian besar penduduk Baghdad, air berat (bahan bom) menggenangi jalan-jalan dan kampung-kampung dan sebagian bercampur dengan air minum, dan puluhan contoh lainnya yang membuat bangsa Irak menderita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Pada akhirnya, rakyat Irak menolak keberadaan orang asing di Irak meski mereka menyerukan slogan-slogan demokrasi dan memberi janji adanya perbaikan keamanan dan kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Irak masa kini sangat kontradiksi, rakyat negara 1001 malam ini hidup diantara kenyataan dan harapan. Irak masa kini terkungkung dengan masalah-masalah bencana, dan yang paling utama adalah masalah stabilitas keamanan. Pembunuhan dan penculikan menjadi persoalan yang mengkhawatirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: Papyrus; color: red;" lang="IN"&gt;Apakah orang-orang asing itu dapat terus memaksakan slogan-slogannya kemerdekaan dan demokrasinya? Sampai kapan media massa mampu meyakinkan slogan-slogannya untuk sampai pada kondisi lebih baik? Kenyataan yang terjadi, semuanya berjalan lebih buruk dari sebelumnya. (ilyas/middleeastonline)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-2656823467652908092?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/2656823467652908092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=2656823467652908092' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2656823467652908092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2656823467652908092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2007/12/potret-kehidupan-rakyat-irak.html' title='Potret kehidupan Rakyat Irak'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-2955608812861199954</id><published>2007-12-17T19:35:00.003-08:00</published><updated>2007-12-17T19:35:58.816-08:00</updated><title type='text'>Untuk Umum</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Kimia Seks &amp;amp; Jatuh Cinta ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: DR. Naek L Tobing, Seksolog di Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seseorang harus jatuh cinta dulu, baru berhubungan seksual, atau justru hubungan seksual yang membuat seseorang jatuh cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan dahi Anda terus berkerut. Karena seperti cinta, kimia seks memang menyimpan banyak pertanyaan, dan tentu saja, misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu (bukan nama sebenarnya) baru saja diterima jadi mahasiswi sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jakarta. Sesudah selesai ospek, seorang teman mengundang Ayu ke pesta ulangtahun-nya di sebuah café. Ayu pergi bersama seorang teman yang datang ke lokasi pesta bersama dengan pacarnya. Pacar sang teman kebetulan mengajak serta seorang cowok, sebut saja namanya Anto. Anto kemudian dipasangkan secara mendadak dengan Ayu. Anto sendiri sudah lama mengincar Ayu. Beruntunglah itu ada kesempatan bertemu. Mereka berempat lalu pergi ke café. Di sana mereka berajojing sepuasnya, kemudian berdansa, dan satu saat, berpelukan dengan mesra. Saat itulah, Anto memuji kecantikan Ayu setinggi angit. Ayu juga diagungkan sebagai gadis hebat, pintar, sambil tetap bergoyang-goyang. Anto bahkan memegang tangan Ayu sekali-sekali. Suatu ketika, saat musik melambat, tiba-tiba Anto mencium Ayu. Peristiwa itu terulang berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu tidak mampu menolak, walau alam pikirnya mengatakan tidak boleh! Malam itu juga, Anto mengantar Ayu pulang. Karena sudah larut, orang rumah pun sudah tidur semua, mereka jadi bebas melakukan apa saja, Di daam rumah, sekali lagi mereka berciuman dengan penuh nafsu. Kehangatan itu berlanjut sampai kamar tidur, lalu diakhiri dengan melakukan hubungan seksual. Sama sekali Ayu tidak mampu menolak, karena benar-benar sudah lemas oleh gairah. Bahkan dia bilang, saat itu kondisinya seperti tidak sadar. Satu bulan kemudian, Ayu terlambat haid. Karena takut, Ayu memberi tahu ibunya, yang langsung membawa anak gadisnya itu ke dokter. Benar, Ayu hamil bersamaan dengan hilangnya Anto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HILANGNYA AKAL SEHAT&lt;br /&gt;Benar-benar sulit dimengerti, mengapa Ayu begitu gampang tergoda? Padahal Anto adalah pria yang baru saat itu dikenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka berdansa, Ayu tahu mereka tidak boleh berciuman. Namun, mengapa dia seperti tidak memiliki kekuatan untuk menolak, sampai akhirnya terjadi hubungan seksual yang terlarang itu? Nah, itulah yang namanya kimia seks! Wanita menangkap stimulasi seks melalui telinga dan sentuhan di permukaan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anto memuji dan merayu terus-menerus, Ayu sudah merasa bergairah. Ketika tangannya disentuh dan diremas, lalu mereka berciuman, gairah Ayu makin meningkat, sampai-sampai dia merasa tubuhnya seperti lunglai. Itulah hasil dan reaksi kimia seks yang keluar dan otak, bila wanita mendapat stimulasi melaui indera pendengaran (tehnga) dan peraba (sentuhan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat bekerjanya mekanisme kimia seks itu, tubuh Ayu sampai bergetar karena terangsang. Keluar lubrikasi di vagina, dan keinginan melakukan hubungan seksual tak tertahankan lagi, hingga akhirnya membuatnya tunduk pada nafsu dan kehendak Anto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis senyawa dalam reaksi kimia seks itu sendiri bermacam-macam, antara lain dopamine, nitric oxide, oxytocine, adrenocorticotropic hormone (ACTH), dan melanocyte-stimulating hormone (MSH). Saat timbul stimulasi seks, senyawa kimia seks tadi keuar memborbardir seluruh jaringan saraf, di permukaan tubuh dan organ-organ seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh permukaan tubuh terasa nikmat. Ketika berpegangan, ujung-ujung jari juga menjadi sensitif terhadap sentuhan seksual, sehingga ikut menangkap kenikmatan. Pembuluh darah di daerah organ seks, seperti pembuluh darah pada penis pria, mengalami dilatasi (pelebaran) sehingga penis membesar dan ereksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita juga terjadi pelebaran pembuluh darah sehingga organ vagina mengalami pembengkakan (oedem) dan keluarlah cairan lubrikasi. Kadang-kadang otot-otot vagina pun berkontraksi (nyut-nyut). Dalam keadaan seperti ini, manusia akan merasakan kenikmatan luar biasa sampai dapat menghilangkan pikiran sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada kasus Ayu, dia tidak sadar bahwa proses kimia seks dalam otaknya sudah bekerja dalam waktu yang cukup lama dan intens. Mulai saat berdansa, sehingga akhirnya dia mengalami gairah luar biasa, sehingga otaknya bagai tidak bekerja lagi. Dia hanya tunduk pada kenikmatan seks yang diberikan Anto kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pria, keadaannya kurang lebih sama. Bedanya, indera utama penerima stimulasi seks pria bukan pendengaran (telinga) atau peraba (kulit), tetapi penglihatan (mata). Mata pria sangat cepat dan sensitit terhadap stimulasi seks. Bila seorang pria melihat wanita cantik dengan gerakan bibir menggairahkan, apalagi melihat payudara bergerak-gerak, senyawa kimia seks tadi langsung keluar dari otak dan penis cepat berereksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang, melihat pinggul wanita bergoyang saja, lelaki muda sudah bergairah. Istimewa lagi bila melihat paha yang terbuka, lalu terjadi percakapan dan pihak wanita terkesan merayu atau memancing. Ditambah wewangian yang tercium harum, pria bisa langsung terhanyut ke alam antah berantah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya si wanita meminta sesuatu kepadanya, si pria niscaya akan mengabulkannya. Persis seperti kerbau dicucuk hidung. Sekali lagi, yang bekerja di situ adalah proses kimia seks yang menyalurkan impuls ke penis dan permukaan tubuh. Penis mengalami ereksi dan semua permukaan tubuh merasakan nikmat seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BADAN PANAS DINGIN&lt;br /&gt;Lain lagi kasus yang menimpa Johan (38), lelaki dengan dua anak. Sebelum huru-hara, rumah tangga mereka sungguh sangat berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu waktu, ia didatangi seorang sales girl nan cantik jelita. Mulanya, mereka hanya ngobrol. Keduanya cepat akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara bicara si wanita seperti mengundang. Akhirnya, Johan mengajaknya makan di restoran sebuah hotel terdekat. Tanpa sadar, tahu-tahu mereka sudah berada di kamar hotel. Pertemuan itu akhirnya berujung pada hubungan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu kemudian, peristiwa serupa terulang dan terulang lagi. Pada pertemuan ke&lt;br /&gt;lima, dengan tenang si wanita memberi tahu bahwa dia terlambat haid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah terbuka informasi, si wanita ternyata seorang janda tanpa anak. Dia bersikukuh ayah si bayi yang dikandungnya anak Johan. Seketika wajah Johan memucat. Dia minta supaya kandungan si wanita itu digugurkan, tetapi pasangan selingkuhnya itu menolak, dengan alasan janin itu darah dagingnya. Dia malah minta dinikahi, agar bisa meneruskan kehamilannya. Sejak pertemuan itu, Johan stres berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si wanita mengancam, bila tidak ada penyelesaian dalam waktu singkat, dia akan melaporkan kasus itu kepada bos Johan di kantor. Juga kepada ketua RT-RW, kepada ketua RT-RW, dan tentu saja, istri Johan. Keruan saja, Johan makin bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dunia bakal kacau balau. Sesudah berulang-ulang dipikirkan, akhirnya Johan menyerah kemudian mengambil keputusan lebih baik memberi tahu istrinya. Apa pun tindakan istri nanti, terserahlah. Dia tidak sanggup lagi melawan wanita itu sendirian. Beruntung, istri Johan, bersedia memaafkannya. Mereka juga bertekad menghadapi persoalan itu bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Runding punya runding, akhirnya si wanita bersedia menerima ganti rugi sejumlah uang. Persoalan pun selesai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;TAK SADAR TERANGSANG&lt;br /&gt;Dari dua kasus di atas terlihat jelas, adanya godaan singkat membuat kimia seks bekerja, sehingga otak tidak bekerja normal lagi. Risiko pun tidak lagi dihitung-hitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti itu jelas ada bahayanya. Bagi orang-orang muda yang tidak berpengalaman, bertemu dengan orang jahat dan penuh akal, serta mampu mempermainkan kimia seks sungguh berbahaya. Ujung-ujungnya, wanita jadi hamil atau dipermainkan. Sementara pria diperas, tertuar beragam penyakit seksual, dan macam-macam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, wanita yang bergairah karena rayuan pria atau pria yang tergoda kecantikan wanita, tidak menyadari jika dia sedang bergairah atau terangsang seksual. Yang dirasakan ialah rasa jatuh cinta yang hebat. Tidak bisa lupa siang malam. Sekiranya “korban” menyadari sedang terangsang, besar kemungkinan dia akan menahan diri. Tetapi begitulah, jatuh cinta terasa begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang-orang muda yang belum menikah, jatuh cinta itu bahkan terasa suci. ltulah cinta buta, yang membuat dirinya terjebak bila kebetulan orang yang dicintai ternyata mempunyai niat jahat dan sebenarnya tidak cocok menjadi pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya, reaksi kimia seks yang terjadi diimbangi dengan pemikiran sehat, antara lain ada upaya menilai kecocokan serta sifat dan perilaku calon pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang-orang muda, inilah permulaan pacaran yang cocok atau perkawinan yang bahagia. Selain orangnya cocok, gairah antarkeduanya juga hebat. Stimulasi seks yang melahirkan semburan proses kimia seks di dalam otak, bekerja maksimal pada permulaan. Lama-kelamaan, bila pertemuan telah sering terjadi, maka biasanya kekuatannya akan menurun dan pikiran akan bekerja normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadilah penilaian kembali. Bila cocok, perasaan akan senang. Tetapi bla tidak cocok, timbul penyesalan bahkan percekcokan terus-menerus atau pemutusan hubungan (perceraian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga yang terjadi pada tahap perkawinan, reaksi kimia seks terjadi juga. Namun, makin lama makin sedikit reaksi kimia seksnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan bila suami-istri cekcok atau satu sama lain tidak saling suka lagi, proses kimia seks bisa saja tidak timbul lagi. Seks jadi dingin serta libido tidak ada, sehingga hubungan seksual menjadi jarang sekali. Ada pula pasangan-pasangan yang sudah agak tua dengan libido yang sudah sangat kecil, menyatakan bahwa mereka jadi seperti saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, dalam perkawinan, reaksi kimia seks harus diusahakan tetap timbul dalam otak. Caranya sederhana, upayakan stimulasi yang kuat pada pasangan. Istri harus berusaha cantik seperti dulu, waktu suaminya jatuh cinta kepadanya. Suara atau nada bicara, zat-zat yang mengeluarkan wangi harus pas dengan selera suami, sehingga suami sedikit banyak mengeluarkan senyawa kimia seks, lalu bergairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, suami perlu memberi rayuan yang cocok, sentuhan yang menghanyutkan yang bisa membuat istri tetap bergairah. Di samping itu, perlu pula berbagai variasi dalam kontak seksual, suasana, maupun tempat. Dengan demikian diharapkan stimulasi sering diperbaharui, mulai dengan tampilan dan berbagai variasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila hal itu bisa dilakukan, maka kehangatan cinta antara suami-istri akan tercapai sampai kakek-nenek.*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-2955608812861199954?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/2955608812861199954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7263216820953654147&amp;postID=2955608812861199954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2955608812861199954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7263216820953654147/posts/default/2955608812861199954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/2007/12/untuk-umum.html' title='Untuk Umum'/><author><name>Gesang.yogi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03947889986570720792</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_7Lnli-T2A2k/SR7Anh5v-qI/AAAAAAAAAEI/yT1FufeCQBs/S220/Narsis+berat.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7263216820953654147.post-8764457579401990781</id><published>2007-12-17T19:27:00.003-08:00</published><updated>2007-12-17T19:31:24.567-08:00</updated><title type='text'>Etika membaca Al-quran</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;color:blue;"   lang="SV"&gt;Etika Dalam Membaca Al-Quran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);font-family:Verdana;"  lang="SV"&gt;1. Sebaiknya seorang yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, badannya dan tempat-nya serta telah bergosok gigi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;2. Sebaiknya memilih tempat yang tenang dan waktunya pun pas, karena hal tersebut lebih dapat konsentrasi dan jiwa lebih tenang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;3. Hendaknya memulai tilawah dengan ta`awwudz, kemudian basmalah pada setiap awal surah selain selain surah At-Taubah. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman yang artinya: “Apabila kamu akan mem-baca al-Qur’an, maka memohon perlindungan-lah kamu kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”. (An-Nahl: 98).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;4. Hendaknya selalu memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya serta membacanya dengan tartil (perlahan-lahan). Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman yang artinya: “Dan Bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan”. (Al-Muzzammil: 4).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;5. Disunnatkan memanjangkan bacaan dan memperindah suara di saat membacanya. Anas bin Malik Radhiallaahu anhu pernah ditanya: Bagaimana bacaan Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam (terhadap Al-Qur’an? Anas menjawab: “Bacaannya panjang (mad), kemudian Nabi membaca “Bismillahirrahmanirrahim” sambil memanjangkan Bismillahi, dan memanjangkan bacaan ar-rahmani dan memanjangkan bacaan ar-rahim”. (HR. Al-Bukhari). Dan Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam juga bersabda: “Hiasilah suara kalian dengan Al-Qur’an”. (HR. Abu Daud, dan dishahih-kan oleh Al-Albani).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;6. Hendaknya membaca sambil merenungkan dan meng-hayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang dibaca, berinteraksi dengannya, sambil memohon surga kepada Allah bila terbaca ayat-ayat surga, dan berlindung kepada Allah dari neraka bila terbaca ayat-ayat neraka. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman yang artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pela-jaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (Shad: 29). Dan di dalam hadits Hudzaifah ia menuturkan: “......Apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih (kepada Allah) beliau bertasbih, dan apabila terbaca ayat yang mengandung do`a, maka beliau berdo`a, dan apabila terbaca ayat yang bermakna meminta perlindungan (kepada Allah) beliau memohon perlindungan”. (HR. Muslim). Allah berfirman yang artinya: "Hendaknya mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan baik dan diam, tidak berbicara. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman yang artinya: “Dan apabila Al-Qur’an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu men-dapat rahmat”. (Al-A`raf: 204).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;7. Hendaklah selalu menjaga al-Qur’an dan tekun mem-bacanya dan mempelajarinya (bertadarus) hingga tidak lupa. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Peliharalah Al-Qur’an baik-baik, karena demi Tuhan yang diriku berada di tangan-Nya, ia benar-benar lebih liar (mudah lepas) dari pada unta yang terikat di tali kendalinya”. (HR. Al-Bukhari).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;8. Hendaknya tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali dalam keadaan suci. Allah Subhannahu wa Ta'ala telah berfirman yang artinya: “Tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan”. (Al-Waqi`ah: 79).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;9. Boleh bagi wanita haid dan nifas membaca al-Qur’an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits shahih dari Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam yang melarang hal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;10. Disunnatkan menyaringkan bacaan Al-Qur’an selagi tidak ada unsur yang negatif, seperti riya atau yang serupa dengannya, atau dapat mengganggu orang yang sedang shalat, atau orang lain yang juga membaca Al-Qur’an.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;11. Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah ngantuk, karena Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);" lang="EN-US"&gt;ء&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fnu21"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);font-family:Verdana;"  lang="SV"&gt;pabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur’an hingga tidak menyadari apa yang ia baca, maka hendaknya ia berbaring (tidur)”. (HR. Muslim). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fnu21"&gt;&lt;span style="color: rgb(66, 29, 171);"&gt;(Dikutip dari Judul Asli Al-Qismu Al-Ilmi, penerbit Dar Al-Wathan, penulis Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baz, versi Indonesia Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7263216820953654147-8764457579401990781?l=suprayogigesang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suprayogigesang.blogspot.com/feeds/8764457579401990781/comments/default' titl
